Pemahaman siswa terhadap topik “Kecerdasan Emosi dan Pengendalian Diri” sangat rendah. Hal ini menjadi dasar diadakannya penelitian tindakan kelas. Penelitian bertujuan mendeskripsikan penerapan dan dampaknya metode Ekspositori lisan dan tertulis pada Layanan Bimbingan Klasikal terhadap pemahaman siswa pada topik “Kecerdasan Emosi dan Pengendalian Diri” di kelas XI IPS-3 Semester 1 SMAN 4 Kota Bima Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian perbaikan layanan bimbingan ini diterapkan pada siswa XI IPS-3 sebanyak 32 siswa, terdiri dari 14 laki-laki orang dan 16 orang perempuan. Indikator keberhasilan yang ditetapkan adalah sejumlah ≥90% dapat mencapai nilai ≥80.00. Hasil asesmen pemahaman siklus 1, siswa yang mencapai pemahaman yang diharapkan adalah 80%. Kinerja guru sehingga persentase kinerja guru adalah 85% termasuk dalam kriteria “Baik”, belum mencapai standar keberhasilan kinerja yang ditetapkan, yaitu ≥ 95% atau kriteria “Sangat Baik”. Oleh karena itu, penelitian pada siklus 1 belum berhasil dan perlu diadakan tindakan perbaikan untuk siklus 2. Hasil asesmen pemahaman siswa pada siklus kedua telah mencapai 91,50%. Kinerja guru siklus 2 dari 18 aspek pengamatan, persentase kinerja guru adalah 96,80% termasuk dalam kriteria “Sangat Baik” dan telah mencapai standar keberhasilan kinerja yang ditetapkan, yaitu ≥ 95% dengan kriteria “Sangat Baik”. Berdasarkan hasil siklus 2, penelitian layanan bimbingan yang dilaksanakan sudah optimal sehingga tidak diteruskan pada siklus berikutnya. Peningkatkan pemahaman siswa terhadap topik “Kecerdasan Emosi dan Pengendalian Diri” disebabkan oleh peningkatan aktivitas, interaksi guru dan siswa dalam proses pembelajaran di kelas dengan penerapan metode Ekspositori Lisan dan Tertulis pada Layanan Bimbingan Klasikal. Dengan demikian setelah pelaksanaan perbaikan pembelajaran sampai siklus 2, telah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan, dan penelitian dianggap telah berhasil.