Elisabeth Irna Pramestika
STIE Indonesia Banking School

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisa Perkembangan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), Beban Kerugian Penurunan Nilai dan Non Performing Loan (NPL) selama Masa Pandemi Covid-19 pada 4 Kelompok bank di Indonesia Periode 2019-2020 Elisabeth Irna Pramestika; Muchlis Muchlis
Jurnal Keuangan dan Perbankan Vol 18, No 2 (2022): Jurnal Keuangan Dan Perbankan, Volume 18 No. 2, Juni 2022
Publisher : STIE Indonesia Banking School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.424 KB) | DOI: 10.35384/jkp.v18i2.333

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak bagi seluruh aspek kehidupan manusia, tak terkecuali bagi perekonomian yang sedang mengalami kekhawatiran pada kondisi tak menentu seperti ini. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan yang terjadi pada Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), Beban Kerugian Penurunan Nilai dan Non Performing Loan (NPL) selama masa pandemi Covid-19. Penelitian dilakukan dalam jangka waktu 2019 sampai dengan 2020 dengan Bank Umum Konvensional BUKU 1 – 4 yang menjadi objek penelitiannya. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif yang disajikan dalam bentuk angka, sehingga mudah dipahami dan nantinya akan diperbandingakan. Pengujian hipotesis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan menggunakan applikasi IBM SPSS 25. Hasil dalam penelitian ini, pada variabel Cadangan Kerugian Penurunan Nilai kategori BUKU 1 – 4 mengalami perbedaan signifikan. Selanjutnya pada variabel Beban Kerugian Penurunan Nilai kategori BUKU 1 dan 2 tidak mengalami perbedaan signifikan, hasil berbeda ditemukan pada BUKU 3 dan 4 yang mengalami perbedaan signifikan. Pada variabel yang terakhir Non Performing Loan kategori BUKU 1 – 3 tidak mengalami perbedaan signifikan, sedangkan pada BUKU 4 mengalami perbedaan yang signifikan. Dalam penelitian ini memberikan implikasi kepada manajemen dan regulator bahwa kebijakan countercyclical yang diterapkan pada perbankan di Indonesia menunjukkan suatu keberhasilan yang membuat perbankan Indonesia tidak jatuh.