Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua dengan Pola Penggunaan Antibiotik pada Anak di Puskesmas Remu Kota Sorong, Papua Barat Klara Sinta Deffi; Christina A.D.T; Ishak S.W
Wal'afiat Hospital Journal Vol 1 No 2 (2020): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.666 KB) | DOI: 10.33096/whj.v1i2.44

Abstract

Pendahuluan: Antibiotik merupakan obat yang digunakan dalam kasus infeksi yang disebabkan oleh bakteri, sehingga penggunaannya harus tepat sesuai pola penggunaannya. Pola penggunaan antibiotik yang dimaksud adalah dengan resep dokter dan kepatuhan minum obat meliputi dosisnya, indikasi, dan interval waktu pemberian yang tepat. Perilaku pengunaan antibiotik yang tidak sesuai dapat ditemukan pada kalangan orang dewasa dan para orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan orang tua dengan pola penggunaan antibiotik pada anak di Puskesmas Remu Kota Sorong, Papua Barat.Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, dilakukan di Puskesmas Remu Kota Sorong dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode consecutive sampling. Pengambilan data dilakukan pada bulan Maret- Juli 2020. Sampel penelitian ini adalah wanita usia produktif II (26-64 tahun) dengan usia anak dari responden adalah 2-5 tahun yang mengalami demam.Hasil: Hasil tingkat pengetahuan responden sebagian besar berada pada tingkat pengetahuan cukup (55%) dengan pola penggunaan antibiotik yang tidak sesuai (73%). Hasil analisis uji chisquare hubungan tingkat pengetahuan orang tua dengan pola penggunaan antibiotik dalammengatasi demam pada anak didapatkan nilai p 0,004.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara Tingkat Pengetahuan Orang Tua dengan Pola Penggunaan Antibiotik dalam Mengatasi Demam pada Anak di Puskesmas Remu Kota Sorong.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua dengan Pola Penggunaan Antibiotik pada Anak di Puskesmas Remu Kota Sorong, Papua Barat Klara Sinta Deffi; Christina A.D.T; Ishak S.W
Wal'afiat Hospital Journal Vol 1 No 2 (2020): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.666 KB) | DOI: 10.33096/whj.v1i2.44

Abstract

Pendahuluan: Antibiotik merupakan obat yang digunakan dalam kasus infeksi yang disebabkan oleh bakteri, sehingga penggunaannya harus tepat sesuai pola penggunaannya. Pola penggunaan antibiotik yang dimaksud adalah dengan resep dokter dan kepatuhan minum obat meliputi dosisnya, indikasi, dan interval waktu pemberian yang tepat. Perilaku pengunaan antibiotik yang tidak sesuai dapat ditemukan pada kalangan orang dewasa dan para orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan orang tua dengan pola penggunaan antibiotik pada anak di Puskesmas Remu Kota Sorong, Papua Barat.Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, dilakukan di Puskesmas Remu Kota Sorong dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode consecutive sampling. Pengambilan data dilakukan pada bulan Maret- Juli 2020. Sampel penelitian ini adalah wanita usia produktif II (26-64 tahun) dengan usia anak dari responden adalah 2-5 tahun yang mengalami demam.Hasil: Hasil tingkat pengetahuan responden sebagian besar berada pada tingkat pengetahuan cukup (55%) dengan pola penggunaan antibiotik yang tidak sesuai (73%). Hasil analisis uji chisquare hubungan tingkat pengetahuan orang tua dengan pola penggunaan antibiotik dalammengatasi demam pada anak didapatkan nilai p 0,004.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara Tingkat Pengetahuan Orang Tua dengan Pola Penggunaan Antibiotik dalam Mengatasi Demam pada Anak di Puskesmas Remu Kota Sorong.