Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH KESEHATAN KEUANGAN BANK TERHADAP NILAI INVESTASI MASYARAKAT DALAM SAHAM BANK Wahyuni, Ning
Jurnal Riset Akuntansi Vol 5 No 2 (2013): Jurnal Riset Akuntansi
Publisher : Program Studi Akuntansi | Fakultas Ekonomi dan Bisnis | Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (849.154 KB) | DOI: 10.34010/jra.v5i2.512

Abstract

Kesehatan keuangan bank merupakan hal penting yang harus dicapai oleh setiapperbankan nasional, baik yang belum maupun yang sudah go publik, karenakesehatan keuangan bank tersebut merupakan cermin dari kemampuan perbankandalam mengelola dan mengalokasikan sumber dayanya. Bagi bank yang sudah gopublik yaitu bank yang sahamnya telah terdaftar di bursa efek Jakarta kesehatankeuangan bank dapat menjadi peringatan dini bagi investor dalam menempatkandananya pada saham bank yang tidak hanya memberikan keuntungan semata tetapijuga keamanan atas dana yang ditanamkannya.Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui sampai sejauh mana variabelkesehatan keuangan bank yang meliputi CAR, CAD, BDR, ROA, BOPO, LDR danNCM terhadap nilai investasi masyarakat dalam saham bank, baik secara parsialmaupun secara keseluruhan untuk periode 2003 sampai dengan 2007.Populasi sampel yang digunakan dalam penelitian adalah sebanyak 9 bank yangtelah go publik dari jumlah bank yang terdaftar di bursa efek Jakarta sekitar 27 bank.Metode penelitian yang digunakan adalah explanasi (Explanation Research) atauverificative (Vericative Research). Pengujian hipotesis dalam penelitian ini denganmenggunakan analisis jalur  (Path Analysis)  dengan  alat bantu untuk mengolah  data dengan SPSS v. 12.0  Hasil pengujian secara keseluruhan untuk variabel kesehatan keuangan bankterhadap Indeks Harga Saham Bank (IHSB) adalah sebesar 90,8% dan sisanya 9,2%dipengaruhi oleh faktor lain diluar model yang diteliti. Sedangkan secara parsialdidapat indikator ROA, BOPO dan LDR yang berpengaruh secara signifikan terhadapIndeks Harga Saham Bank (IHSB) dengan simultan sebesar 87,40%. Untuk IHSBterhadap Nilai Investasi Saham Bank (NISB) diperoleh persamaan NISB = 990.102,3 +0,908 IHSB, yang artinya bahwa dalam setiap peningkatan 1 point Indeks HargaSaham Perbankan (sektoral) akan meningkatkan Nilai Investasi  Saham Bank (NISB)perbankan  sebesar 0,908 kali. Dan pengaruh variabel kesehatan keuangan bankterhadap NISB sektoral secara keseluruhan adalah sebesar 82,90% sisanya 17,90%adalah faktor lain di luar model. Untuk pengaruh secara parsialnya diperoleh indikatorROA, BOPO dan NCM dengan besarnya pengaruh simultan adalah  80,7% sisanya19,3% dipengaruhi oleh faktor lain diluar model.
PENGENDALIAN SISTEM MATERIAL HANDLING PADA INDUSTRI MANUFAKTUR MODERN Wahyuni, Ning
Jurnal Riset Akuntansi Vol. 8 No. 1 (2016): Jurnal Riset Akuntansi
Publisher : Program Studi Akuntansi | Fakultas Ekonomi dan Bisnis | Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1695.327 KB) | DOI: 10.34010/jra.v8i1.1970

Abstract

Material handling (penanganan material) dapat diartikan sebagai menangani material dengan menggunakan peralatan dan metode yang benar. Sistem-nya mencakup kegiatan mengangkut, membawa, memindahkan, mengirim, dan menyimpan (pergudangan) bahan baku, bahan setengah jadi dan barang jadi. Perencanaan sistem material handling merupakan suatu komponen penting dalam perencanaan fasilitas, terutama yang berkaitan dengan desain tata letak, karenanya perencanaan material handling akan selalu terkait satu dengan yang lain. Setiap perusahaan manufakturing, sebaiknya merencanakan design sistem material handling dengan secermat mungkin sebelum operasi dilaksanakan, dengan mempertimbangkan semua aspek yang mempengaruhi berjalannya sistem material handling secara keseluruhan, agar penanganan bahan/material yang akan digunakan dalam kegiatan manufakturing dan juga kegiatan sampai ketangan konsumen dapat berjalan secara efisien dan efektif.
MEMBANGUNSISTEM INFORMASI MANAJEMEN PROYEK DI PT. KONINDO CIPTA SEJAHTERA Wahyuni Wahyuni
Jurnal Manajemen Informatika (JAMIKA) Vol 1 No 2 (2011): Jurnal Manajemen Informatika (JAMIKA)
Publisher : Program Studi Manajemen Informatika, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.106 KB) | DOI: 10.34010/jamika.v1i2.682

Abstract

Manajemen proyek adalah suatu proses pengolahan proyek yang meliputi perencanaan, pengorganisasian dan pengaturan tugas-tugas sumber daya untuk mewujudkan tujuan yang ingin dicapai, dengan mempertimbangkan faktor-faktor waktu dan biaya. PT. Konindo Cipta Sejahtera selaku perencana dan kontraktor proyek yang bergerak dibidang interior dan eksterior ruangan melakukan perencanaan dan rancang bangun.Untuk menunjang kinerja pegawai di perusahaan jasa konsultan arsitektur tersebut diperlukan sebuah sistem informasi yang dapat mengolah data proyek dengan cepat dan akurat, faktanya sistem yang ada belum terkomputerisasi dan pengolahan data proyek, anggaran biaya dan transaksi masih manual.maka dari itu penelitian ini dimaksudkan untuk membuat sistem informasi manajemen proyek yang telah terkomputerisasi dan datanya telah terintegrasi.
"SCOUT LEARNING" SEBAGAI MEDIA INTERAKTIF PEMBELAJARAN PRAMUKA BERBASIS MULTIMEDIA Asnandar Arianto; Wahyuni Wahyuni
Jurnal Teknologi dan Informasi (JATI) Vol 7 No 1 (2017): Jurnal Teknologi dan Informasi (JATI)
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.087 KB) | DOI: 10.34010/jati.v7i1.755

Abstract

Ilmu Dasar Kepramukaan (Scout Learning) pada anak-anak sekolah dasar dirasakan masih kurang, hal ini dikarenakan metode pengajaran yang kurang menarik dan cenderung monoton. Sedangkan pembimbing atau pembina hanya ada pada saat kegiatan kepramukaan saja, sehingga anak-anak merasa kesulitan jika ingin mengetahui lebih banyak lagi mengenai ilmu pramuka. Sehingga membutuhkan suatu metode baru yang bersifat multimedia, sehingga dapat menarik minat anak-anak untuk bisa mempelajari ilmu pramuka lebih giat lagi.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menerapkan model deskriptif yang dibantu dengan metode pengembangan prototype. Hal ini dirasakan tepat untuk memperhatikan kebutuhan dari pemakai dan mengacu kepada kepuasan dari pemakai itu sendiri.Dengan adanya aplikasi mobile ini diharapkan dapat memicu rasa ingin tahu anak-anak dalam mempelajari ilmu kepramukaan dan juga dapat membantu pembina dalam memberikan materi yang sesuai dengan tingkat kepamukaan anak-anak sekolah dasar.
REKOMENDASI PENGEMBANGAN IT GOVERNANCE MENGGUNAKAN COBIT (CONTROL OBJECTIVES FOR INFORMATION AND RELATED TECHNOLOGY) VERSI 3.0 PADA INSTITUSI PENDIDIKAN Wahyuni Wahyuni
Jurnal Teknologi dan Informasi (JATI) Vol 1 No 1 (2011): Jurnal Teknologi dan Informasi (JATI)
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jati.v1i1.764

Abstract

Pengelolaan TI (IT Governance) merupakan suatu bentuk perencanaan dalam menerapkan dan menggunakan TI yang digunakan oleh suatu organisasi agar sesuai dengan visi, misi dan tujuan dari organisasi. TI yang diatur tersebut merupakan suatu proses untuk mengarahkan dan mengendalikan organisasi agar dapat mencapai tujuannya dengan menambahkan nilai yang dapat menyeimbangkan resiko terhadap penggunaan TI serta prosesnya.
TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI SEBAGAI SALAH SATU STRATEGI BISNIS Wahyuni Wahyuni
Jurnal Teknologi dan Informasi (JATI) Vol 3 No 1 (2013): Jurnal Teknologi dan Informasi (JATI)
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.36 KB) | DOI: 10.34010/jati.v3i1.787

Abstract

Perkembangan TI yang semakin canggih dan serba bisa tersebut, mulai diarahkan menjadi enabler terhadap peningkatan kinerja suatu organisasi. Yang kemudian memunculkan kesadaran, terutama di dunia industri, bahwa tanggung jawab pengelolaan TI tidak bisa sepenuhnya diserahkan ke unit/bagian/divisi yang hanya khusus menangani TI secara teknikal (IT Function) sebagaimana pendekatan manajemen konvensional, melainkan juga harus menjadi tanggung jawab berbagai pihak manajemen dalam suatu organisasi. Hal inilah yang kemudian melahirkan konsep dan paradigm baru dalam mengelola Teknologi Informasi yang disebut dengan IT Governance (Tata Kelola Teknologi Informasi). Penyusunan IT Governance harus diselaraskan denga kegiatan bisnis yang ada pada masing-masing perusahaan.
Alat Bantu Pembelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup Mengenai Bencana Alam W Wahyuni -; Gisda Muflih Fadillah
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/justin.v10i2.45040

Abstract

Dalam kegiatan belajar mengajar di kelas, siswa harus mampu memahami dengan baik tentang jenis-jenis bencana alam, penyebab dan akibat dari bencana alam tersebut, serta cara penanggulangan bencana alam, berupa buku-buku sumber yang mereka miliki. tanpa visualisasi. Hal ini dapat menimbulkan kesulitan karena siswa belum mendapatkan gambaran yang jelas tentang bencana yang terjadi di sekitarnya. Dengan adanya permasalahan tersebut maka dikembangkan suatu metode pengajaran dengan menggunakan alat bantu yang lebih interaktif sehingga dapat memberikan suasan pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan objek sehingga dapat memberikan gambaran kepada pengguna tentang aplikasi yang dibuat. Hasil penelitian ini dapat menghasilkan media pembelajaran berbasis multimedia dan bersifat interaktif sehingga dapat meningkatkan minat belajar siswa, memberikan visualisasi bencana alam yang mudah dipahami serta memberikan kesempatan pada guru untuk bisa mengembangkan materi yang disesesuaikan dengan kurikulum yang berlaku.