Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Deteksi dini penyakit (diabetes dan jantung koroner) dengan melakukan pemeriksaan glukosa darah dan kolesterol Yeli Hartuti
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 3 No. 1 (2022): April
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v3i1.81

Abstract

Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian terbesar di dunia. Kematian akibat penyakit ini sebesar 4% di negara maju dan 42% di negara berkembang. Seluruh kematian yang diakibatkan oleh penyakit kardiovaskuler, 7,4 juta (42,3%) diantaranya disebabkan oleh penyakit jantung koroner (PJK) dan 6,7 juta (38,3%) disebabkan oleh stroke. Faktor risiko PJK dipengaruhi oleh tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, merokok, diabetes, obesitas, aktivitas fisik, dan genetik. Kolesterol menyebabkan penyakit jantung koroner yaitu kolesterol Low Density Lipoprotein (LDL), karena mengandung kolesterol yang disebarkan keseluruh tubuh dan menyebabkan plak aterosklerosis. Diabetes Mellitus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia karena kelainan sekresi insulin dan kerja insulin. Kontrol gula darah merupakan salah satu indikator kualitas hidup individu dengan diabetes karena kontrol gula darah yang baik menjadi salah satu parameter kesuksesan penyesuaian pada pola hidup. Berdasarkan hasil pemeriksaan glukosa dan kolesterol, diketahui masyarakat RT 01 sebanyak 9 orang (47,36%) yang memiliki kadar kolesterol diatas normal, dan 10 orang (52,63%) yang memiliki kadar kolesterol normal. Pada pemeriksaan glukosa diketahui 100% masyarakat RT 01 yang telah melakukan pemeriksaan glukosa memiliki kadar glukosa normal (<200 mg/dl). Kata Kunci: Diabetes; Jantung koroner; Glukosa; Kolesterol