p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Partisipatoris
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

JARINGAN KERJA FUNGSIONAL USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM) KRUPUK DI DESA MULYOARJO LAWANG MALANG Luluk Dwi Kumalasari
Jurnal Partisipatoris Vol. 3 No. 2 (2021): September
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan pelaksanaan industri dalan ranah Usaha Kecil dan Menengah tentunya dipengaruhi oleh banyak faktor termasuk jaringan kerja industri itu. Mungkin kita tahu bahwa jaringan memang berpengaruh positif. Tetapi berdasarkan pengamatan awal peneliti, faktor eksternal industrialisasi yang berawal dari kondisi perekonomian negara yang tidak jelas di mata dunia, mau tidak mau juga berimbas pada hubungan jaringan kerja yang ada. Maka untuk mendapatkan jawaban jelas akan konsep jaringan kerja UKM dalam proses industrinya, peneliti tertarik untuk mengkaji lebih jauh tentang fenomena ini secara spesifik dengan judul Jaringan Kerja fungsional Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Krupuk di Desa Mulyoarjo Lawang Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis penelitian deskriptif, dan pengambilan subyek penelitian total sampling (3 pabrik). Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi dan mendiskripsikan tentang bentuk-bentuk jaringan kerja yang selama ini terbentuk dan merupakan jaringan dari industri krupuk di Lawang dalam pelaksanaan usahanya. Dan penelitian yang berjudul jaringan kerja fungsional Usaha Kecil dan Menengah UKM) Krupuk ini, diharapkan mampu menghasilkan konsep baru tentang jaringan kerja. Mengingat selama ini banyak sekali jenis-jenis industri yang ada di Indonesia dan di berbagai Negara yang sangat berperan dalam menunjang perekonomian suatu Negara. Hasil penelitian ini adalah jaringan kerja yang ada, baik jaringan produksi ataupun jaringan pemasaran yang terbentuk antar pelaku yang terkait dalam industri krupuk di Desa Mulyoarjo Lawang Malang hampir semuanya terjalin dengan baik dan berjalan dua arah. Masing-masing pihak dapat melaksanakan fungsinya masing-masing sesuai dengan kebutuhan yang dikerjasamakan pada proses produksi sampai pemasaran, meski disisi lain masih ada sedikit persoalan yaitu dalam ketidaktepatan waktu dalam penyelesaian perjanjian yang terbentuk, atau yang telah disepakati, dan naik turun harga pasar dari bahan dan penjualan.
MAKNA SOLIDARITAS SOSIAL DALAM TRADISI ‘SEDEKAH DESA’ (Studi pada Masyarakat Desa Ngogri Megaluh Jombang) Luluk Dwi Kumalasari
Jurnal Partisipatoris Vol. 4 No. 1 (2022): March
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi dan mendiskripsikan tentang makna solidaritas sosial yang ada pada masyarakat desa Ngogri dalam pelaksanaan tradisi Sedekah Desa yang dilakukan setiap satu tahun sekali. Secara spesifik mengetahui tentang makna dan bentuk-bentuk solidaritas yang muncul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sampel penelitian yang terdiri dari perangkat desa, tokoh adat, tokoh masyarakat (tokoh agama) dan warga desa diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sedangkan metode pengumpulan datanya dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Untuk lebih akuratnya hasil penelitian maka penelitian ini juga dilakukan proses analisa data dan analisis teoritis dengan teori interaksionisme simbolik dan solidaritas sosial sebagai tahap akhir. Hasil dari penelitian ini adalah bentuk-bentuk solidaritas sosial dalam tradisi Sedekah Desa di Desa Ngogri Megaluh Jombang antara lain; musyawarah, iuran bersama, membuat makanan, terlibat dalam kepanitiaan, terlibat dalam acara (kenduri), terlibat dalam acara pengajian, dan terlibat dalam acara (hiburan). Sedangkan makna solidaritas sosial dari pelaksanaan Sedekah Desa adalah; kebersamaan, kerukunan, guyup (kekompakan), keiklasan, kebaikan untuk bersama, dan kerjasama (gotong royong).