Asih Prihandini
Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KELAS SOSIAL DI NOVEL THE GREAT GATSBY Faris Maulana Subekti; Asih Prihandini
MAHADAYA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 2 No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v2i2.7679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelas sosial dan ekonomi di dalam novel The Great Gatsby karya Scott Fitzgerald berdasarkan perspektif teori sastra Marxisme. Kelas sosial adalah kemampuan manusia untuk memenuhi berbagai kebutuhan tergantung pada keterlibatan mereka dalam hubungan sosial dengan orang lain untuk mengubah lingkungan material melalui kegiatan produktif mereka. Definisi ekonomi adalah sesuatu yang berkaitan dengan deskripsi dan analisis produksi, distribusi, dan konsumsi barang dan jasa. Ketika berpikir tentang kelas sosial dan situasi ekonomi, ada beberapa contoh teks yang mencerminkan pengalaman Fitzgerald dalam novel. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif untuk menganalisis tulisan ini. Temuannya adalah Novel The Great Gatsby membahas topik tentang uang, kekayaan, dan kelas, yang merupakan tema utama yang mendorong plot, dan menunjukkan bagaimana karakter berperilaku, berpikir, dan berkolaborasi dengan karakter yang berbeda. Nick adalah narator dalam Novel The Great Gatsby dan dia adalah karakter yang pengalamannya sama dengan Fitzgerald yang menggambarkan semua sikap karakter, kelas dan situasi ekonomi dalam cerita ini. Perspektif Marxisme mengatakan bahwa ini adalah representasi dari fakta bahwa orang tidak pernah puas dengan apa yang mereka miliki, bahkan jika mereka tampaknya memiliki segalanya. Tema materialisme melingkupi sebagian besar Great Gatsby, dan pada akhirnya, tidak ada yang pantas mendapatkannya. Kata kunci: Marxisme, Kelas Sosial, Ekonomi
ANALISIS MAKNA DENOTASI PADA FITUR "MENDENGARKAN SECARA OFFLINE" DI APLIKASI SPOTIFY Nadia Gameta Seba; Asih Prihandini
MAHADAYA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 1 No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.688 KB) | DOI: 10.34010/mhd.v1i2.5379

Abstract

In this modern era, many people from various backgrounds listen to music through digital album applications. This study was made to analyze one of the features of digital music applications that have many listeners in various parts of Indonesia. This study aims to describe the meaning of the denotation "Mendengarkan Secara Offline" on the feature in the Spotify application. In this study, a descriptive qualitative approach was used to reveal the meaning of the denotation "Mendengarkan Secara Offline". The technique of data collection was done by using sentence analysis. This study concludes that the denotation meaning of "Mendengarkan Secara Offline" feature in the Spotify application means that music in online music applications can be listened while being offline. It can be listened without having an internet connection. The music could be saved using any storage in the phone's memory. "Mendengarkan Secara Offline" feature allows the users listen to music easily and it offers convenience to users listen to music freely.