Krisna Wijaya
Universitas Darussalam Gontor

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Rekonseptualisasi Pembelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar Berdasarkan Nilai Pendidikan di Finlandia Menurut Ratih Dwi Adiputri Krisna Wijaya; Samsirin Samsirin
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 11, No 3 (2023): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v11i3.80111

Abstract

Finlandia merupakan salah satu negara yang dianggap memiliki sistem pendidikan terbaik di dunia, terutama dalam sistem pendidikan dasarnya. Dalam penelitian ini, fokus masalah yang dibahas peneliti adalah stigma pembelajaran PAI di SD yang membosankan karena suka menggunakan sistem pembelajaran konvensional. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan ulang pembelajaran PAI yang ideal berdasarkan nilai-nilai pendidikan di Finlandia. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian systematic literature review untuk menganalisis pembahasan di dalamnya. Hasil penelitian ini menemukan bahwa model pembelajaran sekolah dasar di Finlandia, menurut Ratih Dwi Adiputri, dapat dipetakan menjadi tiga prinsip fokus utama, yaitu prinsip kesejahteraan anak, prinsip hubungan antara siswa dan guru, dan prinsip kebebasan bagi siswa. Ketiga hal tersebut merupakan prinsip pendidikan di Finlandia, menekankan kebahagiaan siswa sebagai prinsip utama dalam menjalankan proses pembelajaran. Ketika belajar membuat siswa senang, otomatis siswa akan menyukai proses belajar itu sendiri
Konsep Pendidikan Al-Qur’an di Perguruan Tinggi Bersistem Pesantren Krisna Wijaya
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini, pendidikan harus diupayakan dalam upaya mewujudkan tujuan pendidikan nasional dalam Sisdiknas, yaitu untuk menjadikan peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan. Untuk mewujudkan impian besar ini, maka pendidikan harus diintegrasikan dengan keberadaan al-Qur’an yang berperan sebagai pedoman umat Islam dalam menjalani kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan mengenai konsep pendidikan al-Qur’an di perguruan tinggi bersistem pesantren studi kasus UNIDA Gontor. Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis deskriptif kualitatif di mana data penelitian dapat ditemukan dari lapangan atau dari beragam dokumen yang ada. Hasil dari penelitian ini didapati bahwa UNIDA Gontor merupakan model perguruan tinggi yang mengadopsi sistem kepesantrenan di dalamnya. Salah satu unsur pendidikan pesantren yang menjadi ciri khas di UNIDA adalah penerapan al-Qur’an sebagai bagian dari kurikulum pendidikan di dalamnya. Hal ini terwujud dengan keberadaan Markaz al-Qur’an, Direktorat Islamisasi Ilmu, dan Direktorat Kepesantrenan yang bertugas untuk menyemaikan nilai-nilai al-Qur’an dalam kehidupan mahasantri di dimensi iman, ilmu, dan amal. Semua hal ini dilakukan dalam upaya untuk membentuk insan kamil / manusia sempurna yang paripurna dan sesuai dengan tujuan sistem pendidikan nasional.
Pedagogik Digital Guru Agama di Era Digital Krisna Wijaya
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini, manusia sedang memasuki era yang disebut-sebut sebagai era digital karena identik dengan perkembangan informasi yang masif terjadi di dalamnya. Hal ini tentunya membawa dampak positif dan negatif pada kehidupan manusia dalam setiap dimensinya. Termasuk dalam dunia pendidikan, tidak sedikit dijumpai seorang guru yang ternyata tidak siap merespon perkembangan teknologi yang masif terjadi. Hal ini menyebabkan guru tetap eksis mengajar dengan metode konvensional di saat perkembangan teknologi telah masih terjadi. Penelitian ini berusaha menguraikan mengenai upaya meningkatkan kemampuan guru abad digital dengan pemahaman terhadap konsep pedagogik digital. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yaitu berupa penelitian kepustakaan, dengan mencari berbagai sumber kemudian menganalisanya. Hasil dari penelitian ini didapati bahwa kompetensi pedagogik digital sangat penting untuk dipahami dan dikuasai oleh seorang guru di era digital saat ini. Ketika seorang guru memahami dan menguasai kompetensi pedagogik dengan baik, maka guru itu dapat bertahan dan berkembang menjadi guru ideal di tengah-tengah perkembangan era modern yang begitu masif saat ini.
Membangun Zona Alfa Pembelajaran PAI di Sekolah Dasar Berbasis Nilai-Nilai Pendidikan di Finlandia Krisna Wijaya
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini, dunia pendidikan sedang dihadapkan dengan beragam permasalahan yang sifatnya multidimensi dan harus diperhatikan dengan seksama. Salah satu permasalahan itu adalah ulah sekolah yang dengan sengaja mematikan potensi keberhasilan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini berusaha menguraikan upaya yang bisa dilakukan oleh seorang guru untuk membangun pembelajarannya berbasis zona alfa. Penelitian ini merupakan penelitian berjenis deskriptif kualitatif dengan pendekatan Systematic Literatur Review (SLR). Hasil dari penelitian ini ditemukan tiga unsur pilar terpenting dalam menciptakan alfa zone itu sendiri dalam proses belajar di dalam kelas. Ketiga pilar itu adalah konsep sekolahnya manusia, gurunya manusia, dan murid yang harus ditumbuhkan sebagai murid seorang manusia. Ketiga pilar ini merupakan esensi pendidikan di Finlandia yang harus diperhatikan oleh seorang guru dalam membangun zona alfa dalam proses belajar mengajar. Zona alfa inilah yang akan menjadikan pembelajaran di dalam kelas menjadi pembelajaran yang dicintai oleh peserta didik dan menumbuhkan setiap potensi unik yang dimiliki oleh para peserta didik. Ketika pembelajaran dibenahi dalam dimensi guru, sekolah, dan peserta didik secara komprehensif, maka pembenahan ini akan memicu pertumbuhan dan perkembangan maksimal peserta didik dalam proses belajarnya di dalam kelas.