Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Model Pengembangan Bisnis Terintegrasi Pesantren Dengan Pendekatan Pemasaran Berbasis Syariah Muhammad Tahir; Andi Dirga Nugraha; Siradjuddin Siradjuddin
-
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren institutions have now become prima donna for parents. This is the impact of the bad image of public schools in various media. The old pesantren continued the process, and new, more innovative pesantren continued to emerge. The education system and pesantren institutions are developing rapidly, supported by facilities, infrastructure, and curriculum. They are always adaptive to the needs of the times. However, financial capital remains the main obstacle to the development of pesantren and the hopes of parents. The issue of halal centers is growing internationally. This makes the pesantren continue to offer applicable ideas to achieve financial independence. Then these institutions can become promising sharia tourism centers. An observant sharia marketing plan is the key. This article uses a qualitative literature study to collect data related to the theme of the article. It can be concluded that Islamic boarding schools have the potential to develop sharia tourism and integrated halal tourism to achieve financial independence. The concept of SET and sharia-based marketing are the 2 main things that significantly support this.Keywords: Business, Islamic Boarding School, Sharia Marketing, SET, Sharia Tourism.
Meningkatkan Keterampilan Pengusaha Kecil Dan Mikro Syariah Dina Novianti; Mir’atun Mir’atun; Siradjuddin Siradjuddin
Economics and Digital Business Review Vol. 4 No. 2 (2023): February - July
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v4i2.603

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mempunyai peran penting dalam pembangunan ekonomi. Karena tingkat penyerapan tenaga kerjanya yang relatif tinggi dan kebutuhan modal investasinya yang kecil, UMKM bisa dengan fleksibel menyesuaikan dan menjawab kondisi pasar yang terus berubah kemampuan UMKM untuk bersaing di era perdagangan bebas, baik di pasar domestik maupun di pasar ekspor, sangat ditentukan oleh dua kondisi utama yang perlu dipenuhi. Metode yang digunakan ialah metode kuantitatif. Data yang dikumpulkan merupakan data sekunder yang didapatkan dari library research yaitu studi kepustakaan yang berasal dari berbagai dari artikel maupun buku-buku yang relevan. UMKM memiliki peluang yang sangat besar untuk menjadi besar dan memiliki daya saing, jika saja memiliki manajemen yang solid. Dengan demikian diperlukan sebuah model manajemen UMKM yang dapat dijadikan pedoman oleh UMKM dalam mengelola usahanya