This Author published in this journals
All Journal Media Pustakawan
Dian Soni Amelia
Perpustakaan Nasional

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Keterpakaian Naskah Kuno Di Perpustakaan Nasional RI Agung Kriswanto; Dian Soni Amelia; Ahmad Budi Wahyono; Ipuk Wahyu Utami
Media Pustakawan Vol 25, No 5 (2018): Desember -- edisi khusus
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v25i5.3265

Abstract

Kajian ini merupakan kajian kuantitatif deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan tingkat keterpakaian naskah kuno di Perpustakaan Nasional. Teknik pengambilan sampel dalam kajian ini menggunakan sampel total yaitu naskah kuno yang dipinjam atau dimanfaatkan oleh pemustaka selama kurun waktu Januari sampai dengan Mei 2017 dan September sampai dengan Oktober 2017. Kajian ini menggunakan tiga indikator untuk menggambarkan keterpakaian naskah kuno yaitu keterpakaian berdasarkan intensitas penggunaan, frekuensi penggunaan dan jumlah naskah kuno serta keterpakaian berdasarkan subjek naskah kuno. Hasil kajian menunjukkan bahwa frekuensi naskah yang dipinjam pemustaka tertinggi adalah naskah Br 35 dan Peti 113 1/42. Kedua naskah tersebut dipinjam sebanyak 9 kali dalam tujuh bulan. Jumlah naskah yang paling sering dipinjam oleh pemustaka adalah naskah ML yang dipinjam sebanyak 125 naskah. Naskah yang paling jarang dimanfaatkan oleh pemustaka adalah naskah AS yang hanya dipinjam 1 kali selama tujuh bulan. Sedangkan naskah yang tidak pernah dipinjam selama tujuh bulan adalah naskah M dan ZPG. Hal ini kemungkinan disebabkan kurang tersedianya informasi yang memadai tentang naskah dan subjek yang terkandung dalam naskah tersebut. Subjek naskah kuno yang paling sering dimanfaatkan oleh pemustaka selama tujuh bulan adalah subjek sejarah sebanyak 154 naskah. Selanjutnya adalah subjek bahasa dan sastra sebanyak 136 naskah dan agama sebanyak 108 naskah. Sedangkan subjek yang paling jarang dimanfaatkan oleh pemustaka adalah subjek pengobatan/kesehatan yang hanya 5 naskah.