Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Gizi Kurang pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Baluase Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi: Factors Affecting Undernutrition in Toddlers in the Work Area of Baluse Health Center, South Dolo District, Sigi Regency Afid; Rabiah; Syaiful Tahir; Lilik Utami
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v5i9.2776

Abstract

Gizi kurang merupakan salah satu menyebab lebih dari setengah dari semua kematian pada anak di bawah usia lima tahun terjadi di negara berkembang. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kekurangan gizi bertanggung jawab atas 2,7 juta kematian anak setiap tahun, terhitung 45% dari semua kematian anak yang disebabkan oleh kekurangan gizi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi gizi kurang pada balita di wilayah kerja Puskesmas Baluse Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif, mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi gizi kurang pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Baluse Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi. Besar sampel untuk penelitian ini adalah 36 responden. Variabel diukur dengan menggunakan kuesioner dalam analisis data univariat. Temuan penelitian tentang Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Gizi Kurang dapat dilihat pada pengetahuan ibu yang berada pada kategori baik sebesar 41,7% dan kurang sebesar 58,3%. Dan pola asuh baik dengan persentase 25,0% dan kurang dengan persentase 75,0%. Disimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi gizi kurang pada balita dapat dilihat dari pengetahuan dan pola asuh dalam kategori kurang dari 36 orang yang menjawab, sehingga disarankan kepada pihak puskesmas untuk meningkatkan pelayanan yang tepat guna mengurangi kejadian gizi kurang. pada balita.
Hubungan Pekerjaan dan Pengetahuan Ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi di Puskesmas Kawatuna Kota Palu: The Relationship between Mother's Work and Knowledge and Exclusive Breastfeeding for Infants at the Kabeluna Health Center, Palu City Dina; Rabiah; Maryam; Rosita
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v5i12.3110

Abstract

Air susu ibu (ASI) Ekslusif merupakan cairan putih yang dihasilkan melalui proses laktasi dan diberikan sejak bayi baru lahir hingga berusia enam bulan tanpa diberikan tambahan minum atau makanan apapun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara pekerjaan dan pengetahuan ibu dengan pemberian ASI ekslusif pada bayi. Jenis penelitian ini adalah korelasional dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif, sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi lebih dari enam bulan di Puskesmas Kawatuna Kota Palu sebanyak 31 responden. Sampel dilakukan dengan tehnik simple random. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pemberian airisusu ibu (ASI) yang baik sebanyak 19 responden (61,3%) dan yang kurang baik sebanyak 12 responden (38,7%), selanjutnya yang baik berdasarkan tingkat pekerjaan ibu yaitu sebanyak 7 responden (22,6%) dan kurang baik sebanyak 24 responden (77,4%), berdasarkan tingkat pengetahuan ibu yang sudah baik yaitu sebanyak 28 responden (90,3%) dan kurang baik sebanyak 3 responden (i9,7%). Berdasarkan analisis bivariat, penelitian ini tidak terdapat adanya hubungan pekerjaan dan pengetahuan ibu dengan pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif pada bayi. Disimpulkan bahwa hubungan pekerjaan dan pengetahuan ibu dengan pemberian ASI ekslusif pada bayi sudah baik. Dan diharapkan bagi puskesmas perlu peningkatan kegiatan penyuluhan tentang program Air Susu Ibu (ASI).