Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Relationship between Knowledge and Attitude of Pulmonary TB Patients on the Prevention of Pulmonary TB Disease Transmission at Puskesmas Padangmatinggi Rahmat Rizki Siregar; Elpiana Sari; Desi Meliana Gultom; Hakki Ahmadi
Science Midwifery Vol 10 No 3 (2022): August: Science Midwifery
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v10i3.621

Abstract

Mycobacterium tuberculosis which is one of the lower respiratory tract diseases. This research is descriptive, the method of collecting data from interview experience using a questionnaire/questionnaire. From the results of the study of the relationship between knowledge and attitudes of pulmonary TB patients towards the prevention of transmission of pulmonary TB disease at the Padangsidimpuan Health Center in 2022. it can be concluded that of 23 respondents, the majority of respondents were 23 respondents with sufficient knowledge and did not take steps to prevent transmission as many as 11 people (73.3%) 1 person (20%). From the results of statistical tests conducted by researchers using the SPSS program, the respondents' knowledge obtained p-value = 0.009 (p < 0.05) meaning Ho was accepted and H1 was rejected, so there was a relationship between knowledge on the Prevention of Pulmonary TB Disease Transmission at the Puskesmas Padangmatinggi. The respondent's attitude variable obtained p-value = 0.317 (p > 0.05) Ho is rejected and H1 is accepted, it can be concluded that there is no relationship between patient attitudes towards the Prevention of Pulmonary TB Disease Transmission
Edukasi Proses Penuaan dan Perubahan Pada Lansia Rahmat Rizki Siregar
Health Community Service Vol. 1 No. 1 (2023): Artikel Pengabdian Nopember 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/hcs.v1i1.3137

Abstract

Penuaan merupakan proses kehidupan yang tidak dapat dihindari. Menua atau menjadi tua adalah suatu fase menghilangnya kemampuan jaringan secara perlahan untuk dapat memperbaiki, mengganti, dan atau mempertahankan fungsi normalnya (Wisoedhanie Widi A, 2021). Populasi lansia terjadi peningkatan dari tahun ke tahun. Angka lansia di dunia meningkat dari tahun 2015 yang mencapai 9,1 juta jiwa menuju tahun 2030 yang di proyeksi meningkat sekitar 56% menjadi 1,4 milyar. Menurut WHO (2016) populasi lansia di Asia Tenggara pada tahun 2050 sebesar 8% atau sekitar 142 juta jiwa, diperkirakan populasi lansia akan terus meningkat hingga 3 kali lipat. Memasuki lanjut usia ada beberapa masalah yang dialami oleh para lansia, diantaranya adalah masalah kognitif.fungsi kognitif pada lansia dapat diukur dengan menggunakan Skor Mini Mental State Examination (MMSE), Lanjut usia juga akan mengalami perubahan pada segi fisik, kognitif, dan psikososialnya (Putri, 2021). Kegiatan ini dilaksankan dengan tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan pembuatan laporan. Lokasi pelaksanaan di Desa Silandit Prumahan Sidimpuan Baru pada hari selasa tanggal 03 Oktober 2023 pukul 16.00 s.d 17.30 WIB. Kegiatan dilaksanakan dengan pemberian edukasi tentang proses penuaan dan perubahan pada lansia dengan metode ceramah dan menggunakan leaflet sebagai media. Kegiatan berjalan dengan baik dan lancar.
A Penyuluhan Kesehatan Tentang Vaksinasi Covid-19 di Komplex Sidimpuan Baru: Kelurahan Silandit Kota Padangsidimpuan Rahmat Rizki Siregar; Abdul Hamid Lubis
Pengabdian Deli Sumatera Vol 1 No 1 (2022): Artikel pengabdian Volume 1 Nomor 1, Januari 2022
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 yang telah menyebar sejak Bulan Maret 2020 di Indonesia telah menimbulkan dampak yang sangat signifikan pada seluruh aspek bidang aktifitas masyarakat yaitu ekonomi, kesehatan, sosial dan budaya. Upaya strategis dan kebijakan yang dilakukan pemerintah meliputi pembatasan sosial berskala besar dan mikro, sosialisasi penerapan protokol kesehatan 5M yaitu mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan. Selain itu, ada kebijakan pemerintah seperti New Normal atau penerapan kebiasaan baru dengan menerapkan protokol kesehatan di semua fasilitas umum dan membentuk Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 di tingkat pusat maupun daerah yang beranggotakan seluruh elemen masyarakat. [2]. banyak hal yang dilakukan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 salah satunya yaitu pemberian vaksinasi bagi seluruh warga negara Indonesia Penyuluhan atau proses dari penyebarluasan informasi yang didalamnya mencakup upaya perbaikan dan pembagunan suatu sektor agar tercapainya peningkatan kualitas dan produktivitas dari sebuah bidang tertentu [7]. Minimnya pengetahuan masyarakat akan vaksinasi Covid 19 dan kurangnya informasi tentang vaksinasi Covid 19 menjadi salah satu faktor penyebab masyarakat takut akan vaksin [8]. Perguruan Tinggi mempunyai peranan penting dalam penyebarluasan informasi yang terkait dengan vaksinasi covid-19 agar masyarakat tidak takut dan menerima untuk diberikan vaksinasi covid-19.
Pentingnya Vaksinasi covid-19 Desi Meliana Gultom; Elpiana Sari; Amvina; Rahmat Rizki Siregar; Rezti Meyzhana
Pengabdian Deli Sumatera Vol 1 No 2 (2022): Artikel Pengabdian Volume 1 Nomor 2, Juli 2022
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 diperkirakan akan terus menimbulkan beban morbiditas dan mortalitas yang sangat besar sementara sangat mengganggu masyarakat dan ekonomi di seluruh dunia. Pemerintah harus siap untuk memastikan akses dan distribusi vaksin COVID-19 dalam skala besar dan adil jika dan ketika vaksin yang aman dan efektif tersedia [1]. Vaksin Covid-19 merupakan salah satu terobosan pemerintah untuk melawan dan menangani Covid-19 yang ada didunia khususnya Negara Indonesia. Tujuan dari vaksinasi Covid-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian yang disebabkan Covid-19, mencapai kekebalan dan melindungi masyarakat dari Covid-19, sehingga dapat menjaga masyarakat dan perekonomian [2]. Pemberian edukasi serta informasi yang tepat terkait program vaksinasi covid-19 kepada siswa/i yang dilakukan merupakan langkah penting untuk memberikan pengetahuan kepada siswa/i mengenai pentingnya program vaksinasi covid-19 terhadap mereka dan juga merupakan salah satu syarat agar dapat memenuhi persyaratan untuk diadakan kembali proses belajar tatap muka agar proses belajar mengajar bisa terlaksana secara efektif. Penyuluhan dilaksanakan pada hari Selasa 29 Maret 2022 Pukul 07.30 WIB sesuai jadwal Apel pagi. Dengan tujuan untuk menambah pengetahuan siswa/siswi tentang pentingnya vaksinasi covid-19.