Cici Sundari
Department of Government Affairs and Administration, Jusuf Kalla School of Government, Muhammadiyah Yogyakarta University, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Model Partisipasi Masyarakat Sipil: Kebijakan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Jambi Cici Sundari; Eko Priyo Purnomo; Aqil Teguh Fathani
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.12.4.669-678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Fokus penelitian ini adalah di Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dan sumber data diperoleh melalui wawancara, media online, berita online, dan jurnal terkait penelitian. Analisis data menggunakan aplikasi pengolahan data NVivo 12 plus, alat analisis dokumen kualitatif dengan bantuan komputer. Mereka mudah digunakan dan dapat memproses kata dan mengeksplorasi frekuensi kata, atribut, dan kasus dari data besar, menghasilkan kategori faktor dalam aplikasi jurnalistik dan penelitian yang terkait dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah membuat strategi untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam kerjasama pengelolaan lingkungan khususnya dalam mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi. Reaksi informal dari masyarakat dapat dilihat melalui kebijakan pemerintah untuk membuat program Kelompok Peduli Kebakaran yang dilatarbelakangi oleh aspirasi masyarakat terhadap kebakaran hutan dan lahan. Pemerintah membentuk Kelompok Peduli Kebakaran untuk menekan angka kebakaran hutan dan lahan.