Hasanuddin Hasanuddin
STKIP Muhammadiyah Barru

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA MANAJEMEN PEMBELAJARAN BIMBINGAN KONSELING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA SMP NEGERI 3 BARRU Hasanuddin Hasanuddin
Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana hubungan antara manajemen pembelajaran guru Bimbingan dan Konseling di SMPN 3 Barru Kabupaten Barru dan Bagaimana gambaran hasil belajar siswa di SMPN 3 Barru Kabupaten Barru Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rumus korelasi yang akan menarik 24 sampel kelas VII yang juga merupakan populasi dari 120 siswa kelas VII di SMP Negeri 3 Barru. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa Tidak terdapat hubungan antara manajemen pembelajaran guru Bimbingan dan Konseling di SMPN 3 Barru Kabupaten Barru. Walaupun pada dasarnya tetap saja ada hubungan yang tidak langsung, dapat dilihat pada kualitas hubungan yang hanya pada nilai r =0,4 yang berarti hubungan kedua variabel lemah atau kurang kuat. Gambaran gambaran hasil belajar siswa di SMPN 3 Barru Kabupaten Barru adalah dari 24 responde nilai rata-rata variabel x adalah 48, variabel y 15,17. median variabel x adalah 47,50 , variabel y 16. demikian juga pada mode variabel x adalah 45, variabel y 13. sementara standar deviasi variabel x 2,519 variabel y 1,85. untuk variance variabel x adalah 6,3 variabel y 3,4. untuk range variabel x adalah 7 variabel y 5, dan terakhir adalah jumlah data variabel x adalah 1152 variabel y 364
PENGARUH PEMBERIAN KONSELING PRIBADI TERHADAP KEMAMPUAN BERARGUMENTASI DALAM BERDISKUSI PADA SISWA YANG INTROVER DI SMA NEGERI 1 BARRU Hasanuddin Hasanuddin
Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki rumusan masalah apakah ada pengaruh pemberian konseling pribadi terhadap kemampuan berargumentasi dalam berdiskusi pada siswa yang egois di SMA Negeri 1 Barru, dan apakah ada pengaruh pemberian konseling pribadi terhadap kemampuan berargumentasi dalam berdiskusi pada siswa yang introver di SMA Negeri 1 Barru. Penelitian adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan angka-angka sebagai patron penentu dalam mencapai hasil perhitungan dalam penelitian. Adapaun jenis penelitian ini adalah ex post facto. Berdasarkan hasil penelitian ini maka tidak terdapat pengaruh pemberian konseling pribadi terhadap kemampuan berargumentasi dalam berdiskusi pada siswa yang egois di SMA Negeri 1 Barru. Hal ini dapat dilihat dari nilai signifikansi sebesar 0.069 yang lebih besar dari alpha (α) 0,05 hal ini menunjukkan tidak terdapat pengaruh x terhadap y1. Terdapat pengaruh pemberian konseling pribadi terhadap kemampuan berargumentasi dalam berdiskusi pada siswa yang introver di SMA Negeri 1 Barru. Hal ini dapat dilihat dari nilai signifikansi sebesar 0.001 yang lebih kecil dari alpha (α) yang ditentukan yaitu 0,05 hal ini menunjukkan terdapat pengaruh x terhadap y2
PENGARUH KEEFEKTIFAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA YANG TIDAK NAIK KELAS Hasanuddin Hasanuddin
Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana keefektifan bimbingan kelompok dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa yang tidak naik kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan bimbingan kelompok untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa yang tidak naik kelas. Jenis penelitian yaitu deskriptif kualitatif.subjek penelitian sebanyak 3 orang siswa yang tidak naik kelas. Data dikumpulkan dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor psikologis anak yang tidak naik kelas yaitu kepercayaan menurun (1) siswa tidak berani tampil di muka umum, (2) siswa kurang bergaul, (3) siswa kurang percaya diri. Jadi semua masalah siswa seperti tidak berani tampil di muka umum,siswa kurang bergaul, dan siswa kurang percaya percaya diri dapat diatasi dengan bimbingan sosiodrama. Setelah penelitian memberikan layanan bimbingan kelompok melalui sosiodrama, maka menunjukkan perubahan berupa (1) siswa sudah berani tampil di depan muka, (2) siswa sudah bisa bergaul, dan (3) siswa sudah percaya diri atau sudah bisa menerima keadaannya.
STUDI TENTANG PERGAULAN SOSIAL SISWA INTROVER DI SMP NEGERI 3 TANETE RIAJA Hasanuddin Hasanuddin; Aswandi Aswandi
Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki rumusan masalah yaitu bagaimana pergaulan sosial siswa introver di SMP Negeri 3 Tanete Riaja. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menginvestigasi pergaulan sosial siswa introver di SMP Negeri 3 Tanete Riaja. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dengan subjek penelitian berjumlah 3 orang anak yang terindikasi melakukan pemalakan. Teknik analisis menggunakan data reduction, data display, conclusion atau drawing/verification, dan triangulasi data. Hasil penelitian dibagi menjadi dua. Pertama adalah pemaparan wawancara subjek atau klien. Tahap berikutnya adalah analisis pada setiap klien sesuai dengan kasus pemalakan yang dihadapinya. Kemudian terakhir adalah membuat kesimpulan. Kesimpulan penelitian ini didasarkan pada rumusan masalah tentang bagaimana pergaulan sosial siswa introver di SMP Negeri 3 Tanete Riaja, sehingga berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa pergaulan sosial siswa introver di SMP Negeri 3 Tanete Riaja dipengaruhi faktor antara lain faktor kebiasaan, faktor dorongan orang tua dan lingkungan, dan faktor rasa tidak percaya diri siswa introver.
HUBUNGAN ANTARA MANAJEMEN PEMBELAJARAN BIMBINGAN KONSELING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA SMP NEGERI 3 BARRU Hasanuddin Hasanuddin
Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6 No 2 (2019): JBK (Jurnal Bimbingan dan Konseling)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana hubungan antara manajemen pembelajaran guru Bimbingan dan Konseling di SMPN 3 Barru Kabupaten Barru dan Bagaimana gambaran hasil belajar siswa di SMPN 3 Barru Kabupaten Barru Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rumus korelasi yang akan menarik 24 sampel kelas VII yang juga merupakan populasi dari 120 siswa kelas VII di SMP Negeri 3 Barru. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa Tidak terdapat hubungan antara manajemen pembelajaran guru Bimbingan dan Konseling di SMPN 3 Barru Kabupaten Barru. Walaupun pada dasarnya tetap saja ada hubungan yang tidak langsung, dapat dilihat pada kualitas hubungan yang hanya pada nilai r =0,4 yang berarti hubungan kedua variabel lemah atau kurang kuat. Gambaran gambaran hasil belajar siswa di SMPN 3 Barru Kabupaten Barru adalah dari 24 responde nilai rata-rata variabel x adalah 48, variabel y 15,17. median variabel x adalah 47,50 , variabel y 16. demikian juga pada mode variabel x adalah 45, variabel y 13. sementara standar deviasi variabel x 2,519 variabel y 1,85. untuk variance variabel x adalah 6,3 variabel y 3,4. untuk range variabel x adalah 7 variabel y 5, dan terakhir adalah jumlah data variabel x adalah 1152 variabel y 364
PENGARUH PEMBERIAN KONSELING PRIBADI TERHADAP KEMAMPUAN BERARGUMENTASI DALAM BERDISKUSI PADA SISWA YANG INTROVER DI SMA NEGERI 1 BARRU Hasanuddin Hasanuddin
Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6 No 1 (2019): JBK (Jurnal Bimbingan dan Konseling)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki rumusan masalah apakah ada pengaruh pemberian konseling pribadi terhadap kemampuan berargumentasi dalam berdiskusi pada siswa yang egois di SMA Negeri 1 Barru, dan apakah ada pengaruh pemberian konseling pribadi terhadap kemampuan berargumentasi dalam berdiskusi pada siswa yang introver di SMA Negeri 1 Barru. Penelitian adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan angka-angka sebagai patron penentu dalam mencapai hasil perhitungan dalam penelitian. Adapaun jenis penelitian ini adalah ex post facto. Berdasarkan hasil penelitian ini maka tidak terdapat pengaruh pemberian konseling pribadi terhadap kemampuan berargumentasi dalam berdiskusi pada siswa yang egois di SMA Negeri 1 Barru. Hal ini dapat dilihat dari nilai signifikansi sebesar 0.069 yang lebih besar dari alpha (α) 0,05 hal ini menunjukkan tidak terdapat pengaruh x terhadap y1. Terdapat pengaruh pemberian konseling pribadi terhadap kemampuan berargumentasi dalam berdiskusi pada siswa yang introver di SMA Negeri 1 Barru. Hal ini dapat dilihat dari nilai signifikansi sebesar 0.001 yang lebih kecil dari alpha (α) yang ditentukan yaitu 0,05 hal ini menunjukkan terdapat pengaruh x terhadap y2
PENGARUH KEEFEKTIFAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA YANG TIDAK NAIK KELAS Hasanuddin Hasanuddin
Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7 No 1 (2020): JBK (Jurnal Bimbingan dan Konseling)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana keefektifan bimbingan kelompok dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa yang tidak naik kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan bimbingan kelompok untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa yang tidak naik kelas. Jenis penelitian yaitu deskriptif kualitatif.subjek penelitian sebanyak 3 orang siswa yang tidak naik kelas. Data dikumpulkan dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor psikologis anak yang tidak naik kelas yaitu kepercayaan menurun (1) siswa tidak berani tampil di muka umum, (2) siswa kurang bergaul, (3) siswa kurang percaya diri. Jadi semua masalah siswa seperti tidak berani tampil di muka umum,siswa kurang bergaul, dan siswa kurang percaya percaya diri dapat diatasi dengan bimbingan sosiodrama. Setelah penelitian memberikan layanan bimbingan kelompok melalui sosiodrama, maka menunjukkan perubahan berupa (1) siswa sudah berani tampil di depan muka, (2) siswa sudah bisa bergaul, dan (3) siswa sudah percaya diri atau sudah bisa menerima keadaannya.
STUDI TENTANG PERGAULAN SOSIAL SISWA INTROVER DI SMP NEGERI 3 TANETE RIAJA Hasanuddin Hasanuddin; Aswandi Aswandi
Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7 No 2 (2020): JBK (Jurnal Bimbingan dan Konseling)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki rumusan masalah yaitu bagaimana pergaulan sosial siswa introver di SMP Negeri 3 Tanete Riaja. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menginvestigasi pergaulan sosial siswa introver di SMP Negeri 3 Tanete Riaja. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dengan subjek penelitian berjumlah 3 orang anak yang terindikasi melakukan pemalakan. Teknik analisis menggunakan data reduction, data display, conclusion atau drawing/verification, dan triangulasi data. Hasil penelitian dibagi menjadi dua. Pertama adalah pemaparan wawancara subjek atau klien. Tahap berikutnya adalah analisis pada setiap klien sesuai dengan kasus pemalakan yang dihadapinya. Kemudian terakhir adalah membuat kesimpulan. Kesimpulan penelitian ini didasarkan pada rumusan masalah tentang bagaimana pergaulan sosial siswa introver di SMP Negeri 3 Tanete Riaja, sehingga berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa pergaulan sosial siswa introver di SMP Negeri 3 Tanete Riaja dipengaruhi faktor antara lain faktor kebiasaan, faktor dorongan orang tua dan lingkungan, dan faktor rasa tidak percaya diri siswa introver.