Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Struktur Kepribadian Tokoh Iryân dalam Novel al-Rajulu al-Lazî Âmana Karya Najib al-Kailani (Analisis Psikologi Sigmund Freud) Yasin, Ali Nur; Syafaah, Darisy
TSAQOFIYA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/tsaqofiya.v3i1.56

Abstract

The purpose of this study is to determine the personality structure of the Iryâ n character in the novel Al-Rojulu Al-Lazî Âmana by using Sigmund Freud's theory. The research method used is descriptive qualitative with analysis content techniques descriptive analysis. The results of this study illustrate that there are many findings about the personality structure of the character Iryâ n in the novel Al-Rojulu Al-Laz î Amana. There are eight forms of Id which are instincts to meet sexual needs and also instincts to gain comfort in life. There are also 6 forms of Ego which are responsible for decision making and reasoning. The superego in Iryân consists of three forms that connect Iryân's reasoning with conscience, morality and religious norms. Overall, the character Iryân fits into the form of Id. Although not all forms of Id that exist in Iryân occur.
ANALISIS FI’IL TSULASI MUJARROD DAN MAZID BESERTA FAIDAHNYA DALAM SURAT AL- JUMU’AH Darisy Syafaah
Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab No 7 (2021): Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab VII
Publisher : Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Qur’an merupakan wahyu Ilahi yang memiliki nilai sastra yang tinggi. Sehingga sangat menarik untuk dikaji dari berbagai persepektif  keilmuan termasuk keilmuan lingusitik. Pada penelitian ini akan dibahasa dari persepektif morfologis (al-siyagh al-shorfiyah) dari fi’il tsulasi mujarrad dan mazid beserta faidahnya. Melalui penelitian ini akan dideskripsikan wazan- wazan fi’il yang terdapat pada surat al-jumu’ah beserta faidahnya. Metode poenelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain library research (kajian pustaka). Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya pada surat Al-Jumu’ah terdapat 36 fi’il yang meliputi fi’il tsulasi mujarrad sebanyak 20 dan  fi’il tsulasi mazid ruba’i sebanyak 11 dan  fi’il tsulasi mazid khumasi sebanyak 5 dengan makna yang bervariasi mulai dari lazim, muta’addi, muthowa’ah,dan tholab.Kata kunci: Fi’il tsulasi mujarrad dan mazid, faidah,  Surat Al- Jumu’ah.
TANTANGAN PESANTREN SALAF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI ERA GLOBALISASI Darisy Syafaah
Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab No 4 (2018): Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab IV
Publisher : Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pesantren salaf (tradisional) merupakan tipe pesantren yang mengajarkan kajian kitab- kitab klasik yang menggunakan kosakata-kosakata lama (klasik) sehingga, ketika mahasiswa yang berasal dari pesantren salaf dihadapkan dengan kosakata modern mereka akan menemukan kesulitan dalam menentukan makna kosakata tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui tantangan yang dihadapi pesantren salaf (tradisional) dalam pengajaran bahasa Arab di era globalisasi saat ini serta kesulitan mahasiswa dalam penguasaan kosakata bahasa Arab modern. Jenis artikel ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data primer dalam artikel ini adalah mahasiswa IAIN Tulungagung yang telah lulus dari pondok pesantren salaf yang ada di Tulungagung. Adapun data sekunder bersumber dari literatur-literatur kepustakaan berupa jurnal akademik dan buku-buku yang selaras dengan artikel ini. Hasil artikel ini menyimpulkan bahwa kematangan di bidang kajian kitab- kitab klasik berbahasa Arab ala pesantren salaf tidak berbanding lurus dengan penguasaan bahasa Arab modern yang muncul di era globalisasi yang mana bahasa Arab ikut mengalami perkembangan yang sangat pesat sehingga hal tersebut menjadi tantangan besar bagi pengajaran bahasa Arab di pondok pesantren salaf (tradisional).Kata Kunci:   Pesantren Salaf, Bahasa Arab, Globalisasi.
TANTANGAN PESANTREN SALAF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI ERA GLOBALISASI Darisy Syafaah Intan Sari Dewi
Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab No 5 (2019): Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab V
Publisher : Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pesantren salaf (tradisional) merupakan tipe pesantren yang mengajarkan kajian kitab- kitab klasik yang menggunakan kosakata-kosakata lama (klasik) sehingga, ketika mahasiswa yang berasal dari pesantren salaf dihadapkan dengan kosakata modern mereka akan menemukan kesulitan dalam menentukan makna kosakata tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui tantangan yang dihadapi pesantren salaf (tradisional) dalam pengajaran bahasa Arab di era globalisasi saat ini serta kesulitan mahasiswa dalam penguasaan kosakata bahasa Arab modern. Jenis artikel ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data primer dalam artikel ini adalah mahasiswa IAIN Tulungagung yang telah lulus dari pondok pesantren salaf yang ada di Tulungagung. Adapun data sekunder bersumber dari literatur-literatur kepustakaan berupa jurnal akademik dan buku-buku yang selaras dengan artikel ini. Hasil artikel ini menyimpulkan bahwa kematangan di bidang kajian kitab- kitab klasik berbahasa Arab ala pesantren salaf tidak berbanding lurus dengan penguasaan bahasa Arab modern yang muncul di era globalisasi yang mana bahasa Arab ikut mengalami perkembangan yang sangat pesat sehingga hal tersebut menjadi tantangan besar bagi pengajaran bahasa Arab di pondok pesantren salaf (tradisional).Kata Kunci:   Pesantren Salaf, Bahasa Arab, Globalisasi.
Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab pada Prodi Bahasa dan Sastra Arab IAIN Tulungagung dalam Menghadapi Tantangan Era Industri 4.0 Darisy Syafaah
Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab No 5 (2019): Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab V
Publisher : Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstrak:.Era industri 4.0 merupakan era di mana semua hal berbasis pada sistem siber fisik dan internet. Perubahan pada era ini harus diiringi dengan inovasi  sistem pembelajaran berbasis teknologi sebagai upaya mengikuti perkembangan zaman.  Artikel ini  bertujuan mendeskripsikan Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab pada  Prodi Bahasa dan Sastra Arab IAIN Tulungagung dalam menghadapi tantangan  Era Industri 4.0. Metode yang digunakan dalam memperoleh dan menyajikan data adalah metode kualitatif deskriptif. Sumber data primer dalam artikel ini  adalah dosen- dosen bahasa Arab pengampu mata kuliah kebahasa-Araban di program studi Bahasa dan Sastra Arab IAIN Tulungagung. Adapun data sekunder bersumber dari literatur-literatur kepustakaan berupa jurnal akademik dan buku-buku yang selaras dengan artikel ini. Hasil dari penelitian ini adalah  bahwa untuk mempersiapkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi, dosen bahasa Arab harus memiliki kemampuan di bidang penggunaan digital dan penerapannya. Adapun inovasi aspek metode pembelajarannya adalah dosen menggabungkan metode pembelajaran yang sudah ada seperti metode komunikatif,  elektik dan sebagainya dengan media pembelajaran berbasis audio visual dan internet, seperti ‘Arabiyyah baina yadaik, lingua phone, film , youtube atau artikel  tentang istilah- istilah modern dalam dunia periklanan, ekonomi dan sebagainya. Adapun sebagian penugasan juga berbasis produk, seperti pada mata kuliah leksikografi tugas akhir mahasiswa dituntut untuk membuat kamus mini pada istilah- istilah modern dari hasil analisis youtube dan artikel- artikel berbahasa Arab, selain itu dalam hal penugasan dosen juga memanfaatkan google form.Kata kunci: tantangan era industri 4.0, inovasi pembelajaran bahasa Arab.
STRATEGI MINDMAPPING UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN MUFRODAT BAGI MAHASISWA ILMU PERPUSTAKAAN DAN INFORMASI ISLAM IAIN TULUNGAGUNG Darisy Syafaah
Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab No 6 (2020): Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab VI
Publisher : Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Argumentasi tentang bahasa Arab sebagai mata kuliah yang tidak terlalu menjadi prioritas dibanding mata kuliah yang lain menjadi salah satu faktor menurunnya motivasi belajar bahasa Arab di prodi non-Arab. Kondisi ini mendorong dosen bahasa Arab untuk menyusun strategi pembelajarannya yang menarik dan mudah diingat. Salah satunya melalui strategi mind mapping yaitu strategi pembelajaran dengan memetakan pikiran untuk menemukan konsep permasalahan menuju pemahaman yang bisa dimengerti melalui animasi yang dikehendaki oleh pembuatnya. Hal inilah yang melatar belakangi penulis untuk mendeskripsikan penggunaan strategi mindmapping untuk meningkatkan penguasaan mufrodat dan pemahaman tentang materi perpustakaan. Adapun metode yang digunakan dalam memperoleh data  adalah metode kualitatif deskriptif. Dengan strategi ini mahasiswa prodi Ilmu perpustakaan mampu memahami dan menguasai mufrodat- mufrodat baru di bidang perpustakaan melalui konsep-konsep yang dituangkan dalam bentuk animasi terkait teks- teks tentang perpustakaanKata Kunci: strategi mindmapping, penguasaan mufrodat.
Komunikasi Interpersonal Mediator Dalam Proses Mediasi Perkara Perceraian di Pengadilan Agama Tulungagung Darisy Syafaah; Lismawati Lismawati
Al-I'lam: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2, No 2 (2019): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.709 KB) | DOI: 10.31764/jail.v2i2.1259

Abstract

Abstrak:Penelitian ini membahahas dua persoalan pokok yaitu: 1) Bagaimana komunikasi interpersonal mediator dengan pihak yang berperkara dalam proses perceraian di Pengadilan Agama Tulungagung?, 2) Faktor apa sajakah yang  mendukung dan menghambat komunikasi interpersonal mediator Pengadilan Agama Tulungagung dalam proses mediasi perkara perceraian?. Metode yang digunakan peneliti untuk menjawab permasalahan tersebut adalah metode  kualitatif deskriptif  melalui studi kasus perceraian yang terjadi di Pengadilan Agama Negeri Tulungagung. Adapun untuk memperoleh hasil data secara rinci, penelitian ini menggunakan metode  wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  1) Mediator mengaplikasikan 5 prinsip hukum komunikasiefektif dalam  melaksanakan mediasi dengan pihak yang berperkara pada kasus perceraian di pengadilan Agama Tulungagung yaitu: empati, menghormati, dapat didengarkan atau dimengerti, kejelasan pesan, dan sikap rendah hati yang ditunjukkan melalui sikap dan tutur mediator, 2) Keberhasilan mediator dalam komunikasi interpersonal  untuk menekan angka perceraian di Pengadilan Agama Tulungagung disebabkan oleh sikap tegas  dan netral mediator dalam mengarahkan pihak yang berperkara  serta sikap pihak berperkara yang terbuka. Namun di sisi lain, komunikasi interpersonal terkadang menunjukkan keberhasilan yang rendah karena permasalahan tawar menawar yang rumit terkait harta gono gini, sikap kukuh para pihak yang berperkara untuk bercerai, serta keengganan mengikuti proses mediasi sebagai jalan untuk mempercepat proses perceraian Abstract:This study addresses two main issues, namely: 1) How is mediator interpersonal communication with litigants in the divorce process in the Tulungagung Religious Court?. To answer this problem, researchers used descriptive qualitative methods oriented to divorce case studies that took place in the Tulungagung District Religious Court. In order to obtain detailed data results, researchers used three methods of data collection, namely interviews, observation and documentation as non-human data sources. The results showed that 1) Mediators applied 5 principles of interpersonal communication in conducting mediation with litigants in divorce cases at the Tulungagung Religion court, namely: empathy, respect, can be heard or understood, clarity of messages, and a humble attitude that was shown through attitude and speech mediator, 2) The success of the mediator in interpersonal communication to reduce divorce rates in the Tulungagung Religious Court is caused by the firm and neutral attitude of the mediator in directing the litigant party and the open attitude of the litigant party.However, on the other hand, interpersonal communication sometimes shows low success because of the problem of complicated bargaining related to property, the firm attitude of the parties to divorce, and reluctance to follow the mediation process as a way to speed up the divorce process.
Analisis Siaran Berita Pada Drama Korea “Pinocchio” Dalam Perspektif Kode Etik Jurnalistik Darisy Syafaah; Nadila Anis Kusumawati
Al-I'lam: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 4, No 1 (2020): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jail.v4i1.2961

Abstract

Abstrak:Penelitian terhadap drama korea Pinocchio bertujuan untuk mengetahui bagaimana etika jurnalistik yang ditampilkan dalam drama korea Pinocchio. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis wacana Teun A. V Dijk. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa adegan dengan aspek audio visual dalam drama Pinocchio. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya terdapat  pelanggaran kode etik jurnalistik yang telah dilakukan oleh stasiun televisi MSC News yang meliputi pelanggaran etik jurnalistentang  sikap independensi, akurat dan berimbang, cara profesional dalam pembuatan berita, pengujian informasi serta validasi dan tidak membuat berita bohong serta penyalahgunaan profesi dalam melakukan kegiatan jurnalistik dalam pemberitaan. Sedangkan ditinjau dari naskah alur cerita yang telah penulis bangun dari awal hingga akhir menyimpulkanadanya topik utama drama korea Pinocchio yang menggambarkan  realita kehidupan jurnalis yaitu motivasi menjadi seorang jurnalis demi membersihkan nama baik seseorang akibat pelanggaran kode etik jurnalistik. Analisis konteks sosial, kognisi dan teks penulis skenario membuat drama ini untuk menggambarkan pada para reporter agar jangan mudah membuat berita berdasarkan spekulasi dan rumor sehingga tidak merugikan orang lain. Abstract:The study of Korean drama Pinocchio aims to find out how journalistic ethics was displayed in Korean drama Pinocchio. This research is a qualitative research that uses discourse analysis Teun A. Van Dijk. The date used in this study are primary data form scenes with audio visual aspects in the drama Pinocchio.The results showed that there were violations of the journalistic code of ethics that had been committed by the MSC News television station, which included violations of journalists' ethics regarding independence, accuracy and balance, professional ways of making news, testing information and validation and not making fake news and professional abuse in doing journalistic activities in reporting. Meanwhile, in terms of the storyline script that the writer has built from beginning to end, it is concluded that the main topic of the Korean drama Pinocchio, which describes the reality of a journalist's life, is the motivation to become a journalist in order to clear one's good name due to violations of journalistic code of ethics. Analysis of the social context, cognition and text of the screenwriters made this drama to illustrate to reporters not to easily make news based on speculation and rumors so as not to harm others.
Strategi Komunikasi Akun Instagram Kacamatan Tulungagung Sebagai Media Informasi Masyarakat Darisy Syafaah; Gallih Ari Fadhli
Al-I'lam: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 5, No 1 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jail.v5i1.5179

Abstract

Struktur Kepribadian Tokoh Iryân dalam Novel al-Rajulu al-Lazî Âmana Karya Najib al-Kailani (Analisis Psikologi Sigmund Freud) Ali Nur Yasin; Darisy Syafaah
TSAQOFIYA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/tsaqofiya.v3i1.68

Abstract

The purpose of this study is to determine the personality structure of the Iryâ n character in the novel Al-Rojulu Al-Lazî Âmana by using Sigmund Freud's theory. The research method used is descriptive qualitative with analysis content techniques descriptive analysis. The results of this study illustrate that there are many findings about the personality structure of the character Iryâ n in the novel Al-Rojulu Al-Laz î Amana. There are eight forms of Id which are instincts to meet sexual needs and also instincts to gain comfort in life. There are also 6 forms of Ego which are responsible for decision making and reasoning. The superego in Iryân consists of three forms that connect Iryân's reasoning with conscience, morality and religious norms. Overall, the character Iryân fits into the form of Id. Although not all forms of Id that exist in Iryân occur.