Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODEL PERILAKU PENGGUNA SEPEDA MOTOR DALAM MEMILIH LOKASI PARKIR (STUDI KASUS: KOTA SURABAYA - INDONESIA) Sri Wiwoho
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 1 No 1 (2015): Narotama Jurnal Teknik Sipil (JUNI, 2015)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Surabaya semakin hari semakin mengalami permasalahan transportasi, salah satunya adalah masalah parkir. Permasalahan parkir yang ada diantaranya jumlah kendaraan parkir di badan jalan lebih dominan dibandingkan di luar badan jalan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui model perilaku parkir sepeda motor dalam memilih lokasi yang dibutuhkan. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dan regresi logistik dengan menggunakan data hasil kuesioner yang dilakukan pada 348 orang responden di Surabaya. Hasil analisis menunjukkan responden terbesar laki-laki (58,6%), usia terbanyak lebih dari 40 tahun (42,4%), pendidikan terbanyak SMA (42,4%), pekerjaan terbanyak Swasta (35,2%), pendapatan terbesar 1 – 2 juta (26,7%), kegiatan parkir terbesar pada siang hari (50%), durasi parkir terbanyak kurang dari 1 Jam (44,8%), frekuensi parkir kurang dari 1 kali (71%) dan lokasi parkir yang sering dipilih adalah on street (38,1%). Disimpulkan bahwa pengguna sepeda motor akan beralih dari pelataran ke lokasi lainnya (gedung dan Onstreet) saat waktu parkir di siang hari, pengguna sepeda motor akan memilih lokasi gedung dibandingkan pelataran dan on street, saat tingkat pendapatannya semakin tinggi dan ketersediaan parkir on street dan parkir pelataran akan membantu pengguna sepeda motor melakukan pemilihan pada lokasi tersebut, sehingga bila lokasi parkir tersebut tidak ada, pengguna sepeda motor akan memilih lokasi parkir gedung. Kata kunci: peluang pilihan lokasi parkir, sepeda motor, multinomial logit model.
Model Transportasi Terintegrasi Untuk Meningkatkan Efisiensi Tata Kelola Angkutan Umum Perkotaan (Studi Kasus: BRT Trans Jatim Porong–Sidoarjo–Surabaya) Sri Wiwoho; Aristiono, Aristiono; Mayasari, Sri
MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil Vol 7 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/modulus.v7i2.7125

Abstract

This study aims to design an integrated transportation model to improve the efficiency of urban public transportation governance, with a case study on the Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jatim corridor Porong–Sidoarjo–Surabaya. The study uses a quantitative approach with a simple linear regression method. Data were collected through questionnaires distributed to BRT users and analyzed using SPSS software. The analysis showed that mode integration has a significant influence on the efficiency of public transportation governance, with a correlation coefficient (R) of 0.800 and a determination coefficient (R²) of 0.640. The significance test showed a Sig. value of 0.009. The resulting regression equation is Y = 0.694 + 0.834X. This model indicates that increased integration in transportation can significantly enhance the efficiency of public transportation system management.