Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

CANANG KAYU DALAM TARI DAMPENG Tio Zikri Alfadla; Ahmad Syai; Ramdiana Ramdiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 6, No 3 (2021): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Peran Canang Kayu dalam Tari Dampeng” mengangkat masalah tentang peran canang kayu dalam tari Dampeng dan pola ritme Canang kayu dalam tari Dampeng di Kabupaten Aceh Singkil. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran Canang kayu dalam tari Dampeng dan pola ritme Canang kayu dalam tari Dampeng di Kabupaten Aceh Singkil. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah pelaku seni yang berkecimpung sejak lama dalam permainan alat musik Canang kayu di Aceh Singkil yaitu Rafliansyah dan Isfandi. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik induktif meliputi tiga langkah; reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peranan Canang kayu dalam tari Dampeng sangatlah penting karena canang kayu dan tari Dampeng pada dasarnya tidak dapat dipisahkan sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh dan juga Canang kayu adalah sebagai warna musik dalam tarian Dampeng. Pola ritme Canang Kayu menggunakan ritme 4/4. Pola Ritme ini kemudian, dimasukkan syair- syair pada bagian awal sampai akhir pola ritme Canang kayu agar penari dapat mengikuti ketukan dari canang kayu itu sendiri. Canang kayu sangat monoton apabila karya pola permainan Canang kayu hanya berpatokan pada dua pola saja. Tetapi permainan Canang kayu yang dimainkan harus memiliki karakter keras dan lembut pada pukulan Canang kayu agar suara yang dihasilkan menjadi lebih indah dan menarik dari dua pola, sehingga hasilnya akan menjadi indah dan dapat diikuti oleh para penari tari Dampeng.Kata kunci: Canang Kayu, Peran, Pola.
Peran Canang Kayu pada Tari Dampeng Aceh Singkil Siti Najwa; Tio Zikri Alfadla; Sury Wulan; Farid Muzakkir Natada; Sofia Amatila; Sri Fardyla Darisman; Samsuri Samsuri
JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL (JUPENDIS) Vol. 3 No. 4 (2025): OKTOBER: JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jupendis.v3i4.4689

Abstract

This research is motivated by the crucial role of accompanying music in enlivening the atmosphere and guiding traditional dance movements, specifically the Canang Kayu instrument in the Dampeng Dance of Aceh Singkil. The objective of this study is to describe and analyze the role, characteristics, and rhythmic patterns of Canang Kayu in accompanying the Dampeng Dance at Sanggar Sekata Sepekat, Aceh Singkil. The method employed is a qualitative approach with a descriptive design. Data were gathered through non-participant observation, in-depth interviews with the studio head and a Canang Kayu practitioner, and documentation. Data analysis followed the steps of data reduction, data display, and verification. The findings indicate that Canang Kayu plays a critical role as a tempo determinant, beat provider, and builder of a sacred atmosphere that integrates with the dancers' foot stamping. Technically, this instrument, crafted from cuping-cuping wood, features an eight-tone scale resembling a major scale and is played alternately using two primary beating patterns: Canang Pattern 1 (single alternating hits) and Canang Pattern 2 (double alternating hits). The interconnectedness between the music and the movements makes them an inseparable aesthetic unity in the performance. The implication of this research emphasizes that preserving Canang Kayu is vital to maintaining the authenticity, performance soul, and cultural identity of the Aceh Singkil community.