Boyman Aspirasi Zebua
Sekolah Tinggi Teologi Soteria Purwokerto

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pentingnya Doa bagi setiap Orang Kristen Berdasarkan ST. Aphrahat Boyman Aspirasi Zebua
CHARISTHEO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 2, No 1 (2022): September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Anugrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54592/jct.v2i1.67

Abstract

This article discusses the nature and meaning of prayer offered by St. Aphrahat. The meaning that will be carried out by humans often does not have a meeting point between human desires and God's will. Humans actually interpret prayer as a tool that is only used for a short time with a short desire as well. This means that prayer can be carried out according to when humans want to pray and what is the situation of the human being who is praying at that time. On the other hand St. Aphrahat looks at prayer from a more spiritual perspective. Aphrahat considers that a prayer must be based on how the human experiences the knowledge of the person of God so that they can understand how God's will can be expressed in human life. So this study aims to discuss the importance of prayer for everyone who is not based on St. Aphrahat. The research method used in writing this article is the library method. The results of this study explain that prayer plays an important role in making the journey and journey of human life so that these people get safe and prosperous in God. St. Aphrahat said when humans pray, the prayer that is said must come from a pure heart and offer it completely to God. praying like this is praying according to God will. Artikel ini membahas bagaimana hakikat dan pemaknaan doa yang ditawarkan oleh St. Aphrahat. Pemaknaan akan doa oleh manusia seringkali tidak memiliki titik temu antara keinginan manusia dan kehendak Allah. Manusia justru memaknai doa sebagai alat yang hanya digunakan dalam waktu singkat dengan keinginan yang singkat pula. Artinya doa dapat terlaksana sesuai dengan kapan manusia tersebut ingin berdoa dan bagaimana situasi manusia tersebut yang mengharuskan dia memanjatkan doa pada saat itu. Di lain sisi St. Aphrahat melihat doa dari sudut spiritual secara lebih mendalam. Aphrahat menilai bahwa sebuah doa harus berdasarkan bagaimana manusia tersebut mengalami pengenalan akan pribadi Allah sehingga dapat mengerti bagaimana kehendak Allah dapat dinyatakan dalam kehidupan manusia tersebut. Sehingga penelitian ini bertujuan membahas tentang pentingnya doa bagi setiap orang Kristen yang didasari dari St. Aphrahat. Metode penelitian yang digunakan dalam menulis artikel ini adalah metode literatur. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa doa memegang peranan penting untuk kelangsungan dan perjalanan hidup manusia agar orang tersebut memperoleh selamat dan sejahtera di dalam Tuhan. St. Aphrahat mengatakan ketika manusia berdoa, doa yang dipanjatkan itu mesti berasal dari hati yang murni dan dipersembahkan sepenuhnya bagi Tuhan. Berdoa seperti ini yang dinamakan berdoa sesuai dengan kehendak Allah. Kata kunci: Doa; St. Aphrahat; Manusia; Allah; Berdoa.
Belajar Mengenal dan Memahami Kemanusiaan Yesus Kristus Berdasarkan Kitab Yohanes Boyman Aspirasi Zebua
Jurnal Teologi Cultivation Vol 6, No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jtc.v6i2.769

Abstract

Artikel ini membahas tentang mengenal dan memahami kemanusiaan Yesus Kristus dengan benar. Dalam hal ini, belajar mengenal dan memahami kemanusiaan Yesus Kristus, berarti masuk pada pengenalan pribadi Yesus Kristus yang sebenarnya, Dia adalah “Anak Allah” bukan dalam wujud kemanusiaan-Nya, melainkan dalam keberadaan-Nya sebagai Firman. Tuhan Yesus Kristus adalah manusia, Dialah yang akan menjadi satu-satunya jalan keselamatan bagi manusia. Setelah kebangkitan-Nya, menjadi Mesias/Kristus dalam kesempatan ini manusia yang telah percaya akan punya kesempatan untuk ikut ambil bagian dalam kemuliaan yang sama yang Dia miliki, yakni kodrat Ilahi. Jadi, penelitian ini bertujuan membahas bagaimana seseorang tersebut belajar dan memahami bahwa pentingnya mengenal kemanusiaan Yesus Kristus yang didasari dari Kitab Yohanes. Metode penulisan yang digunakan dalam menulis artikel ini adalah metode literatur. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa belajar dan memahami kemanusiaan Yesus Kristus tentu tidaklah mudah, sebab butuh ketekunan dan kesungguhan hati dalam mengerti dan memahami Tuhan Yesus Kristus adalah manusia. Memahami kemanusiaan Yesus dengan benar akan berada pada pemahaman bahwa Yesus adalah Anak Tunggal Allah, berada di dalam diri Allah, keluar dari diri Allah dan diutus oleh Allah turun ke dunia, mengambil peran sebagai jaminan keselamatan bagi manusia berdosa. Dari kitab Yohanes sendiri menyimpulkan bahwa hanya Allah yang dapat menyediakan keselamatan itu, dan lewat kemanusiaan Yesus Kristus barulah manusia memperoleh keselmatan.