Muhlis Madani
Universitas Muhammadiyah Makassar, Jl. Sultan Alauddin No. 259 Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Nilai Nilai Pancasila Dalam Pengembangan Karakter Siswa Pada Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Wuring Kabupaten Sikka Halimatun Sadia; Muhlis Madani; Muhajir Muhajir
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 7 No. 1 (2022): Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/naturalistic.v7i1.1878

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi nilai-nilai Pancasila pada program kegiatan pengembangan karakter siswa yang dilakukan oleh guru melalui proses pembelajaran pada matapelajaran pendidikan kewarganegaraan, dan memperlihatkan faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan karakter siswa yaitu factor pendukung dan factor penghambat program madrasah baik secara eksternal maupun internal. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian menggunakan teknik analisis data, yang terdiri atas tahap pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam pengembangan karakter siswa melalui pembelajaran pendidikan kewarganegaraan dilakukan melalui kegiatan rutin yaitu pada proses kegiatan belajar mengajar di dalam dan diluar kelas, keteladanan, pencontohan, pembiasaan, ekstrakurikuler. Adapun factor pendukung dan penghambat yaitu ketercapaian pemetaan budaya mutu system penjaminan mutu internal (SPMI), letak sekolah yang strategis, dukungan dari kepala sekolah, pendidik, stake holder, sarana prasarana, pemerintah daerah dan masyarakat serta dukungan orang tua siswa, sedangkan factor penghambatnya adalah pendanaan atau keuangan yang dialami oleh pihak madrasah sehingga pelaksanaan pemetaan mutu internal belum maksimal. Selain itu karakteristik dan latar belakang keluarga yang berbeda dari peserta didik. Ketersediaan Sarana Prasarana dan vasilitas yang dianggap kurang maksimal dalam kegiatan ekstrakurikuler yang mempengaruhi pengembangan karakter siswa. Program pelaksanaan pengembangan karakter siswa juga tidak terlepas dari peran lingkungan masyarakat sebagai penyemai nilai-nilai dan norma aturan yang secara langsung maupun tidak langsung berdampak juga dalam proses pengembangan karakter siswa sebagai generasi emas yang akan melanjutkan masa depan bangsa dan negara Indonesia dan menjadikan Pancasila sebagai jati diri bangsa dan negara Indonesia.