Erik Imam Ujianto
Universitas Teknologi Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Estimasi Jumlah Produksi CPO Kelapa Sawit Menggunakan Fuzzy Tsukamoto (Studi Kasus Pt Tapian Nadenggan) Fitria Ilhami Ikromina; Erik Imam Ujianto
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.603 KB) | DOI: 10.26418/justin.v7i3.33534

Abstract

PT Tapian Nadenggan memerlukan sistem estimasi jumlah produksi Crude Palm Oil (CPO) untuk menentukan standart minimum jumlah produksi dalam setiap bulannya untuk menjaga supaya target produksi terpenuhi dan meminimalisir kendala yang diakibatkan oleh kesalahan personal maupun machine. Dengan menggunakan estimasi jumlah produksi Crude Palm Oil (CPO) ini pihak perusahaan dapat diberikan kemudahan dalam mengestimasi jumlah produksi Crude Palm Oil (CPO) berdasarkan variabel banyaknya buah kelapa sawit, permintaan dan persediaan. Estimasi ini menerapkan logika fuzzy yaitu Fuzzy Tsukamoto, karena terdapat beberapa data yang bisa digunakan dalam melakukan perhitungan guna mendapatkan estimasi jumlah produksi minyak kelapa sawit. Kelebihan dari logika fuzzy memiliki konsep matematis serta  memiliki toleransi terhadap data-data yang tidak tepat, mampu memodelkan fungsi-fungsi nonlinear yang sangat kompleks dan dapat bekerja sama dengan teknik-teknik kendali secara konvensional, sementara Fuzzy Tsukamoto memiliki kelebihan yaitu lebih intuitif, diterima oleh banyak pihak, lebih cocok untuk masukan yang diterima dari manusia bukan mesin. Berdasarkan basis aturan dengan menggunakan seleksi ciri hasil estimasi jumlah produksi Crude Palm Oil (CPO) dengan metode fuzzy tsukamoto bulan April 2019 dengan banyak buah kelapa sawit 36.415.100 kg, permintaan 7.139.620 liter, dan persediaan 2.886.790 liter didapatkan jumlah produksi sebanyak 15.130.992 liter. Sehingga Metode Tsukamoto efektif diterapkan dalam sistem estimasi jumlah produksi untuk membantu pihak perusahaan dalam mengestimasi jumlah produksi minyak sawit karena hasilnya mendekati dengan dataset yang ada.