Nur Khoiriyah
Prodi Ilmu Gizi, Fikes, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EDUKASI TENTANG STUNTING DAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) PADA IBU BALITA DI DESA GARAWANGI KABUPATEN MAJALENGKA Nur Khoiriyah; Tina Kurnia Putri; Iis Isnaeni; Neng Fina Widhiyani; Nur Janah; Tuti Agustiningsih; Febri Arnaldi; Supriyadi Supriyadi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i4.1236-1242

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang masih terjadi di Kabupaten Majalengka. Stunting merupakan bentuk gagalnya pertumbuhan anak akibat kekurangan gizi kronis. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam menurunkan prevalensi stunting adalah dengan memberikan edukasi tentang stunting dan pemberian makanan tambahan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada ibu tentang stunting dan pemberian makanan tambahan (PMT) balita serta memberikan demontrasi pembuatan PMT pada ibu balita. Kegiatan ini dilakukan di Desa Garawangi, Kabupaten Majalengka dan peserta kegiatan terdiri dari sepasang ibu balita dan balita sebanyak 58 peserta. Tahapan kegiatan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan analisis data. Hasil menunjukkan bahwa persentase balita stunting (sangat pendek dan pendek) pada peserta mencapai 33%. Terdapat peningkatan pengetahuan ibu balita setelah diberikannya edukasi tentang stunting (rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 60,00 poin menjadi 75,42 poin) dan PMT (rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 64,52 poin menjadi 89,03 poin). Produk makanan tambahan juga didemontrasikan di depan peserta kegiatan dan selanjutnya diberikan kepada balita untuk mengetahui tingkat penerimaannya. Produk makanan tambahan yang dibuat dinilai dapat diterima oleh balita peserta kegiatan. Kesimpulannya adalah kegiatan edukasi ini dapat dilakukan untuk meningkatan pengetahuan ibu balita mengenai stunting dan pemberian makanan tambahan pada balita
POLA KONSUMSI BALITA SELAMA PPKM Fariza Yulia Kartika Sari; Nur Khoiriyah; Dina Ade Wulan Nuarita
JURNAL MEDIKA INDONESIA Vol 2, No 2 (2021): JURNAL MEDIKA INODNESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/.v2i2.1952

Abstract

Latar belakang: Kebijakan PPKM yang dibuat pemerintah untuk menurunkan kasus covid-19 memberikan dampak negatif kepada masyarakat salah satunya kelompok Balita. Balita merupakan kelompok yang memiliki risiko tinggi terhadap masalah gizi maupun kesehatan. Pola konsumsi pada balita merupakan salah satu faktor penentu status gizinya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola konsumsi balita selama masa PPKM. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional dengan pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Responden pada penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita usia 6-24 tahun berjumlah 95 orang. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat untuk data karakteristik responden, karakteristik anak, penurunan pendapatan keluarga selama PPKM dan pola makan anak selama PPKM. Hasil penelitian: Sebagian besar responden mengalami penurunan pendapatan selama PPKM. Pola konsumsi balita sebagian besar tetap mengikuti prinsip WHO yang mengonsumsi karbohidrat, protein hewani dan nabati setiap harinya. Selain itu, sebagian besar responden tidak memberikan vitamin/suplemen ke balitanya. Selama PPKM responden lebih memilih membuat MP-ASI secara homemade dibandingkan MP-ASI instan. Kesimpulan: Selama masa PPKM, responden tetap memberikan pola makan ke balitanya sesuai prinsip MP-ASI WHO, meskipun pendapatan keluarganya menurun.
EDUKASI TENTANG STUNTING DAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) PADA IBU BALITA DI DESA GARAWANGI KABUPATEN MAJALENGKA Nur Khoiriyah; Tina Kurnia Putri; Iis Isnaeni; Neng Fina Widhiyani; Nur Janah; Tuti Agustiningsih; Febri Arnaldi; Supriyadi Supriyadi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i4.1236-1242

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang masih terjadi di Kabupaten Majalengka. Stunting merupakan bentuk gagalnya pertumbuhan anak akibat kekurangan gizi kronis. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam menurunkan prevalensi stunting adalah dengan memberikan edukasi tentang stunting dan pemberian makanan tambahan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada ibu tentang stunting dan pemberian makanan tambahan (PMT) balita serta memberikan demontrasi pembuatan PMT pada ibu balita. Kegiatan ini dilakukan di Desa Garawangi, Kabupaten Majalengka dan peserta kegiatan terdiri dari sepasang ibu balita dan balita sebanyak 58 peserta. Tahapan kegiatan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan analisis data. Hasil menunjukkan bahwa persentase balita stunting (sangat pendek dan pendek) pada peserta mencapai 33%. Terdapat peningkatan pengetahuan ibu balita setelah diberikannya edukasi tentang stunting (rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 60,00 poin menjadi 75,42 poin) dan PMT (rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 64,52 poin menjadi 89,03 poin). Produk makanan tambahan juga didemontrasikan di depan peserta kegiatan dan selanjutnya diberikan kepada balita untuk mengetahui tingkat penerimaannya. Produk makanan tambahan yang dibuat dinilai dapat diterima oleh balita peserta kegiatan. Kesimpulannya adalah kegiatan edukasi ini dapat dilakukan untuk meningkatan pengetahuan ibu balita mengenai stunting dan pemberian makanan tambahan pada balita
PENYULUHAN PEMANFAATAN MOCAF (MODIFIED CASSAVA FLOUR) MENJADI PRODUK TOPPOKI SEBAGAI ALTERNATIF IDE USAHA JAJANAN SEHAT PADA REMAJA Nur Khoiriyah; Hazrina Awalia Majid; Devi Dwi Agustin; Nazla Fadhilah; Diana Novita Sari; Fathaturrohmah Fathaturrohmah; Shoffati Nur Izzati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 3 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i3.986-992

Abstract

Tepung mocaf (Modified Cassava Flour) dapat dimanfaatkan menjadi berbagai produk olahan, salah satunya adalah toppoki. Tepung mocaf memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dibandingkan tepung lainnya. Pemanfaatan tepung mocaf dalam pembuatan toppoki dapat menghasilkan produk toppoki memiliki kandungan serat yang lebih tinggi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan penyuluhan mengenai pemanfaatan mocaf menjadi produk toppoki sebagai ide usaha jajanan sehat pada remaja. Kegiatan ini dilakukan pada 29 Novemer 2024 dengan jumlah peserta sebanyak 13 siswa. Tahapan kegiatan terdiri dari perizinan, persiapan, dan pelaksanaan kegiatan. Tahap perizinan dilakukan kepada pimpinan sekolah. Tahap persiapan meliputi penyusunan media penyuluhan, pembuatan formulir, dan pembuatan sampel produk. Tahap pelaksanaan berupa kegiatan penyuluhan kepada siswa yang terdiri dari pemberian materi penyuluhan dan pemberian sampel produk. Data yang dikumpulkan meliputi tingkat pengetahuan (pre test dan post-test) dan tingkat kesukaan (hedonik). Data dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan siswa setelah diberikannya penyuluhan (55,4 poin menjadi 93,8 poin). Selain itu sebagian besar peserta menyukai produk toppoki mocaf dari aspek warna, aroma, rasa, tesktur, dan keseluruhan pada sampel produk diberikan. Produk toppoki mocaf dinilai dapat dijadikan sebagai alternatif ide usaha jajanan yang lebih sehat khusunya bagi remaja.