Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Campuran Serat Serabut Kelapa Dengan Serat Daun Nanas Sebagai Bahan Penambah Serat Sellulosa Pada Split Mastic Asphalt (SMA) R Efrida; M H Gultom; I Dewi; D R W Oktaviani
Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil) / Journal MESIL (Machine Electro Civil) Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Mesil (Mesin Elektro Sipil)
Publisher : Cered Indonesia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jm.v1i1.708

Abstract

Split Mastic Asphalt (SMA) is a thin surface layer, has good resistance to grooves (rutting) and has a high durability so that the SMA is suitable for heavy surface road surfaces. The main constituent material is aggregate and asphalt, this study tried to use coconut fiber fibers with pineapple leaf fiber as added material. This study aims to determine how much the value of Marshall characteristics in asphalt mixes using coconut fiber fibers with pineapple leaf fibers as added ingredients. The results showed that the use of coconut fiber fibers with pineapple leaf fibers will affect the characteristics of the asphalt mixture. The Marshall Test data obtained obtained the highest value of stability of 874 kg, bulk density of 2.231 gr / cc, flow of 2.51 mm, void in mineral aggregate of 45.42%, Air Voids 4.89% So it can be concluded that the content pineapple leaf fiber meets Marshall Test Requirements
Analisis penerapan Metode Fast Track Pada Proyek Pembangunan Jembatan Aek Hulim Kabupaten Padang Lawas M A Athallasyah; R Efrida
Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil) Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil)
Publisher : Cered Indonesia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jm.v5i1.1069

Abstract

Proyek konstruksi merupakan rangkaian kegiatan yang berkaitan dengan pembangunan, biaya yang besar, dan merupakan pekerjaan pokok bidang teknik sipil dan arsitektur. Dalam melaksanakan kegiatan tersebut perlu dipahami keseluruhan proses dan metode yang digunakan dalam proses konstruksi. Ada beberapa jenis penjadwalan dalam proyek salah satu nya dengan metode fast track. Fast track merupakan suatu metode penjadwalan yang waktu penyelesaian proyek yang lebih cepat dari pada waktu yang sudah direncanakan dengan menggunakan cara-cara yang lebih efisien sehingga dapat mereduksi waktu pelaksanaan proyek. Tujuan dari penelitian ini ialah mengetahui penghematan waktu dan pekerjaan apa saja yang menjadi lebih singkat setelah diterapkan penjadwalan dengan metode fast track pada proyek pembangunan jembatan Aek Hulim Kabupaten Padang Lawas. Dari hasil penelitian dinyatakan bahwa waktu pelaksanaan awal adalah 173 hari sedangkan dengan menggunakan metode fast track didapatkan 143 hari, terjadi percepatan pelaksanaan pekerjaan pada beton struktur fc 20 MPa, fc 30 MPa, Baja tulangan polos BjTP 280, dan baja tulangan sirip BjTs 420A. Maka dengan menggunakan metode fast track terjadi percepatan waktu selama 30 hari dari waktu pelaksanaan awal atau terjadi percepatan sebesar 17,34 % dari perencanaan awal.