Rusdiana Rusdiana
Program Studi Diploma Tiga Keperawatan, Stikes Intan Martapura

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN PENATALAKSANAAN PNEUMONIA PADA BALITA DI RUMAH TANGGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TIRTA JAYA KECAMATAN BAJUIN KABUPATEN TANAH LAUT TAHUN 2021 Rusdiana Rusdiana
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 3: Agustus 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan adalah salah satu faktor predisposing terbentuknya sikap pada ibu, pentingnya ibu mengetahui tentang pneumonia, sehingga ibu dapat mencegah dan segera melakukan pemeriksaan apabila terdapat tanda dan gejala pneumonia. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu dalam penatalaksanaan pneumonia pada balita di rumah tangga. Metode penelitian korelasi menggunakan pendekatan cross sectional dengan instrument kuesioner, populasi seluruh balita yang terkena pneumonia di wilayah kerja puskesmas Tirta Jaya dengan total sampling sehingga jumlah sampel 82 responden. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini quesioner. Hasil penelitian ini diperoleh p = 0,010 berarti Ho gagal di terima yang berarti atau dapat di simpulkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan penatalaksanaan dimana nilai koefisien korelasi adalah -0,283 dan hal ini menunjukan bahwa arah negatif dengan kekuatan korelasi rendah dan di peroleh p = 0,008 berarti Ho gagal di terima atau dapat di simpulkan ada hubungan yang signifikan antara sikap dengan penatalaksanaan dimana nilai koefisien korelasi adalah -0,290. Hal ini menunjukan bahwa arah korerlasi negatif dengan kekuatan korelasi rendah. Disarankan perlu adanya peningkatan pengetahuan tentang Penatalaksanaan pneumonia pada balita di rumah tangga dan bersikap positif agar terhindar dari terjadinya kematian dan berkonsultasi ke petugas kesehatan agar tidak menjadi lebih parah dan bisa dicegah sedini mungkin