Prima Aziza
UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DINAS PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH MERANGIN DALAM MENGEMBANGKAN PRODUKTIVITAS USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) BERBASIS INKLUSI SOSIAL Prima Aziza
Nazharat: Jurnal Kebudayaan Vol. 28 No. 1 (2022): NAZHARAT: Jurnal Kebudayaan
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/nazharat.v28i1.82

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Merangin dalam Pengembangan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Perpustakaan Desa Rasau Kecamatan Renah Pamenang Kabupaten Merangin Provinsi Jambi, faktor-faktor kendala peran Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Merangin dalam  pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial di Perpustakaan Desa Rasau dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Merangin dalam  pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial di Perpustakaan Desa Rasau. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, metode pengumpulan data menggunakan Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Merangin dalam Pengembangan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Perpustakaan Desa Rasau Kecamatan Renah Pamenang Kabupaten Merangin Provinsi Jambi terdapat beberapa peran, yaitu sosialisasi dan pemerataan layanan perpustakaan, menyediakan sumber-sumber atau literatur untuk peningkatan literasi informasi, melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam kegiatan inklusi sosial, melakukan peningkatan pemanfaatan teknologi informasi perpustakaan dan pengembangan kearifan lokal. Namun Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Merangin juga memiliki kendala dalam mengembangkan perpustakaan berbasis inklusi sosial, yaitu : keterbatasan dana, jaringan internet dan minat masyarakat untuk memanfaatkan perpustakaan desa dalam meningkatkan perpustakaan berbasis inklusi sosial masih rendah. Adapun upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut adalah melakukan kerjasama dengan pihak lain di Kabupaten Merangin dan menggunakan dana yang ada secara optimal