Abdul Rasyid
Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL PENGASUH DENGAN ANAK ASUH DI LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK (LKSA) MELATI AISYIYAH TEMBUNG Fauziah Nur; Abdul Rasyid; Zuhriah Zuhriah
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan Vol. 1 No. 11 (2022): October
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v1i11.400

Abstract

Anak-anak di Panti Asuhan atau Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak berhak untuk hidup dengan layak seperti dalam sebuah keluarga. Komunikasi yang dilakukan pengasuh untuk menjalin ikatan kekeluargaan dengan anak asuh memerlukan adanya pola komunikasi dalam merawat dan mendidik anak asuh agar menjadi pribadi yang lebih baik. Dalam penelitian ini peneliti memilih LKSA Melati Aisyiyah Tembung, yang jarang terjadi konflik besar baik antar pengasuh maupun anak asuh. Berdasarkan latar belakang tersebut timbul pertanyaan bagaimana pola komunikasi, hambatan serta simbol-simbol yang terdapat proses komunikasi oleh pengasuh kepada anak asuh. Maka penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan pola komunikasi, hambatanhambatan yang dialami pengasuh dan anak asuh serta simbol-simbol yang digunakan dalam berkomunikasi di LKSA Melati Aisyiyah Tembung. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan interaksi simbolik yang datanya didapatkan melalui proses observasi, wawancara dan dokumentasi secara langsung di lapangan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori interaksi simbolik yang dipopulerkan oleh Mead dan Blumer. Hasil penelitian kali ini dapat disimpulkan bahwa pola komunikasi Interpersonal yang dilakukan pengasuh dengan anak asuh adalah pola linear dan pola sirkular. Hambatan masih dijumpai dalam proses komunikasi seperti perbedaan kharakter anak asuh, perbedaan usia yang cukup jauh membuat anak asuh segan dalam bercerita serta kurangnya pengasuh professional yang tinggal menetap di asrama panti asuhan dan banyak ditemukan simbol-simbol disekitar lingkungan LKSA Melati Aisyiyah menandakan bahwa selain kegiatan komunikasi secara verbal atau langsung dibutuhkan juga komunkasi secara nonverbal atau tidak langsung, dan diantaranya penggunaan simbol-simbol.
PERSEPSI MAHASISWA PERBANKAN SYARI’AH UIN SUMATERA UTARA DALAM CONTENT CREATOR METROSEKSUAL DI TIKTOK Dinda Febrianti Pohan; Indira Fatra Deni P; Abdul Rasyid
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan Vol. 1 No. 11 (2022): October
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v1i11.412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi Mahasiswa Perbankan Syari’ah UIN SU stambuk 2019 dan mengetahui seberapa besar pengaruh gaya hidup Metroseksual terhadap kehidupan Mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deksriptif yang bersumber dari wawancara, observasi dan sumber literatur kemudian menggunakan teori persepsi, new media dan teori efek komunikasi dan penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Dengan hasil penelitian yang menunjukan bahwa persepsi positif terbentuk dari kehadiran content creator metroseksual memberikan edukasi kepada kaum lelaki untuk menjaga penampilan agar terlihat sempurna kemudian menjadikan kaum wanita menjadi lebih selektif dalam memilih pasangan hidup. Dan persepsi negatif dimana sebagian content creator metroseksual terlalu menunjukan sikap feminim dan menimbulkan rasa minder pada wanita yang disebabkan penampilan lelaki metroseksual yang lebih mencolok. Efek kognitif yang dirasakan oleh Mahasiswa adalah memberi pemahaman bahwa merawat diri bagi seorang lelaki adalah hal normal dan memberi motivasi dalam merawat diri. Efek Afektif yang dirasakan oleh Mahasiswa adalah menjadi turut andil dalam menyebarluaskan gaya hidup metroseksual, merubah persepsi bahwa merawat diri tidak memandang gender dan membawa perubahan dalam kehidupan pribadi. Efek Konatif yang dirasakan oleh Mahasiswa adalah menjadi lebih percaya diri, menjadi boros dan suka mengatur orang lain.
CITIZEN JOURNALISM DALAM PEMBERITAAN DI KOTA MEDAN MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM MEDANTALK Muhammad Hilal Abdillah Ritonga; Yusra Dewi Siregar; Abdul Rasyid
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan Vol. 1 No. 12 (2022): November
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v1i12.436

Abstract

Penelitian in bertujuan untuk mengetahui bagaimana Citizen Journalism dalam Pemberitaan di Kota Medan Melalui Media Sosial Instagram MedanTalk. Jenis penelitian in adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data dalam penelitian in yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi pada postingan instagram MedanTalk periode 1-30 Juni 2021. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Teknik keabsahan data dalam penelitian ini adalah kreadibilitas, transferabilitas, dependabilitas dan konfirmabilitas. Hasil penelitian in menunjukkan bahwa Citizen Journalism MedanTalk dalam pemberitan di kota Medan memiliki peran yang efektif dalam penyampaian berita kepada masyarakat secara luas dan lebih cepat di bandingkan media lainnya, karena banyak masyarakat yang sudah mengenal akun instagram MedanTalk sebagai media berita. Citizen journalism membantu masyarakat mengetahui pemberitan di kota Medan terkhususnya di daerah yang belum di masuki oleh wartawan media.