Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektifitas Penurunan Kadar COD, BOD, TSS dan pH Menggunakan Metode Kombinasi Fitoremediasi Menggunakan Tanaman Eceng Gondok Dengan Filtrasi Menggunakan Karbon Aktif dan Silika Pada Air Limbah Domestik Dodit Ardi Atma
Jurnal Pelita Teknologi Vol 17 No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/pelitatekno.v17i1.1105

Abstract

Air limbah domestik merupakan masalah lingkungan yang perlu ditangani secara serius mengingat semakin menurunnya daya dukung lingkungan untuk melakukan untuk penjernihan kembali terhadap beban pencemaran. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas tanaman eceng gondok (Eichhornia crassipes) kombinasi filtrasi mengunakan karbon aktif dan silika dalam menurunkan limbah cair domestik rumah tangga. Berdasarkan penelitian, dengan metode kombinasi fitoremediasi menggunakan tumbuhan eceng gondok dan filtrasi mengunakan karbon aktif dan silika dengan sirkulasi tujuh hari menggunakan limbah cair domestik rumah tangga didapat konsentrasi limbah optimum yang tidak menimbulkan kematianpada tanaman berada pada konsentrasi limbah 40% v/v. Setelah dilakukan penelitian dapat disimpulkan bahwa efektivitas penurunan terbaik yaitu COD 96 %, BOD 96,66 %, TSS 98,21 %, dan pH 17,40 %.
Pengolahan Limbah Organik Domestik Menjadi Pupuk Kompos Skala Rumah Tangga Di Desa Wisata Sukunan: Pengolahan Limbah Organik Domestik Menjadi Pupuk Kompos Skala Rumah Tangga Di Desa Wisata Sukunan Dodit Ardi Atma; Retno Fitri Astuti; Putri Anggun Sari; Aris Dwi Cahyanto
Jurnal Pelita Pengabdian Vol. 1 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpp.v1i1.1607

Abstract

Pengolahan sampah di Desa Sukunan telah menerapkan sistem pengolahan sampah mandiri dan menjadi salah satu desa percontohan kampung program iklim tipe urban perkotaan. Dalam pengolahannya sudah terstruktur dengan baik dan memiliki manfaat yang berdampak langsung bagi warga desa Sukunan. Dalam pengolahan sampah di mulai dengan pewadahan di setiap rumah masing-masing warganya, di lanjutkan dengan pengumpulan di bank sampah Desa Sukunan, hingga pemilahan jenis sampah yang bisa di kelola menjadi sesuatu yang bermanfaat yang memiliki nilai jual. Metode pengelolaan yang dilakukan Masyarakat Desa Wisata Sukunan, dari mulai adanya sampah atau limbah khususnya dalam limbah rumah tangga sudah di kelola dengan cukup baik dan tertata. Berbagai metode seperti metode pemilahan, pengolahan, pemanfaatan sampah kembali sampai terbentuk kompos yang menghasilkan nilai ekonomis serta didukung dengan penerapan teknologi sederhana yang digunakan sehingga memaksimalkan kinerja dan operasional dalam penanganan dan pengelolaan limbah rumah tangga..
PENINGKATAN KESADARAN LINGKUNGAN MELALUI PENYULUHAN DAN SOSIALISASI KEPADA PEDAGANG PASAR SERANG, KABUPATEN BEKASI: PENINGKATAN KESADARAN LINGKUNGAN MELALUI PENYULUHAN DAN SOSIALISASI KEPADA PEDAGANG PASAR SERANG, KABUPATEN BEKASI Dodit Ardi Atma; wahyu hadikristanto
Jurnal Pelita Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar tradisional memiliki peran strategis sebagai pusat ekonomi masyarakat, namun juga menjadi salah satu sumber utama penghasil sampah. Pengelolaan sampah yang tidak memadai di pasar tradisional, seperti di Pasar Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, menyebabkan pencemaran lingkungan, gangguan estetika, dan risiko kesehatan masyarakat. Studi ini menemukan bahwa pengelolaan sampah di Pasar Serang masih belum optimal, dengan sampah yang menumpuk dan tidak terpilah dengan baik. Masalah ini semakin diperparah dengan minimnya fasilitas pendukung, seperti tempat sampah terpisah untuk sampah organik dan anorganik.Edukasi kepada pedagang dilakukan melalui diskusi dan sosialisasi yang menekankan pentingnya pemilahan sampah, serta manfaat kebersihan pasar terhadap kesehatan, estetika, dan kenyamanan pengunjung. Sosialisasi ini disampaikan dengan metode tatap muka untuk memastikan komunikasi yang lebih efektif dan personal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu meningkatkan kesadaran pedagang terhadap pengelolaan sampah, dengan banyak pedagang mulai mempraktikkan pemilahan sampah di tempat jualan mereka. Namun, terdapat tantangan seperti kebiasaan pedagang yang belum terbiasa memisahkan sampah dan keterbatasan waktu mereka. Oleh karena itu, diperlukan dukungan lebih lanjut dari pemerintah, pengelola pasar, dan masyarakat untuk menyediakan fasilitas yang memadai, kebijakan yang tegas, serta program kebersihan berkelanjutan.