Fatimatul Zuhroh
Institut Al-Ma’arif Way Kanan

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kompetensi Guru Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Fatimatul Zuhroh
Tadzkirah : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : STAI Al-Ma`arif Way Kanan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.458 KB) | DOI: 10.55510/tadzkirah.v3i1.61

Abstract

Kompetensi guru dapat mempengaruhi pembentukan pendidikan karakter pada peserta didik. Pendidikan tidak hanya terkait dengan bertambahnya ilmu pengetahuan, namun harus mencakup aspek sikap dan perilaku sehingga dapat menjadikan anak sebagai manusia yang bertakwa, berilmu, dan berakhlak mulia. Jenis penelitian ini adalah studi multisitius dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di MIN 2 Kota Kediri dan MIS Islmiyah Kota Kediri. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan pengecekan keabsahan data menggunakan trangulasi sumber, teknik, dan waktu. Untuk tahapan penelitian menggunakan tahap pra lapangan, tahap lapangan, dan tahap analisa data. Temuan penelitian didapatkan data bahwa kompetensi pedagogik dalam membentuk karakter guru di MIN 2 Kota Kediri dan MIS Islamiyah Kota Kediri meliputi penyusunan perangkat pembelajaran, pembentukan karakter, penggunaan media pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. Sedangkan kompetensi profesional dalam membentuk karakter guru di MIN 2 Kota Kediri dan MIS Islamiyah Kota Kediri meliputi kompetensi profesional dan pengelolaan kelas.
PENGGUNAAN MEDIA FLASHCARD UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA DI BIMBEL AHE KECAMATAN BARADATU KABUPATEN WAY KANAN TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Annisatul Jannah; Fatimatul Zuhroh
Tadzkirah : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 1 (2022): tadzkirah
Publisher : STAI Al-Ma`arif Way Kanan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.354 KB) | DOI: 10.55510/tadzkirah.v3i2.100

Abstract

Pendidikan merupakan usaha yang dilakukan secara sadar dalam rangka membimbing dan mengarahkan perkembangan anak kearah dewasa. Dewasa artinya bertanggung jawab terhadap dirinya, keluarganya, masyarakatnya, bangsanya dan negaranya. Selanjutnya, bertanggung jawab terhadap segala resiko dari sesuatu yang telah menjadi pilihannya. Pendidikan dapat diperoleh melalui jalur formal, non formal dan informal. Bimbel AHE Kecamatan Baradatu merupakan tempat bimbingan belajar yang berfokus kegiatan belajar membaca sambil bermain, karena terdapat metode enam langkah efektif untuk membimbing anak dalam kegiatan belajar membaca, yaitu senam otak, remidi, baca modul, pengayaan, menulis, dan permainan edukatif seperti. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif den jenis Penelitian adalah deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam pengecekan keabsahan data, peneliti menggunakan uji kredibilitas triangulasi sebagai pengecekan data dari berbagai sumber dengan berbagai teknik pengumpulan data dan berbagai waktu. Sedangkan tahapan dalam penelitian kualitatif, yaitu tahap pra-lapangan, tahap lapangan, dan tahap analisis data. Analisis data dalam penelitian kualitatif ini, yaitu: data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan bahawa penggunaan Media Flashcard Di Bimbel AHE Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan hanya menekankan persepsi mata dan ukurannya terbatas untuk kelompok belajar dalam jumlah besar sehingga sangat cocok digunakan karena sistem belajarnya satu guru memegang dua murid, sehingga murid akan lebih fokus saat belajar. Di Bimbel AHE media flashcard yang digunakan adalah media flashcard yang tulisannya sesuai dengan modul level 1 sampai level 7 tanpa ada gambar. Seperti pada modul AHE, media flashcard AHE juga untuk di level 1 terdiri dari tulisan perkata seperti (a ba ca da dan seterusnya sampai za). Sedangkan di flashcard level 2 menggunakan huruf i dibelakang huruf konsonan seperti (i bi ci di dan seterusnya sampai zi), begitu pula flashcard level 3, 4 dan 5 menggunakan huruf vokal (a iu o e) di belakang huruf konsonan. Sedangkan di flashcard level 6-7 sudah mulai menggabungkan kata menjadi kalimat, seperti (dana, canda, ganda, bunga, menyapu, jangan, tengah, pramuka, tradisi dan lain-lain).
Konsep Pendidikan Anak Dalam Keluarga Perspektif Muhammad Quraish Shihab Fatimatul Zuhroh; Bahroni Bahroni
Jurnal Kajian Pendidikan Islam Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58561/jkpi.v2i1.63

Abstract

Orang tua adalah pendidik pertama dan yang paling utama bagi anaknya terutama dalam hal penanaman keimanan. Dikatakan pendidik pertama dan yang paling utama karena orang tua mempunyai pengaruh yang paling besar terhadap pendidikan anak. Dalam penelitian ini, peneliti mencoba meneliti Konsep Pendidikan Anak Dalam Keluarga Perspektif Muhammad Quraish Shihab. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan pendekatan kualitatif. Data primer penelitian ini adalah buku Muhammad Quraish Shihab yang berjudul “Secercah Cahaya Ilahi”. Sedangkan data sekunder adalah informasi yang berkaitan dengan objek penelitian yang disampaikan orang lain. Data ini digunakan sebagai data penunjang yang relevan dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1) Pendidikan Anak, konsep mendidik anak secara global sudah tersirat dan tersurat di dalam Al-Qur’an dan buku-buku lain yang dilengkapi ilmu psikologi pendidikan dan ilmu-ilmu yang relevan dengan pendidikan anak penting dipakai sebagai rujukan; (2) Pendidikan Agama Anak Dalam Keluarga, orang tua memiliki peran yang utama dan pertama pada pendidikan anak. Karena anak cenderung bersifat imitiatif terhadap orang tua; (3) Mendidik Anak Mengerjakan yang Makruf, akan mencegah perbuatan maksiat yang ingkar pada perintah dan larangan Allah SWT.  Serta dalam menjalankan kehidupannya dibarengi dengan kewajiban takwa serta anjuran untuk mendapatkan keridhaan-Nya; (4) Mendidik anak dengan Al-Qur’an, hendaklah ibu-bapak mendidik anak-anaknya supaya mereka membiasakan diri memperbuat kebajikan, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk orang lain atau masyarakat. Juga supaya menjauhi perbuatan-perbuatan yang buruk, yang merugikan kepada diri sendiri dan merusak kepada orang lain; dan (5) Kewajiban Orang Tua dan Masyarakat, tujuan pendidikan anak dalam keluarga adalah agar anak memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensi diri, bermanfaat untuk orang lain dan masyarakat dan membangun anak yang berakhlak al-karimah
Exploring Children's Character Education through the Moral Teachings of Raden Mas Panji Sosrokarton Fatimatul Zuhroh
Journal of Childhood Development Vol. 2 No. 2 (2022): Journal of Childhood Development
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Institut Agama Islam Ma'arif (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jcd.v2i2.3881

Abstract

This research examines Sosrokartono's teachings that involve the harmony of human relationships with God and fellow creatures. These teachings align with the values of Pancasila as the foundation of the state and reflect the character of education. This literature research uses a qualitative method with interpretation, abstraction analysis, and verstehen. The results show that Sosrokartono's moral teachings are practical and humanist. The practical nature is reflected in daily examples, while the humanist nature invites humans to help others with love and devotion to God. These teachings align with the main values of character building, including religion, nationalism, independence, cooperation, and integrity. In conclusion, Sosrokartono's teachings have strong relevance to character education and the values of Pancasila.
PENGGUNAAN MEDIA FLASHCARD UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA DI BIMBEL AHE KECAMATAN BARADATU KABUPATEN WAY KANAN TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Annisatul Jannah; Fatimatul Zuhroh
Tadzkirah : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 1 (2022): Tadzkirah : Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : LPPM Institut Al-Ma`arif Way Kanan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55510/tadzkirah.v3i2.100

Abstract

Pendidikan merupakan usaha yang dilakukan secara sadar dalam rangka membimbing dan mengarahkan perkembangan anak kearah dewasa. Dewasa artinya bertanggung jawab terhadap dirinya, keluarganya, masyarakatnya, bangsanya dan negaranya. Selanjutnya, bertanggung jawab terhadap segala resiko dari sesuatu yang telah menjadi pilihannya. Pendidikan dapat diperoleh melalui jalur formal, non formal dan informal. Bimbel AHE Kecamatan Baradatu merupakan tempat bimbingan belajar yang berfokus kegiatan belajar membaca sambil bermain, karena terdapat metode enam langkah efektif untuk membimbing anak dalam kegiatan belajar membaca, yaitu senam otak, remidi, baca modul, pengayaan, menulis, dan permainan edukatif seperti. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif den jenis Penelitian adalah deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam pengecekan keabsahan data, peneliti menggunakan uji kredibilitas triangulasi sebagai pengecekan data dari berbagai sumber dengan berbagai teknik pengumpulan data dan berbagai waktu. Sedangkan tahapan dalam penelitian kualitatif, yaitu tahap pra-lapangan, tahap lapangan, dan tahap analisis data. Analisis data dalam penelitian kualitatif ini, yaitu: data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan bahawa penggunaan Media Flashcard Di Bimbel AHE Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan hanya menekankan persepsi mata dan ukurannya terbatas untuk kelompok belajar dalam jumlah besar sehingga sangat cocok digunakan karena sistem belajarnya satu guru memegang dua murid, sehingga murid akan lebih fokus saat belajar. Di Bimbel AHE media flashcard yang digunakan adalah media flashcard yang tulisannya sesuai dengan modul level 1 sampai level 7 tanpa ada gambar. Seperti pada modul AHE, media flashcard AHE juga untuk di level 1 terdiri dari tulisan perkata seperti (a ba ca da dan seterusnya sampai za). Sedangkan di flashcard level 2 menggunakan huruf i dibelakang huruf konsonan seperti (i bi ci di dan seterusnya sampai zi), begitu pula flashcard level 3, 4 dan 5 menggunakan huruf vokal (a iu o e) di belakang huruf konsonan. Sedangkan di flashcard level 6-7 sudah mulai menggabungkan kata menjadi kalimat, seperti (dana, canda, ganda, bunga, menyapu, jangan, tengah, pramuka, tradisi dan lain-lain).