I Ketut Mudana, I Ketut
Puslitbang Perhubungan Darat dan Perkeretaapian

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peningkatan Pengawasan Keselamatan Angkutan Penyeberangan Lintas Palembang-Muntok Mudana, I Ketut
JURNAL MANAJEMEN TRANSPORTASI & LOGISTIK Vol 1, No 3 (2014): JURNAL MANAJEMAN TRANSPORTASI & LOGISTIK
Publisher : STMT Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan keselamatan kapal adalah niscaya, mengingat tujuannya sebagai moda angkutan penyeberangan. Melalui metode analisis SWOT terlihat bahwa jumlah kapal yang tersedia memang banyak, namun rata-rata usianya sudah tua sehingga diperlukan pemeriksaan secara periodik. Pemeriksaan ini wajib dilakukan agar tidak memengaruhi kesempurnaan kapal demi keselamatan penumpang. Oleh karena itu, dibutuhkan Strategi S-O yaitu strategi pemeriksaan kapal secara periodik setiap tahun selama 4 tahun. Kata kunci: angkutan penyeberangan, analisis SWOT, Strategi S-O
Peningkatan Pengawasan Keselamatan Angkutan Penyeberangan Lintas Palembang-Muntok Mudana, I Ketut
JURNAL MANAJEMEN TRANSPORTASI & LOGISTIK Vol 1, No 3 (2014): NOVEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi (STMT) Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25292/j.mtl.v1i3.17

Abstract

Peningkatan keselamatan kapal adalah niscaya, mengingat tujuannya sebagai moda angkutan penyeberangan. Melalui metode analisis SWOT terlihat bahwa jumlah kapal yang tersedia memang banyak, namun rata-rata usianya sudah tua sehingga diperlukan pemeriksaan secara periodik. Pemeriksaan ini wajib dilakukan agar tidak memengaruhi kesempurnaan kapal demi keselamatan penumpang. Oleh karena itu, dibutuhkan Strategi S-O yaitu strategi pemeriksaan kapal secara periodik setiap tahun selama 4 tahun.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) Meningkatkan Hasil Belajar PKn Mudana, I Ketut
Journal of Education Action Reseach Vol 5, No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i1.31806

Abstract

Berhasilnya tujuan pembelajaran ditentukan oleh banyak faktor diantaranya adalah faktor guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar, karena guru secara langsung dapat mempengaruhi, membina dan meningkatkan kecerdasan serta keterampilan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV semester ganjil SD Negeri 8 Tianyar Barat pada mata pelajaran PKn tahun pelajaran 2017/2018. Data yang dikumpulkan adalah data kuantitatif berupa hasil belajar yang dikumpulkan menggunakan instrumen tes. Hasil yang diperoleh kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif. Setelah berakhir melakukan analisis data diketahui bahwa peningkatan hasil belajar sudah dapat diupayakan. Hal tersebut terbukti dari kenaikan nilai siswa dari rata-rata awal 58,25 dengan ketuntasan belajar 30% pada siklus I meningkat menjadi 66,25 dengan ketuntasan belajar 65% dan pada siklus II sudah meningkat menjadi 75,25 dengan ketuntasan belajar 90%. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model koorperatif mampu meningkatkan hasil belajar siswa di kelas IV SD Negeri 8 Tianyar Barat.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) Meningkatkan Hasil Belajar PKn Mudana, I Ketut
Journal of Education Action Reseach Vol 5 No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i1.31806

Abstract

Berhasilnya tujuan pembelajaran ditentukan oleh banyak faktor diantaranya adalah faktor guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar, karena guru secara langsung dapat mempengaruhi, membina dan meningkatkan kecerdasan serta keterampilan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV semester ganjil SD Negeri 8 Tianyar Barat pada mata pelajaran PKn tahun pelajaran 2017/2018. Data yang dikumpulkan adalah data kuantitatif berupa hasil belajar yang dikumpulkan menggunakan instrumen tes. Hasil yang diperoleh kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif. Setelah berakhir melakukan analisis data diketahui bahwa peningkatan hasil belajar sudah dapat diupayakan. Hal tersebut terbukti dari kenaikan nilai siswa dari rata-rata awal 58,25 dengan ketuntasan belajar 30% pada siklus I meningkat menjadi 66,25 dengan ketuntasan belajar 65% dan pada siklus II sudah meningkat menjadi 75,25 dengan ketuntasan belajar 90%. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model koorperatif mampu meningkatkan hasil belajar siswa di kelas IV SD Negeri 8 Tianyar Barat.
Model Pembelajaran Think Pair Share Difasilitasi Peta Konsep Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis IPA Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa Mudana, I Ketut; Suma, Ketut; Widiana, I Wayan
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 7 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v7i2.61028

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPA disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu kegiatan pembelajaran yang monoton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran Think Pair Share difasilitasi peta konsep terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis IPA ditinjau dari motivasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan rancangan Pretest – posttest control group design. Jumlah populasi sebanyak 216 orang. Sampel penelitian berjumlah 96 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik Random Sampling. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes dan non tes. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis varians (ANAVA) dua jalur melalui uji F dan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan berpikir kritis IPA siswa yang mengikuti pembelajaran Think Pair Share difasilitasi peta konsep lebih tinggi. Kedua, ada pengaruh interaksi antara model pembelajaran yang digunakan dan motivasi belajar siswa terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis IPA. Ketiga, kelompok siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi, peningkatan kemampuan berpikir kritis IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Think Pair Share difasilitasi peta konsep lebih tinggi. Keempat, kelompok siswa yang memiliki motivasi belajar rendah, peningkatan kemampuan berpikir kritis IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Think Pair Share difasilitasi peta konsep lebih rendah dibandingkan kemampuan berpikir kritis dengan model konvensional.
Kajian Penataan Parkir di Badan Jalan Kota Cirebon Puspitasari, Reni; Mudana, I Ketut
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 29 No. 1 (2017): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v29i1.457

Abstract

Kegiatan parkir di badan jalan merupakan salah satu aktifitas yang dapat mengganggu kinerja jalan karena akan berpotensi menimbulkan kemacetan apabila tidak tertata dengan baik. Hal serupa juga terjadi  di beberapa ruas jalan Kota Cirebon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik parkir di badan jalan kota cirebon sehingga dapat temukan pemecahan masalah terkait aktifitas parkir di badan jalan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pendekatan deskriptif digunakan untuk menggambarkan kondisi eksisting yang ada di lapangan. Selanjutnya pendekatan kuantitatif dilakukan mengukur karakteristik parkir. Pengamatan di lapangan diperlukan untuk mendapatkan karakteristik parkirnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permintaan ruang parkir untuk sepeda motor masih memenuhi kapasitas parkir yang tersedia untuk lokasi pengamatan Jl. Siliwangi dan Jl. Kanoman. Sedangkan untuk Jl. Karang Getas dan Jl. Pekiringan sudah melebihi kapasitas parkir yang tersedia. Untuk parkir mobil sudah melebihi kapasitas parkir yang tersedia, kecuali di ruas Jl Siliwangi, permintaan ruang parkir masih memenuhi kapasitas parkir yang ada.
Kinerja Angkutan Penyeberangan Lintas Padang-Tua Pejat Pasca Ditetapkan Sebagai Lintasan Komersial Mudana, I Ketut
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 4 (2016): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v28i4.590

Abstract

Tujuan kajian ini adalah untuk mengetahui perkembangan kinerja operasional lintas penyeberangan Padang-Tua Pejat pasca ditetapkan sebagai lintasan komersial. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis Deskriptif Kualitatif dan Kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis, kesimpulan dari kajian ini adalah kinerja angkutan penyeberangan lintas Padang-Tua Pejat secara umum mengalami peningkatan karena load factor penumpang rata-rata per tahun sebesar 59,30% ke atas, hanya load factor kendaraan golongan IV, V, VI, VII, dan kendaraan golongan VIII relatif masih rendah. Apabila dilihat dari tarif dan kendaraan R-2 dan R-3 yang diangkut, maka kinerja yang dicapai termasuk baik, berdasarkan persepsi responden setelah dipetakan dengan diagram pencar, maka beberapa aspek pelayanan yang diberikan operator sudah baik dan ada juga beberapa aspek yang belum baik, oleh karena itu pelayanan yang diberikan belum memuaskan penumpang, kapal yang beroperasi hanya satu unit, oleh karena itu pada saat kapal yang ada mengalami kerusakan atau docking maka harus mendatangkan kapal dari lintasan lain sebagai kapal pengganti.
Pengoprasian Becak Motor (Bentor) di Wilayah Kota Gorontalo Mudana, I Ketut; Heriwibowo, Dwi
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 2 (2016): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v28i2.691

Abstract

Tujuan melakukan penelitian adalah untuk menyusun rekomendasi mengenai pengoperasian bentor dilihat dari aspek regulasi dan aspek keselamatan. Berdasarkan hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa pengoperasian bentor dilihat dari aspek keselamatan masih kurang, kondisi tersebut menuntut upaya pemerintah daerah mensosialisasikan pengoperasian bentor agar lebih mengutamakan keselamatan. Bentor yang beroperasi di Kota Gorontalo cukup besar berjumlah 11.000 unt termasuk dari daerah lain. Di sisi lain angkutan umum perkotaan belum kuat sehingga bentor merupakan kebutuhan masyarakat Gorontalo. Beberapa kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah provinsi maupun kota belum berjalan efektif karena muatan kebijakan mengatur bentor seperti angkutan resmi misalnya uji berkala. Bentor unggul dalam memberikan pelayanan door to door mampu menampung penumpang lebih dari satu orang, menyerap tenaga kerja, diminati pengguna jasa, beroperasi disemua jaringan jalan dan kelemahan bentor yaitu penumpang ditempatkan di depan pengemudi dan rem hanya satu rem belakang saja sedangkan bentor yang standar yaitu penumpang ditempatkan di belakang pengemudi dan rem roda depan dan roda belakang jadi setiap roda ada rem. Populasi bentor terus meningkat disebabkan oleh pelayanan angkutan umum belum optimal, kemudahan mendapatkan bentor dan keberadaan bentor diterima masyarakat. Kata kunci: pengoperasian, bentor, Kota Gorontalo
Relokasi Dermaga Pasar Gayam Sungai Kelay di Kabupaten Berau Kalimantan Timur Mudana, I Ketut
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 3 (2015): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v27i3.785

Abstract

Tujuan melakukan penelitian adalah untuk mendapatkan informasi mengenai strategi penyediaan dermaga yang sesuai dengan manajemen transportasi. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan metode Analisis Deskriptif Kualitatif dan Kuantitatif, Strategi Penyediaan Dermaga dan Pemilihan Lokasi Pelabuhan, maka kesimpulan dari penelitian ini adalah Dermaga Pasar Gayam yang terletak di Sungai Kelay dengan adanya kebijakan daerah akan dialihfungsikan menjadi dermaga pariwisata, hal ini merupakan kebijakan pemerintah daerah Kabupaten Berau dalam upaya pengembangan pariwisata. Berdasarkan kondisi tersebut maka perlu dilakukan relokasi Dermaga Pasar Gayam yang selama ini berfungsi melayani bongkar muat barang dan lokasi yang direncanakan adalah di bantaran Sungai Segah yang termasuk dalam wilayah Kecamatan Teluk Bayur. Permasalahan yang ditemukan dalam penelitian adalah perencanaan pembangunan dermaga di lokasi yang baru masih lemah. Setelah dianalisis dan evaluasi manfaat pembangunan dermaga sungai dengan pendekatan manajemen transportasi yaitu strategi penyediaan dermaga dan Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2009 tentang Kepelabuhanan, kondisi lokasi tersebut sudah sesuai, oleh karena itu pada prinsipnya pembangunan dermaga di lokasi tersebut dapat dilakukan sepanjang tidak ada masalah dalam pembebasan tanah atau lahan dan sudah dianggarkan dalam RAPBD Kabupaten Berau tahun 2015.Namun dari sisi perencanaan masih lemah karena belum ada dukungan hasil studi kelayakan,amdal, rencana induk dan desain detail sebagaimana yang dipersyaratkan peraturan perundangan tentang Kepelabuhanan dokumen yang terkait dengan perencanaan tersebut sebelum pembangunan dilakukan perlu dipenuhi.
Dukungan Alat Keselamatan Di Pelabuhan Penyeberangan Lembar Untuk Peningkatan Keselamatan Alur Laut Kepulauan Indonesia II Mudana, I Ketut
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 4 (2014): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v26i4.901

Abstract

Tujuan penelitian ini dalam rangka meningkatkan pelaksanaan manajemen keselamatan pelayaran terutama mengenai kondisi dan peningkatan ketersediaan alat keselamatan di Pelabuhan Penyeberangan Lembar dalam upaya mendukung keselamatan pelayaran di ALKI II. Metode analisis yang digunakan adalah analisis SWOT. Berdasarkan hasil analisis, total nilai bobot tertinggi untuk faktor internal kekuatan yaitu tersedia petunjuk pemelihaharaan alat keselamatan (0,79) dan faktor internal kelemahan yaitu manajemen pemeliharaan alat keselamatan tidak berjalan (0,75), total nilai bobot tertinggi untuk faktor eksternal peluang adalah ALKI II merupakan lintasan laut dalam yang ekonomis dan aman untuk dilalui (0,78) dan nilai untuk tantangan yang tertinggi adalah jumlah kapal yang beroperasi di Indonesia sangat besar karena adanya pelabuhan internasional (0,74), strategi yang dapat diimplementasikan adalah Strategi S-O, yaitu dengan memaksimalkan pelaksanaan petunjuk pemeliharaan alat keselamatan yang tersedia dengan memanfaatkan peluang bahwa ALKI II merupakan lintasan laut dalam yang ekonomis dan aman untuk dilalui. Hasil analisis mengenai dukungan alat keselamatan di ALKI II masih lemah karena alat utama yang ada saat ini sebagian besar rusak, tidak berfungsi dengan baik seperti radar, VHF DSC, MF/HF DSC, NBDP, dan SSB Telephony, hal ini disebabkan lemahnya manajemen pemeliharaan alat keselamatan, sedangkan fungsi alat tersebut sangat mendukung keselamatan pelayaran dan masih ada alat keselamatan yang belum tersedia seperti CCTV.