Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Wayang Avenger untuk Pembelajaran Bahasa Jawa Kelas IV SD Negeri 01 Sumberdadi Lia Ekaratna Puspita; Rahmat Setyo Jadmiko
Sultra Educational Journal Vol 2 No 2: Agustus (2022)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v2i2.288

Abstract

Pembelajaran pendidikan Bahasa Jawa sangat minim menggunakan media pembelajaran terlebih lagi, pada materi dialog atau cerita, guru hanya menggunakan metode ceramah dimana pembelajaran hanya difokuskan kepada guru atau teacher centered. Hal tersebut juga terjadi pada SD Negeri 01 Sumberdadi dimana proses belajar mengajar hanya difokuskan kepada guru atau teacher centered, maka dari itu perlu diciptakan media pembelajaran yang inovatif yang dapat menarik perhatian dan minat siswa, sehingga proses belajar mengajar menjadi menyenangkan dan isi dari materi pembelajaran dapat tersampaikan dengan mudah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kevalidan produk pengembangan media visual, mengetahui bagaimana respon guru dan respon siswa terhadap produk pengembagan media visual, mengetahui keefektifan produk pengembangan media visual. Metode dalam penelitian ini menggunakan peneletian dan pengembangan (Research and development (R&D) yaitu menghasilkan suatu produk tertentu dan mengujinya. Produk dalam penelitian ini adalah Wayang Avenger yang akan diterapkan pada pendidikan Bahasa Jawa kelas IV SD Negeri 01 Sumberdadi. Dengan menggunakan model ADDIE merupakan singkatan dari analysis, design, develop, implement dan evaluate. Instrumen yang dipakai dalam penelitian ini adalah angket dan wawancara. Sumber data diperoleh melalui hasil angket kontruksi media pembelajaran, angket respon guru, angket respon aktivitas pembelajaran siswa dan wawancara guru. Dengan demikian diperoleh hasil data kevalidan angket validasi kontruksi media pembelajaran visual Wayang Avenger sebesar 86.6%. Angket respon guru pada uji coba terbatas sebesar 98% dan uji coba luas sebesar 98%. Angket respon aktivitas pembelajaran siswa pada uji coba terbatas sebesar 95.6% dan uji coba luas sebesar 92%. Keefektifan media pembelajaran Wayang Avenger dilihat dari hasil tes siswa pada uji coba terbatas memperoleh skor rata-rata 85 dan uji coba luas memperoleh skor rata-rata 86 yang dimana hasil tersebut melampaui nilai KKM yang sudah ditentukan yaitu 70 maka dapat dinyatakan media pembelajaran Wayang Avenger sangat valid untuk digunakan.
Kelayakan Konten Tiktok Berbahasa Jawa untuk Media Pembelajaran Bahasa Jawa di Sekolah Dasar Sapta Febi Nurcahyo; Rahmat Setyo Jadmiko
Sultra Educational Journal Vol 2 No 2: Agustus (2022)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v2i2.290

Abstract

Media sosial merupakan hiburan utama di jaman sekarang, salah satu media sosial yang banyak digemari pada jaman sekarang yaitu TikTok. TikTok digemari sebab menawarkan berbagai fitur yang berbeda. Salah satu konten video menarik yang terdapat di TikTok adalah konten yang menggunakan bahasa jawa. Oleh sebab itu konten TikTok dapat sebagai alternatif media pembelajaran bahasa jawa. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui bentuk konten TikTok yang layak dijadikan media dalam Pembelajaran Bahasa Jawa. Untuk mendeskripsikan bentuk konten TikTok yang layak dijadikan media dalam pembelajaran Bahasa Jawa.Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun pengecekan keabsahan data menggunakan teknik ketekunan pengamatan, triangulasi. Hasil penelitian tentang penggunaan konten TikTok Berbahasa Jawa untuk media pembelajaran yang didapatkan berdasarkan hasil wawancara dengan guru dan siswa menunjukkan penilaian konten TikTok terkait kosakata, tata bahasa, pengucapan, dan kesalahan umum. Dari aspek tersebut ditemukan bentuk yang layak konten TikTok berbahasa jawa untuk media dalam pembelajaran bahasa jawa. Hal itu juga didapatkan berdasarkan hasil angket guru yang berjumlah 12 guru dengan memperoleh hasil nilai presentase 85%. Dari hasil nilai presentase tersebut bisa dikategorikan dalam penilaian sangat baik. Berdasarkan hasil pembahasan tersebut dapat disimpulkan bahwa bentuk konten TikTok Berbahasa Jawa yang layak digunakan untuk media pembelajaran Bahasa Jawa. Hal tersebut didukung dengan penggunaan konten TikTok sebagai media pembelajaran membuat siswa lebih mudah memahami pembelajaran bahasa jawa dan membuat siswa tidak bosan untuk mengikuti pembelajaran.