Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG STUNTING DENGAN POLA ASUH PEMBERIAN MAKAN PADA BALITA DI DESA SUI BEMBAN Nurhasanah Nurhasanah; Khairunnisa -
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v8i2.971

Abstract

Latar Belakang: Indonesia merupakan salah satu negara dengan prevalensi stunting yang cukup tinggi dibandingkan dengan negara berpendapatan menengah lainnya. Balita yang mengalami stunting  memiliki tingkat kecerdasan tidak maksimal, menjadikan anak menjadi lebih rentan terhadap penyakit. Tujuan: Mengetahui Pengetahuan Ibu tentang Stunting dan Pola Tindakan Asuh  terhadap pemberian makan pada Balita. Metode: Penelitian korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian ibu yang mempunyai anak balita. Teknik pengambilan sampel menggunakaan total sampling yaitu keseluruhan dari semua jumlah populasi yaitu 35 orang yang mempunyai balita. Analisis data dengan uji Chi-square dengan tingkat kepercayaan (0,05) dan confidence interval (CI=95%). Hasil : Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji Chi-square didapatkan p = 0,431 (p >0,05) tidak ada hubungan antara pengetahuan responden tentang stunting terhadap pola asuh pemberian makan pada balita. Kesimpulan: Pengetahuan tentang stunting pada balita Sebagian besar dikategorikan kurang dengan jumlah 21  (60%) dibandingkan yang mempunyai pengetahuan baik yang berjumlah 14 (40%).Tindakan tentang pola asuh pemberian makan pada balita Sebagian besar mendukung dengan jumlah 27 responden (77,1%) dibandingkan dengan yang mempunyai Tindakan tidak mendukung yang berjumlah 8 (22,9%) Tidak adanya hubungan pengetahuan responden tentang stunting dengan Tindakan pola asuh pemberian makan balita dengan  p Value 0,431 ( p > 0,05)
Pendidikan Kesehatan bagi Ibu Hamil dengan Tema “Pentingnya Anc Rutin dan Mengenal Tanda Bahaya dalam Kehamilan” Tilawaty Aprina; Yenny Puspitasari; Nurhasanah Nurhasanah
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v5i3.8266

Abstract

Maternal health is crucial to ensure the safety and well-being of both the mother and fetus, and therefore requires continuous monitoring through communication, education, and antenatal care (ANC). However, low adherence to ANC visits remains a challenge, as it delays the early detection of risks and contributes to persistently high maternal and infant mortality rates in Indonesia. This community service program was conducted at the Sui Raya Dalam Public Health Center, Kubu Raya Regency, with the aim of improving pregnant women’s knowledge of ANC and pregnancy danger signs. A total of 41 respondents participated in the intervention, which utilized video-based education, online forms distributed via WhatsApp, and a structured pre-test and post-test evaluation to measure knowledge improvement. The findings revealed a strong positive and statistically significant correlation (r = 0.580, p = 0.001) between pre-test and post-test scores. This result demonstrates that health education is effective in enhancing pregnant women’s knowledge, particularly regarding the importance of routine ANC visits and recognizing pregnancy danger signs. Moreover, the integration of digital platforms such as videos and mobile applications proved beneficial in delivering accessible and engaging health information. In conclusion, health education is a practical and impactful strategy to strengthen maternal knowledge and awareness. Collaborative approaches that combine conventional health services with digital technologies can help overcome resource limitations in primary health care and contribute to reducing maternal and infant mortality rates.