Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat menuntut masyarakat untuk mampu beradaptasi dengan era digital guna meningkatkan daya saing dan kesejahteraan ekonomi. Salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan usaha adalah e-commerce, yang memberikan kemudahan dalam promosi, pemasaran, dan penjualan produk secara lebih luas. Namun, masyarakat Desa Pangpajung, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, masih menghadapi berbagai kendala, seperti promosi dan penjualan produk yang dilakukan secara tradisional serta kemampuan manajemen usaha yang belum optimal. Kondisi tersebut menyebabkan peluang pengembangan usaha dan peningkatan pendapatan masyarakat belum dapat dimanfaatkan secara maksimal. Sebagai upaya mengatasi permasalahan tersebut, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa Pelatihan Manajemen E-Commerce bagi masyarakat Desa Pangpajung. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep dan pemanfaatan e-commerce serta mendorong pengembangan ekonomi kreatif guna meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pendekatan partisipatif, penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Melalui metode tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya e-commerce dalam mendukung kegiatan wirausaha, strategi pemasaran digital, serta pengelolaan usaha yang lebih efektif dan profesional. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme yang tinggi dalam mengikuti pelatihan dan menunjukkan minat yang besar untuk menerapkan e-commerce dalam usaha mereka. Selain itu, peserta berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan materi yang lebih beragam. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital sehingga dapat memperluas pasar, meningkatkan daya saing usaha, dan mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera.