Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Spasial Kejadian Tuberkulosis Berdasarkan Lingkungan Fisik Shasa Yunita; Nurfadhilah Nurfadhilah; Triana Srisantyorini; Dadang Herdiansyah
ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL Vol 3, No 1 (2022): EOHSJ
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/eohjs.3.1.1-10

Abstract

Tuberkulosis merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak di dunia dan sangat berkaitan dengan kualitas lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan sebaran kejadian Tuberkulosis berdasarkan lingkungan fisik di salah satu Puskesmas yang berada di Karawang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 71. Penelitian ini menggunakan Sistem Informasi Geografis (GIS). Adapun pengolahan data dilakukan dengan menggunakan aplikasi Quantum GIS 2.8.1 sedangkan analisis deskriptif menggunakan aplikasi pengolah data statistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki 43 orang (60.6%), tingkat pendidikan tamat SD/Sederajat 38 orang (53.5%), sebagian besar responden berusia lebih dari 50 tahun yaitu sebanyak 22 orang (31.0%), sedangkan jenis pekerjaan tertinggi IRT yaitu sebanyak 25 orang (35.2%) dan buruh tani sebanyak 24 orang (33.8%). Berdasarkan lingkungan fisik rumah yang tidak memenuhi syarat yaitu: suhu sebanyak 54 rumah (76.1%), kelembaban 69 rumah (97.2%), dan pencahayaan 68 rumah (95.8%). Perlu adanya penyebarluasan informasi dan edukasi sehingga masyarakat dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta selalu membuka jendela setiap hari agar sinar matahari bisa masuk ke dalam ruangan sehingga sirkulasi udara dapat berjalan dengan lancar.---Tuberculosis is one of the top 10 causes of death in the world and is very dependent on environmental quality. This study aims to map the distribution of Tuberculosis events based on the physical environment in one of the Puskesmas in Karawang. This research is an observational study with a sampling technique using a total sampling of 71. This study uses a Geographic Information System (GIS). The data processing was carried out using the Quantum GIS 2.8.1 application while the descriptive analysis used a statistical data processing application. The results showed that most of the respondents were male 43 people (60.6%), education level graduated from primary schools 38 people (53.5%), most of the respondents were over 50 years old, as many as 22 people (31.0%), while the highest type of work is housewife as many as 25 people (35.2%) and farmers as many as 24 people (33.8%). Based on the physical environment of the house that did not meet the requirements, namely: temperature of 54 houses (76.1%), humidity of 69 houses (97.2%), and lighting of 68 houses (95.8%). It is necessary to disseminate information and education so that people can apply a clean and healthy lifestyle and always open windows every day so that sunlight can enter the room so that air circulation can run smoothly.
Factors Related to Vegetable and Fruit Consumption Patterns in Students of SMP Negeri 6 South Tangerang City Salsa Elvira Panorama; Mustakim; Dadang Herdiansyah; Siti Riptifah Tri Handari
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 2 (2022): July-December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v8i2.1631

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Pola konsumsi remaja cenderung tidak mempedulikan nilai gizi dari makanan yang dikonsumsinya sehingga menyebabkan perilaku tidak sehat. Berdasarkan Global School Health Survey (2015), mengatakan bahwa salah satu masalah yang berkaitan dengan kebiasaan makan remaja adalah kurangnya konsumsi buah dan sayuran (93,6%). Buah dan sayur merupakan sumber makanan yang mengandung vitamin dan mineral yang berguna untuk membantu menjaga fungsi fisiologis tubuh. Tujuan: Tujuan dalam Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pola konsumsi sayur dan buah pada siswa-siswi SMP Negeri 6 Kota Tangerang Selatan. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 102 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan FFQ. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan sebesar 54,9% siswa memiliki pola konsumsi sayur dan buah kurang. Hasil uji bivariat menggunakan Chi-Square menunjukkan bahwa preferensi/kesukaan (p-value = 0,001), pengaruh orang tua (p-value = 0,028), dan ketersediaan buah dan sayur di rumah (p-value = 0,032) ada hubungan yang signifikan dengan pola konsumsi sayur dan buah. Sedangkan jenis kelamin, pengetahuan gizi, pengaruh teman sebaya, dan konsumsi fast food tidak ada hubungan yang signifikan dengan pola konsumsi sayur dan buah. Kesimpulan: Faktor-faktor yang berhubungan dengan pola konsumsi sayur dan buah adalah preferensi/kesukaan, pengaruh orang tua, dan ketersediaan buah dan sayur dirumah. Oleh karena itu, orang tua harus menyediakan sayur dan buah yang disukai anak dengan selalu menanyakan kepada anak mengenai sayuran dan buah-buahan yang disukainya. Kata kunci: Pola Konsumsi, Sayur dan Buah, Remaja.