Nehemia Pasaribu
Sekolah Tinggi Alkitab Penyebaran Injil (STAPIN) Majalengka

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mempraktikkan Hukum Kasih di Era Pandemi Covid-19 Nehemia Pasaribu
PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan Vol. 12 No. 2 (2022): Januari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Penyebaran Injil Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56438/pneuma.v12i2.59

Abstract

Abstract: Covid-19 is a weakness experienced by everyone, which has an impact on health, poverty, and even society. During the COVID-19 pandemic, government regulations regarding health protocols were enforced, so that in carrying out activities there were social restrictions to reduce the spread of the virus, social restrictions also had an impact on church activities. But the church must still express the love that Jesus taught in the second commandment, which states "love your neighbor". This article aims to provide an understanding of how to practice the law of love. The method in this study uses an analytical literature approach. In this finding, it was found that during the Covid-19 pandemic, the church must continue to practice the law of love without violating the provisions of government regulations regarding health protocols.Abstrak: Covid-19 adalah sebuah kelemahan yang di alami semua orang, yang berdampak pada kesehatan, kemiskinan, bahkan sosia. Di masa pandemi Covid-19 diberlakukan peraturan pemerintah tentang protokol kesehatan, sehingga dalam melakukan kegiatan ada batasan sosial untuk mengurangi penyebaran virus, pembatasan sosial juga berdampak dalam kegiatan gereja. Namun gereja harus tetap menyatakan kasih yang telah diajarkan Yesus di dalam hukum yang kedua, yang menyatakan “kasihilah sesamamu manusia”. Artikel ini mempunyai tujuan untuk memberikan pemahaman tentang bagaimana cara mempraktekkan hukum kasih. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan literatur analisis. Dalam temuan ini diperoleh bahwapada masa pandemi Covid-19, gereja harus tetap memraktekkan hukum kasih tanpa melanggar ketetapan peraturan pemerintah tentang protokol kesehatan.
Pengaruh Pelayanan Multimedia terhadap Pelayanan Gereja Nehemia Pasaribu
PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan Vol. 13 No. 2: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Penyebaran Injil Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56438/pneuma.v13i2.80

Abstract

The rapid development of technology greatly affects human life. Technology has become a human need in the era of globalization. Along with the development of existing technology, the church is also taking advantage of it. The church develops multimedia-based technology. Multimedia has become an essential technology for the church in the city and the region. With the development of increasingly sophisticated multimedia, it can help the church in carrying out church programs. However, many churches still do not understand that the influence of multimedia is very large for church services, advancing the ministry, and even exploring the gospel through online media and reaching souls for His glory. Churches that utilize multimedia-based technology will experience better and more efficient services faster. Thus the church must move so as not to be left behind by the sophistication of multimedia-based technology. This study uses a qualitative method by reading various articles as references that support the creation of articles. Abstrak Perkembangan teknologi yang begitu pesat sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Teknologi sudah menjadi kebutuhan manusia era globalisasi. Seiring dengan perkembangan teknologi yang ada, gereja juga memanfaatkan hal tersebut. Gereja mengembangkan teknologi berbasis multimedia. Multimedia menjadi teknologi yang sangat penting bagi gereja, baik gereja di kota maupun di daerah. Dengan perkembangan multimedia yang semakin canggih, dapat membantu gereja dalam menjalankan program gereja. Namun, gereja masih banyak yang belum memahami bahwasannya pengaruh multimedia sangat besar bagi pelayanan gereja, untuk memajukan pelayanan, bahkan sampai kepada mengeksplor injil melalui media online serta menjangkau jiwa bagi kemuliaan-Nya. Gereja yang memanfaatkan teknologi berbasis multimedia akan lebih cepat mengalami pelayanan yang lebih baik dan efisien. Dengan demikianlah gereja harus bergerak agar tidak ketinggalan dengan kecanggihan teknologi yang berbasis multimedia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu dengan membaca berbagai artike sebagai refrensi yang mendukung pembuatan artikel.