Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Media Pembelajaran Melalui Kegiatan Morance Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Marlinda Marlinda; Hambali Hambali
Jurnal Pendidikan Guru Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan Guru Anak Usia Dini (JUPEGU-AUD)
Publisher : Pendidikan PG-PAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatkan kemampuan motorik halus melalui kegiatan meronce menggunakan media pembelajaran pada kelompok A (4-5 tahun) di TK Negeri Pembina Blang Mangat Kecamatan Blang Mangat. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas secara kolaboratif antara peneliti dan guru kelas. Model penelitian PTK. Subjek penelitian ini yaitu anak Kelompok A (4-5 tahun) di TK Negeri Pembina Blang Mangat Kecamatan Blang Mangat, sejumlah 16 anak. Objek penelitian adalah meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Pengumpulan data akan dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan meronce yang dilakukan dengan meronce menggunakan berbagai media yang dilakukan berulang-ulang dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Peningkatan dapat dilihat pada hasil penelitian untuk kondisi pra tindakan dilihat dari segi kecermatan (47,9%) dari segi kecepatan (43,7%). Setelah dilakukan penelitian pada siklus I hasil kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan morence dengan berbagai media mengalami peningkatan, yang dapat dilihat dari segi kecermatan (56,2%) dari segi kecepatan (58,5%), Pada siklus II meningkat dari pertemuan sebelumnya segi kecermatan (87,5%) dari segi kecepatan (85,4%), sehingga penelitian ini dihentikan karena sudah memenuhi kriteria indikator keberhasilan.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Open Ended Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas XI di SMA Negeri 1 Peusangan Fadhlia Fadhlia; Marlinda Marlinda; Sofi Amalia; Dini Rifani
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.657

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan proses berpikir secara intelektual mencari, menganalisis, dan mengevaluasi informasi dari pengamatan atau pengalaman kemudian menggunakannya untuk bertindak serta merumuskan suatu kesimpulan. Rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik merupakan sebuah permasalahan pendidikan, salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis yaitu dengan memilih model pembelajaran yang tepat. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah open ended learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI di SMA N1 Peusangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penilitian yang digunakan adalah quasi eksperimen desain. Sampel dalam penilitian ini adalah siswa kelas XI2 dengan jumlah 30 siswa sebagai kelas kontrol dan siswa kelas XI3 dengan jumlah 30 siswa sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis hipotesis menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah open ended learning berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas XI di SMA N 1 Peusangan. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian signifikan nilai yang diperoleh nilai Sig < a yaitu 0,013 < 0,05. Artinya Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan Model Pembelajaran berbasis masalah open ended learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Model pembelajaran berbasis masalah open ended learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 11,27% daripada pembelajaran konvesional.