Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Uji Kandungan Rhodamin B Pada Jajanan Es Yang Dijual di Sekitar Sekolah Dasar Wilayah Desa Passo Octovina Soumokil; Michran Marsaoly
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs7301

Abstract

Penggunaan zat pewarna yang tidak diizinkan masih marak dilakukan oleh produsen makanan. Masih banyak produsen makanan menggunakan bahan pewarna tekstil sebagai bahan pewarnanya. Penggunaan Rhodamin B pada makanan dalam waktu yang lama akan dapat mengakibatkan gangguan fungsi hati maupun kanker, dan bila terpapar Rhodamin B dalam jumlah besar maka dalam waktu singkat akan terjadi gejala akut keracunan Rhodamin B. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi adanya bahan tambahan pewarna Rhodamin B di dalam jajanan es yang dijual di sekitar SD wilayah Desa Passo. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif yaitu dengan melakukan observasi pada minuman berwarna yang dicurigai mengandung rhodamin B dan dilanjutkan dengan melakukan analisis sampel dengan metode khromatografi Lapis Tipis di Laboratorium Kimia Dasar Universitas Pattimura. Sampel penelitian berasal dari jajanan es yang dijual di sekitar SD wilayah Desa Passo yang memenuhi kriteria inklusi: jajanan berwarna merah muda sampai keunguan, jajanan berupa es yang diberi pewarna.serta jajanan dibuat sendiri serta tidak memiliki lisensi dari BPOM. Sampel penelitian ini berupa es sirup merah dan ungu, es potong, es lilin ungu dan merah, es kelapa muda serta es pisang ijo. Hasil penelitian ditentukan berdasarkan perbandingan nilai Rf sampel dengan nilai Rf standar baku rhodamin B. Hasil menunjukkan bahwa tidak terdapat kandungan rhodamin B pada semua sampel, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada kandungan rhodamin B pada es sirup merah dan ungu, es potong, es lilin ungu dan merah, es kelapa muda serta es pisang ijo yang berasal dari penjual es di sekitar SD wilayah Desa Passo. Kata kunci: kandungan rhodamin B; jajanan es
FAKTOR PENYEBAB KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA DITINJAU DARI ASPEK POLA MAKAN Octovina Soumokil; Griselda Fortunata Susilo Putri; Dorce Sisfiani Sarimin; Patemah Patemah
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 5, No 10 (2026): Vol. 5 No. 10 Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v5i10.3991

Abstract

To date, the incidence of anemia in Indonesia remains one of the public health issues that requires serious and sustained attention. Adolescence is a period of rapid growth, during which iron requirements increase to support tissue growth, an increase in blood volume, and the development of reproductive organs. The purpose of this study was to identify the factors contributing to the incidence of anemia among adolescents from the perspective of dietary patterns. A cross-sectional study design was used in this research. The study was conducted at a high school in Banjarmasin. The sample consisted of 85 female students. Simple random sampling was used. A questionnaire was employed as the research instrument. Data analysis was performed using univariate and bivariate methods. The results showed an association between dietary patterns (p-value: 0.037) and sleep duration (p-value: 0.002) with the incidence of anemia in adolescent girls. It is recommended that school officials and local health workers conduct educational and awareness campaigns about anemia in adolescents, as well as provide regular health checkups and iron supplements.Keywords: Anemia, Sleep Duration, Eating Habits, Adolescents