Elen Prihana Putri
Statistika, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan metode regresi linier berganda untuk memperkirakan curah hujan (studi kasus: Stasiun Geofisika Sleman) Rizky Normelia; Titian Dewi Fortuna; Elen Prihana Putri; Edy Widoso
Jurnal Ilmiah Matematika Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/konvergensi.v9i1.23054

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui estimasi curah hujan di Yogyakarta. Variabel yang digunakan untuk memprediksi curah hujan menggunakan analisis regresi linier berganda adalah suhu dan lama penyinaran matahari. Diaplikasikan data rata-rata per bulan masing-masing variabel yang diperoleh melalui website BMKG Stasiun Geofisika Sleman dari bulan Januari 2016 - Mei 2021. Berdasarkan analisis yang telah dilaksanakan diperoleh bahwa variabel lama penyinaran berpengaruh secara negatif terhadap curah hujan. Koefisien determinasi model sebesar 0.1136 yang berarti kemampuan model dalam menjelaskan variabel lama penyinaran terhadap curah hujan adalah sebesar 11.36 % sedangkan sisanya 88.64 % merupakan penjelasan atau pengaruh dari faktor lainnya yang belum terdapat di dalam model.
Penerapan metode regresi linier berganda untuk memperkirakan curah hujan (studi kasus: Stasiun Geofisika Sleman) Rizky Normelia; Titian Dewi Fortuna; Elen Prihana Putri; Edy Widoso
Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 9 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/konvergensi.v9i1.23054

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui estimasi curah hujan di Yogyakarta. Variabel yang digunakan untuk memprediksi curah hujan menggunakan analisis regresi linier berganda adalah suhu dan lama penyinaran matahari. Diaplikasikan data rata-rata per bulan masing-masing variabel yang diperoleh melalui website BMKG Stasiun Geofisika Sleman dari bulan Januari 2016 - Mei 2021. Berdasarkan analisis yang telah dilaksanakan diperoleh bahwa variabel lama penyinaran berpengaruh secara negatif terhadap curah hujan. Koefisien determinasi model sebesar 0.1136 yang berarti kemampuan model dalam menjelaskan variabel lama penyinaran terhadap curah hujan adalah sebesar 11.36 % sedangkan sisanya 88.64 % merupakan penjelasan atau pengaruh dari faktor lainnya yang belum terdapat di dalam model.