Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

RANCANG BANGUN PERALATAN IODISASI GARAM PORTABEL MENGGUNAKAN SISTEM SEMI OTOMATIS (Design and Manufacturing of Portable Salt Iodized Apparatus Using Semi Automatic System) Mahlinda, Mahlinda; Maurina, Lancy
Jurnal Hasil Penelitian Industri Vol 26, No 2 (2013)
Publisher : Baristand Industri Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.353 KB)

Abstract

The researches about design and manufacturing of portable salt iodizedapparatus using semi-automatic system have been done. The aim of this research was tostudied and to designed salt iodized apparatus which can be operation automatically tosprayer and mixing salt to be iodized. Result of mechanic and automatic system testingshowed all testing parameters working well and stable. Testing result of iodine contentbased on iodat tester colour showed the best iodine content getting from spayer times 3second with KIO3 volume achieve 27 cc and iodat testing appear old puple colour. Testingresult of iodized salt showed all parameters fulfill with SNI. No. 01-3556-200. Theadvantage of this apparatus were easily to removing, low energy consumption, workingautomatically and easy to maintenance.
PENGARUH PENGGUNAAN METANOL DAUR ULANG SEBAGAI PELARUT TERHADAP RENDEMEN DAN MUTU PRODUK BIODIESEL (Effect of Using Recovery Methanol as Solvent On Yield and Quality of Biodiesel Product) Mahlinda, Mahlinda; Maurina, Lancy
Jurnal Hasil Penelitian Industri Vol 25, No 2 (2012)
Publisher : Baristand Industri Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.353 KB)

Abstract

Penelitian tentang pengaruh penggunaan metanol daur ulang sebagai pelarutterhadap rendemen dan mutu produk biodiesel telah dilaksanakan. Tujuan dari penelitianini adalah untuk mempelajari proses produksi biodiesel menggunakan metanol bekas yangtelah didaur ulang, serta membandingkan kualitas dan kuantitas mutu produk biodieselyang dihasilkan antara penggunaan metanol daur ulang dan metanol baru. Rasio molarminyak terhadap metanol yang digunakan adalah 1:4, 1:6, 1:8, 1:10 dan 1:12 dengankonsentrasi katalis 1% b/b dari minyak yang digunakan, pada temperatur proses 45, 50,55, 60 dan 65 oC serta waktu proses 40, 60, 80, 100 dan 120 menit. Hasil penelitianmenunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara penggunaan metanol daur ulang danmetanol baru terhadap rendemen dan mutu biodiesel. Hasil identifikasi GasChromatography terhadap senyawa produk biodiesel menggunakan metanol daur ulangmenunjukkan kadar alkil ester mencapai 98,07% dan telah memenuhi persyaratan SNI 04-7182 : 2006.
Produksi Biodiesel dari Ampas Kelapa (Coconut Waste) Secara Transesterifikasi In Situ Menggunakan Bantuan Gelombang Mikro Maurina, Lancy; Marwan, Marwan; Supardan, Muhammad Dani
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 12, No 2 (2017): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v12i2.8480

Abstract

Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif pengganti minyak diesel berbasis fosil. Upaya mendapatkan bahan baku yang murah dan ekonomis untuk memproduksi biodiesel perlu terus dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajariproses produksi biodiesel dari limbah ampas kelapa menggunakan proses transesterifikasi in situ dengan bantuan gelombang mikro. Proses transesterifikasi in situ dilakukan pada daya mikrowave 450, 600 dan 800 watt, waktu reaksi 3-6 menit, rasio molar metanol 10:1 hingga 25:1 dan jumlah katalis KOH 2-5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, rendemen biodiesel tertinggi adalah sebesar 98,23% pada kondisi daya mikrowave 800 watt, waktu reaksi 4 menit, rasio molar pelarut 20:1 dan konsentrasi katalis KOH 4%. Hasil pengujian mutu biodiesel dari hasil penelitian ini adalah viskositas kinematik 2,7 mm2/s, densitas 850 kg/m3 dan angka asam 0,4 mg-KOH/g. Komposisi asam lemak biodiesel dari ampas kelapa adalah methyl laurate (29,41%), methyl oleate (21,05%), methyl myristate (20,21%), methyl palmitate (14,18%), methyl caprate (6,94%), methyl linoleate (5,47%) dan methyl octanoate (2,25%).