Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN ASUPAN NATRIUM DAN KALIUM DENGAN KADAR EKSRESINYA DALAM URIN PADA ORANG DEWASA Reviana Christijani; Dwi Anggraeni
Jurnal Kesehatan Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v13i2.297

Abstract

Natrium dan kalium merupakan mineral penting yang bekerja sebagai elektrolit pengatur keseimbangan cairan tubuh. Salah satu mekanisme penyeimbang kadar elektrolit dilakukan oleh ginjal. Ginjal akan mengeskresikan kelebihan natrium dan kalium ke dalam urine. Penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara asupan natrium dan kalium dengan kadar natrium dan kalium dalam urin. Desain penelitian yang digunakan adalah potong lintang. Penelitian dilakukan pada dua hari yang berbeda di Kota Bogor dengan melibatkan responden sebanyak 100 laki-laki dan 100 perempuan pada kelompok umur 20-49 tahun dengan menggunakan sampel urin 24 jam. Pada orang dewasa di Kota Bogor, asupan kalium berkolerasi secara sangat signifikan terhadap kadar kalium pada urin 24 jam baik pada hari pengamatan kesatu sebesar 0.249 pada p=0.000 maupun kedua sebesar 0.222 pada p=0.001. Namun demikian, asupan natrium tidakberkolerasi secara signifikan dengan kadar natrium pada urin 24 jam sebesar -0.066 pada p=0.175 di hari pengamatan kesatu, tetapi berkolerasi tidak searah secara signifikan sebesar-0.126 pada p=0.037 pada hari pengamatan kedua. Kadar ekresi natrium dalam urin 24 jam tidak berkorelasi dengan jumlah asupan natrium karena sebagian sebagian besar akan di serap kembali dan sebagian di ekresikan dalam urin serta keringat. Tingkat konsumsi kalium memiliki korelasi yang sangat signifikan sebagai akibat dari proses metabolisme yang mengeksresikan kalium dalam waktu pendek. Kata kunci: Asupan,Kalium; Natrium; Urin Abstract  Sodium and potassium are two prominent minerals that work as electrolytes to regulate the balance of body’s liquid. One of the electrolytes balanced mechanisms is carried out by the kidney. Kidney will secrete excess sodium and potassium into urine. The purpose of this study was to analyze the relationship between sodium and potassium intake with sodium and potassium levels in urine. The research used cross sectional design. The study was conducted on two different days in the city of Bogor involving 100 male and 100 female respondents in the age group 20-49 years using a 24-hour urine sample. In adults of Bogor City, potassium intake was very significantly correlated to the 24-hours urine potassium excretion level, both on the first day (0.249 at p=0.000) and the second day observation (0.222 at p=0.001). However, the natrium intake was not significantly correlated to the 24-hours urine potassium excretion on the first day (-0.066 at p=175), but was significantly correlated inversely (-0.126 at p=0.037) on the second day. There was no correlation between the level of 24-hour urine sodium excretion and the amount of sodium intake. It is because most of it will be reabsorbed and partially excreted into urine and sweat. Level of potassium consumption has a very significant correlation as a result of metabolic processes that express potassium in a short time. Keywords: Intake; Potassium; Sodium; Urine 
HUBUNGAN ASUPAN NATRIUM DAN KALIUM DENGAN KADAR EKSRESINYA DALAM URIN PADA ORANG DEWASA Reviana Christijani; Dwi Anggraeni
Jurnal Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v13i2.297

Abstract

Natrium dan kalium merupakan mineral penting yang bekerja sebagai elektrolit pengatur keseimbangan cairan tubuh. Salah satu mekanisme penyeimbang kadar elektrolit dilakukan oleh ginjal. Ginjal akan mengeskresikan kelebihan natrium dan kalium ke dalam urine. Penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara asupan natrium dan kalium dengan kadar natrium dan kalium dalam urin. Desain penelitian yang digunakan adalah potong lintang. Penelitian dilakukan pada dua hari yang berbeda di Kota Bogor dengan melibatkan responden sebanyak 100 laki-laki dan 100 perempuan pada kelompok umur 20-49 tahun dengan menggunakan sampel urin 24 jam. Pada orang dewasa di Kota Bogor, asupan kalium berkolerasi secara sangat signifikan terhadap kadar kalium pada urin 24 jam baik pada hari pengamatan kesatu sebesar 0.249 pada p=0.000 maupun kedua sebesar 0.222 pada p=0.001. Namun demikian, asupan natrium tidakberkolerasi secara signifikan dengan kadar natrium pada urin 24 jam sebesar -0.066 pada p=0.175 di hari pengamatan kesatu, tetapi berkolerasi tidak searah secara signifikan sebesar-0.126 pada p=0.037 pada hari pengamatan kedua. Kadar ekresi natrium dalam urin 24 jam tidak berkorelasi dengan jumlah asupan natrium karena sebagian sebagian besar akan di serap kembali dan sebagian di ekresikan dalam urin serta keringat. Tingkat konsumsi kalium memiliki korelasi yang sangat signifikan sebagai akibat dari proses metabolisme yang mengeksresikan kalium dalam waktu pendek. Kata kunci: Asupan,Kalium; Natrium; Urin Abstract  Sodium and potassium are two prominent minerals that work as electrolytes to regulate the balance of body’s liquid. One of the electrolytes balanced mechanisms is carried out by the kidney. Kidney will secrete excess sodium and potassium into urine. The purpose of this study was to analyze the relationship between sodium and potassium intake with sodium and potassium levels in urine. The research used cross sectional design. The study was conducted on two different days in the city of Bogor involving 100 male and 100 female respondents in the age group 20-49 years using a 24-hour urine sample. In adults of Bogor City, potassium intake was very significantly correlated to the 24-hours urine potassium excretion level, both on the first day (0.249 at p=0.000) and the second day observation (0.222 at p=0.001). However, the natrium intake was not significantly correlated to the 24-hours urine potassium excretion on the first day (-0.066 at p=175), but was significantly correlated inversely (-0.126 at p=0.037) on the second day. There was no correlation between the level of 24-hour urine sodium excretion and the amount of sodium intake. It is because most of it will be reabsorbed and partially excreted into urine and sweat. Level of potassium consumption has a very significant correlation as a result of metabolic processes that express potassium in a short time. Keywords: Intake; Potassium; Sodium; UrineÂ