Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

KARAKTERISASI BAKSO KERING KAYA PROTEIN DARI “MARINE BEEF” DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG SUWEG Widodo, Richardus; Susanti Panjaitan, Tiurma Wiliana; Yuwono, Istantyo
Heuristic Vol 12 No 02 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/he.v12i02.631

Abstract

Marine beef is a meat product that has been fat dissolved so that the protein is a major part of the product. Marine beef dry form solid and hydrophilic, has a different performance from the base ingredients, but still contains nutrients according to the characteristics of the original. Weakness marine beef products is shaped in the form of flour so it does not allow for direct consumption. Suweg addition of flour mixture and emulsifier in the manufacturing process can serve as a regulator of the water content, hardness and adhesion to produce a final product that is more compact and high taste. This study aims to determine how optimal levels suweg flour and Na-CMC can be added to marine beef in order to obtain dry products based marine beef with the physical properties, the speed of rehydration and sensory properties that aroma, flavor and texture is good and acceptable to consumers. Treatment of dry meatballs are rich in protein from marine beef with the addition of flour suweg 15% and 1% Na-CMC is the best treatment with the shortest rehidrated pace with time 130 seconds at a temperature of boiling water and the scent of the most preferred by the panelists organoleptic test.Key word: marine beef, protein rich meatballs, suweg, Na-CMC
PEMBANGUNAN DIGESTER GASBIO GUNA MENANGGULANGI GEJOLAK SOSIAL MASYARAKAT SUKODONO SIDOARJO Yuwono, Istantyo; Sidqon, Moch.
Heuristic Vol 11 No 02 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/he.v11i02.615

Abstract

The unpleasant smell of dung fly everywhere, dirt strewn everywhere be a factor for the emergence of social conflict surrounding of cow breeding. Biogas digester in the form of a closed tube can be used for cow dung that is no longer scattered and the scent is not pleasant been isolated. Not only that bio-gas produced can be used together with the communities around the farm, which in turn not only relieve social turmoil but rather strengthen the social fabric. Now they jointly maintain and care for the sake of expediency digester together. Bio-gas digester constructed is fixed dome models (fixed dome) with capacities of 10 m3 of manure. It means being able to accommodate dirt 10-15 cow. After 60 days of curing in the tube digester, biogas digester turns is able to produce enough gas used for cooking purposes 15 families around the farm together.Keywords: digester, biogas, cow breeding, social conflict
IbM Kelompok Usaha Sirup Belimbing Wuluh Cap "Kendi" di Kecamatan Genteng Kota Surabaya Indah Murti; D. Jupriono; Istantyo Yuwono
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 01 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v1i01.353

Abstract

Abstract. Medicine plants have become cultural heritage of traditional medication which are known since the past time and conserved hereditary. Meanwhile all of those plants have not been processed and used optimally; only some processes have been used. Blimbing wuluh process is relatively new developed especially by Tani Candirejo Group at Genteng Subdistrict. Blimbling wuluh syrup marketing is still limited on bazar and exhibitions, or orders from consumers. Likewise the production process is still done very manually, moreover the uninteresting package. The performance of blimbing wuluh beverage along this time is with plastic glass and non-permanently cup, or syrup in bottle without seal. This condition is less desired by consumers. Besides, not all of these small enterprises apply accountancy or entrepreneur noting. Small enterprise access and horizon in making use of market is also still lacking. Based on these problems, the solutions offered and agreed together are supplyings of semiautomatic cup sealer machine, metal and plastic screw bottle cup machine, and semiautomatic seal tool, increasing of medicine plant process production (belimbing wuluh, seasons, and rosella), increasing of capabilities in entrepreneur management and marketing strategy, and training of orderly accountancy and entrepreneur noting. The methods of training and accompaniment are done through Learning By Doing, and Participative Method. Key words: production process, package, marketing strategy, accountancy and entrepreneur noting
IbM DUSUN GALENGDOWO DESA GALENGDOWO YANG MASYARAKATNYA MENGKONSUMSI AIR KERUH Moch. Singgih; Setijanen Djoko Hartono; Istantyo Yuwono
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 03 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v2i03.1082

Abstract

Galengdowo  adalah sebuah desa di Kecamatan Wonosalam  Kabupaten Jombang - Jawa Timur. Desa Galengdowo terdiri dari 5 dusun yaitu Dusun Wates, Sanggar, PlumpungBerdasarkan hasil survey pendahuluan dan hasil wawancara dengan Kepala Desa, pengelola air, dan pengguna air serta hasil uji laboratorium, masalah yang dihadapi warga desa Galengdowo yang berkaitan dengan air untuk keperluan sehari - hari yaitu:1.      Air yang terdistribusi melalui pipa-pipa kependuduk tidak layak sebagai air  minum dan memasak karena keruh. Apalagi ketika musim penghujan antara bulan Nopember sampai dengan April tingkat kekeruhan air sangat tinggi. Dari data POLINDES setempat akibat tingkat kekeruhan yang meningkat, terjadi pula peningkatan jumlah penderita diare khususnya balita pada bulan Nopember sampai dengan April (musim penghujan).2.      Manajemen pengelolaan air dilakukan secara tradisonal, yaitu tidak menyelenggarakan perawatan, pemeriksaan kualitas dan pembukuan sehingga tidak dapat menyediakan air yang layak untuk dikonsumsi.Dari hasil Analisa dan Pembahasan maka alat untu penjernihan air di desa Galengdowo perlu dibuatkan Bak Tanton Penjerni air yang terdiri 3 Bak tandon disusun seri berhubungan sehingga kotoran dan lumpur bisa disaring lebih maksimal.Penggunaan bak tandon penyaring air keruh di desa Galengdowo digunakan di 2 musim yaitu Musim Kemarau dan Musim Hujan. Pada Mesim Hujan relatif penyaringan yang dilakukan kecil karena Air pada musim kemarau air tidak begitu kotor dan keruh.Sementara pada musim hujan penyaringan air perlu bekerja maksimal, karena pada musim hujan banyak sekali kotoran, antara lain daun daun yang sudah busuk, hewan kecil sampai ular serta longsoran tanah dari atas lokasi sumber ikut mengalir ke sungai dan masuk mengalir ke pipa aliran
UPAYA PENINGKATAN KEWASPADAAN MASYARAKAT TERHADAP COVID-19 Dwi Yuli Rakhmawati; Herlina Herlina; Istantyo Yuwono
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 5 No 4 (2020): November
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid-19 merupakan virus yang meresahkan dunia hingga saat ini. Berbagai belahan dunia telah merasakan dampak dari adanya serangan virus ini. Satu hal yang perlu kita waspadai bersama adalah bahwa virus ini ditularkan melalui kontak langsung melalui percikan dari saluran napas orang yang terinfeksi (yang keluar melalui batuk dan bersin). Selain itu, seseorang juga dapat terinfeksi hanya dengan menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi. Dimana tanpa disadari ketika mereka menyentuh area wajah (mata, hidung, mulut), tangan mereka sedang membawa virus. Walaupun virus ini terus menyebar, tindakan preventif yang dapat mencegah penularan lebih jauh perlu terus dilakukan. Penting untuk diingat bahwa COVID-19 tidak membeda-bedakan perbatasan wilayah, etnis, disabilitas, usia atau jenis kelamin. Untuk mengontrol penyebaran COVID-19, Dinas Kesehatan Nasional telah mengorganisir para ahli untuk secara berkala mengeluarkan dan memperbarui panduan dalam mendiagnosis, menindak, mencegah dan mengendalikan. Panduan ini ditulis berdasarkan studi, analisa, dan ringkasan tindakan yang telah ditempuh dalam kasus-kasus COVID-19 sebelumnya, dan ini dipakai menjadi rujukan bagi staf medis dan petugas kesehatan masyarakat untuk lebih memahami, mencegah, dan menindak COVID-19. Dalam rangka berbagi informasi secara jujur dan objektif dalam pencegahan COVID-19 pemerintah melakukan antisipasi terkait diagnosa, tindakan, pencegahan, dan pengalaman mengendalikan. Berharap kegiatan penyuluhan ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat yang terkena dampak COVID-19, dan menjadi bentuk berbagi pengalaman dan bekerja sama dalam mencegah, mengendalikan, mendiagnosis pencegahan virus Corona. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat prodi Teknik Industri Universitas 17 Agustus 1945 menunjukan bukti nyata yang dapat dilakukan pada saat ini.
The Konfigurasi Sistem Database Enterprise Resource Planning (ERP) Berbasis Open Source Berdasarkan Material Requirement Planning (MRP) Regiyanda Adji Kuswara; Istantyo Yuwono
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 4 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.044 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v2i4.4109

Abstract

Cahaya Citra Alumindo is a company engaged in manufacturing. In planning raw materials, there are several problems that occur, namely production planning is still limited in its calculations because there is no structured recording available. In addition, the flow of document information in each division is still done manually, so that it can hamper the company's business processes. From the results of the study, the total net weight of car wheel products based on waste calculations was 23,150.35 kg, from the calculation of reorder points and safety stock, it was found that the raw material requirements for a 3 month period were 20,852.35kg with a lead time of 7 days, and the lowest inventory cost. low with the lot for lot method of Rp. 836,140,000. While the results of enterprise resource planning, from the validation results, the System Usability Scale (SUS) test obtained a value of 26.67 which included Acceptable, in the Grade Scale it got a value of C and Adjective. The rating gets Good, the result of the user experience of the Odoo ERP system has a User Friendly UX.
Analisis Pengendalian Bahan Baku Utama untuk Meminimalkan Biaya Persediaan pada Rebana Nurul Maulidiyatur Rahmah; Istantyo Yuwono
Journal of Industrial View Vol 4, No 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jiv.v4i2.8069

Abstract

UD XZ merupakan industri rumahan yang berlokasi di Kabupaten Gresik. Perusahaan ini memproduksi alat musik tradisional. Bahan baku utama yang dibutuhkan untuk proses produksi rebana adalah kayu dan kulit kambing.Sistem perusahaan dalam mengolah bahan baku yaitu melakukan pembelian secara terus menurus tidak memperkiraan bahan baku yang dibutuhkan, sehingga mengakibatkan kualitas bahan baku kayu menurun karena kayu mudah dibentuk sehingga menimbulkan banyak biaya penyimpanan. Hasil penelitian terhadap metode peramalan yang dipilih adalah Wighted Moving Average untuk uji normalitas data berdistribusi normal. Perhitungan Economic Order Quantity Probabilistik menghasilkan total biaya persediaan sebesar Rp. 108.803.275 dan Rp. 102.260.550. Sedangkan total biaya persediaan perusahaan adalah Rp. 129.580.000 dan 113.220. 000 sehingga perusahaan dapat melakukan penghematan sebesar 16% untuk bahan baku kayu dan 9,6% serta untuk perhitungan harga pokok produksi rebana tanpa motif sebesar Rp. 106.536 dengan harga jual Rp. 140.000 per unit, sedangkan rebana berukir Rp. 121.536 per unit dengan harga jual Rp. 160.000 per unit.
Analisis Perbandingan Pelayanan Sistem Antrian Pada Bisnis Makanan Online Dengan Menggunakan Peendekatan Model M/M/I dan M/M/S (Studi Kasus: Restauran Soto Madura Tapak Siring – Surabaya) Hery Murnawan; Istantyo - Yuwono
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 4, No 2 (2023): Jurnal SENOPATI Vol.4 No.2
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2023.v4i2.4440

Abstract

Simulasi analisis metode antrean makanan Online  menggunakan model  sistem antrian M/M/1 dan M/M/S, Pada Rumah makan  Soto Madura Tapak Siring, pada dasarnya M/M/1 merupakan sebuah sistem antrian yang sangat sederhana dimana label pertama dinyatakan sebagai pola kedatangan, dan label kedua dinyatakan sebagai tingkat pelayanan dan angka 1 diartikan sebagai jumlah Server yang ada di dalam sebuah sistem antrian. M/M/S merupakan dua atau lebih jalur stasiun pelayanan yang tersedia untuk melayani customer yang datang, hal ini dapat diasumsikan yaitu pelanggan atau customer yang menunggu untuk dilayani akan membentuk suatu jalur pada stasiun pelayanan yang tersedia. Hasil perhitungan dan pengelolaan data dengan tujuan perbandingan data keefisiensian dengan menggunakan metode M/M/1 dan M/M/S untuk memprediksi metode mana yang sangat efisien dan sesuai digunakan untuk sistem antrian di Rumah Makan Soto Madura Tapak Siring.
Analisis Pengendalian Persediaan Oli Mesin Mobil Dengan Menggunakan Metode Economic Order Quantity (Studi Kasus: Toko Fifa Motor) Mohammad Zidan Al Fariz H Moch Mukhtarom; Istantyo Yuwono
Journal of Student Research Vol 1 No 4 (2023): Juli: Journal of Student Research
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trianandra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jsr.v1i4.1588

Abstract

Tujuan dari analisis pengendalian persediaan adalah untuk mengoptimalkan jumlah persediaan oli mesin mobil di toko Fifa Motor dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Hal ini dilakukan karena toko Fifa Motor mengalami masalah dalam memperkirakan permintaan, yang mengakibatkan pembelian yang berlebihan atau kekurangan stok. Metode EOQ digunakan untuk menentukan jumlah persediaan yang tepat, dengan mempertimbangkan biaya-biaya yang relevan seperti biaya pembelian, biaya pemesanan, dan biaya penyimpanan. Dalam analisis ini, juga dilakukan perhitungan frekuensi pemesanan, safety stock, dan re-order point untuk memastikan pengendalian persediaan yang efektif dan efisien. Dengan menggunakan metode EOQ, diharapkan biaya yang dikeluarkan oleh toko Fifa Motor dapat diminimalkan ketika melakukan pemesanan stok barang. Hasil penelitian menunjukkan pemesanan ekonomis oli mesin dengan jumlah pembelian sebesar 672 galon untuk setiap pesanan, untuk persediaan pengaman (Safety Stock) sebanyak 160-239 galon per tahun dan 13-20 galon per bulan untuk setiap jenis oli, dan titik pemesanan kembali (Re Order Point) ketika stok oli mesin mobil mencapai 5-7 galon untuk setiap jenis oli.
Pengoptimalan Tenaga Kerja Dan Penentuan Waktu Standar Pada Produksi Songkok (Studi Kasus di Home Industry Achmad Rochman Lamongan) Muhammad Subhan Afifi; Istantyo Yuwono
Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 7 No. 2 (2023): Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/indstrk.v7i2.984

Abstract

Home Industry Achmad Rochman is a company engaged in the manufacture of skullcaps, in the production of skullcaps there are 3 types namely AC skullcaps, Standard skullcaps and stacking skullcaps, in the production process the company does not yet have a standard time as a reference for making skullcap products. The production process at Achmad Rochman is only based on targets so that workers must complete according to the company's targets because they do not yet have a standard time reference for each skullcap and an order system within the company, namely Make to order and requests are always changing. The results of calculating the standard time using the working time measurement method with a stop clock yield a standard skull cap of 1099.33 seconds, an AC skullcap has a standard time of 1189.13 seconds and for stacking skullcaps a standard time of 1129.29 seconds. Optimizing the workforce using the Work load Analysis (WLA) method and producing a standard skull cap requires 20 workers, corporate stacking requires an optimal workforce of 20 workers and AC cap to meet demand requires an optimal workforce of 30 workers plus 2 workers in sewing operations sum Keyword: Cycle Time, Work Load Analysis, Work Sampling.
Co-Authors Abdul Ali Bimansyah Afrigh Fajar Rosyidiin Agung Kridoyono Ahmad Ridho'i Anton Breva Yunanda Anton Breva Yunanda Anton Breva Yunanda Anton Breva Yunanda Aris Sudaryanto Armadani, Handhika Mahindra bagus hardiansyah Balok Hariadi Balok Hariadi, Balok Breva Yunanda, Anton Dafa Rabbani, Raihan Dwi Yuli Rakhmawati Erni Puspanantasari Putri, Erni Puspanantasari H Moch Mukhtarom, Mohammad Zidan Al Fariz hardiansyah, bagus Harijanto, Setijanen Djoko Hartono, Elvianto Dwi Herlina Herlina Herlina Herlina Hery Murnawan, Hery I Nyoman Lokajaya I Nyoman Lokajaya, I Nyoman Indah Murti, Indah Jaka Purnama Jaka Purnama Jupriono D Kridoyono, Agung Kukuh Setyadjit Kukuh Setyadjit, Kukuh Kurnia, Alfadhil Surya Lailatul Cahya Ningsih Lutfiah maeghfiro huda Maulana Malik Moch. Sidqon, Moch. Moch. Singgih Mochamad Shidqon Mochamad Sidqon Mochamad Sidqon Mochamad Sidqon Mochammad Singgih Mohammad Zidan Al Fariz H Moch Mukhtarom Muhammad Fahmi Idris Muhammad Santriko Muhammad Subhan Afifi Murwato, Sigit Ananda Nasrullah, Muhammad Iqbal Nurul Maulidiyatur Rahmah Pratama, Agit Septian Rayhan Ramadhan Regiyanda Adji Kuswara Richardus Widodo, Richardus Ridho'i, Ahmad RR. Ella Evrita Hestiandari Sajiyo Sajiyo, Sajiyo Setijanen Djoko Harijanto Setijanen Djoko Hartono Shidqon, Mochamad Sidqon, Mochamad Singgih, Mochammad Sudaryanto, Aris Tiurma Wiliana Susanti Panjaitan Ubaidillah Ubaidillah Yogi Prasetyo Yolanda Maghdalena Sihaloho yon, agung Yunanda, Anton Breva Yunizar Arfiansyah, Muhammad Zaggad D’illah Rihan Ohorella Zainal Arief Zainal Arief