Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Intervensi Teknik Pernafasan Buteyko terhadap Penurunan Respirasi Rate dan Saturasi Oksigen pada Pasien Asma Bronchial: Intervention of Buteyko Breathing Technique on Reduction of Respiratory Rate and Oxygen Saturation in Bronchial Asthma Patients Yosifine Yosifine; Margaretha Margaretha; Rinjani Fatik; Roni Saputra; Dewi Naning; Rut Meiliana; Sri Lestari; Riska Septiana; Wina Octaviana; Siti Nurjanah; Eka Rokhmiati
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 1 No 9 (2022): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v1i9.70

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data dari Global Asthma Report (2018), asma bronkhial termasuk penyakit pernapasan kronis yang menyebabkan 15% kematian di dunia. Penyakit asma bronkhial di Indonesia termasuk dalam sepuluh besar penyakit penyebab kesakitan dan kematian. Angka kejadian asma dari hasil survey Riskesdas nasional tahun 2018 mencapai 2.4% dengan penderita terbanyak adalah perempuan yaitu 2.5 % dan laki-laki sebanyak 2.3%. Asma merupakan gangguan pada saluran bronkial dengan ciri bronkospasme periodic (kontraksi spasme pada saluran nafas). Bronkus mengalami inflamasi atau peradangan dan hiperesponsif sehingga saluran nafas menyempit dan menimbulkan kesulitan dalam bernafas. Jika penyakit asma ini dibiarkan akan menyebabkan masalah psikologi cemas, stress atau depresi bahkan bisa menyebabkan kematian. Tujuan: Case study ini adalah untuk melihat  efektifitas teknik pernafasan buteyko dalam mengatasi masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif dengan intervensi pendukung yaitu manajemen asma latihan teknik pernafasan buteyko dikombinasikan dengan terapi bronkodilator untuk penurunan frekuensi pernafasan dan peningkatan saturasi oksigen pada asuhan keperawatan pasien asma bronchial. Metode: Subjek dalam studi kasus ini adalah dua orang pasien asma, berjenis kelamin sama dan usia yang sama, yang dilaksanakan pada stase KMB minggu ke tiga di RS Bina Husada. Hasil: Pengelolaan asuhan keperawatan pada pasien asma dalam pemenuhan kebutuhan oksigenisasi dengan masalah keperawatan bersihan jalan nafas tidak efektif, diberikan tindakan keperawatan latihan pernafasan Buteyko 1 kali pertemuan selama 3 hari dengan waktu 15 menit dan didapatkan hasil respirasi rate terjadi penurunan, dari 26x/menit menjadi 22 x/menit, SpO2 terjadi kenaikan dari 94% menjadi 98, otot bantu pernafasan dari ada menjadi tidak ada otot bantu pernafasan. Kesimpulan: Latihan nafas Buteyko efektif dalam membantu proses penurunan respirasi rate dan peningkatkan saturasi oksigen dalam darah, hal itu dikonfirmasi dari dua kasus yang di uji pada dua responden dengan diagnosa medis asma bronchiale menunjukan penurunan respirasi rate dan peningkatkan saturasi oksigen dalam darah sehingga intervensi ini bisa direkomendasikan dalam membantu mengatasi masalah keperawatan bersihan jalan nafas khususnya dalam intervensi keperawatan manajemen  asma.
Gambaran Kejadian Kejang Demam Pada Anak Di RS Unimedika Sepatan Tangerang Periode Awal Januari 2024 Sampai Agustus 2024 Ade Kurniasih; Eka Rokhmiati; Danur Jaya
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejang demam adalah bangkitan kejang yang akan timbul akibat dari kenaikan suhu tubuh (suhu rektal diatas 380C) yang disebabkan oleh proses ekstrakranial. Beberapa factor dapat berperan menyebabkan terjadinya Kejang demam. Hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan di Rumah Sakit Unimedika Sepatan Tangerang dengan  total keseluruhan pasien  anak yang dirawat inap dengan kejang dari Awal bulan Januari 2024 sampai Agustus 2024, berjumlah 288 pasien. Dengan perincian data perbulan. Januari: 39 pasien, Februari: 41 pasien, Maret: 64 pasien, April: 35 pasien, Mei: 27 pasien, Juni: 29 pasien, Juli: 21 pasien, Agustus: 32 pasien. Desain: Desain penelitian yang di gunakan adalah penelitian deskriptif , Penelitian ini hanya memiliki satu variable yaitu:  kejadian demam. Data menggunakan telaah data rekam medis pasien dengan melihat  penilaian ke belakang (Restrofektif). Hasil penelitian: Gambaran kejadian Kejang demam yang terjadi di Rumah Sakit Unimedika Sepatan Tangerang Januari sampai Agustus 2024 dapat disebabkan beberapa faktor tersering terjadi kejang pada anak. yaitu dengan kategori: Usia pada kategori (18-24 Bulan), jenis kelamin : pria, suhu tubuh (38.10c -410c), pemeriksaan laboratorium hari pertama : normal, status imunisasi : lengkap, jenis kejang: sederhana, riwayat kejang pada anak : ada, Anak dengan riwayat orang tua yang memiliki riwayat kejang, lebih sering mengalami kejang demam. Untuk anak Kejang demam kebanyakan dirawat dengan lama rawat : < 3 hari.
PENGARUH FISIOTERAPI DADA DALAM POSISI PRONE TERHADAP SATURASI OKSIGEN PADA ANAK DENGAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN DI RUMAH SAKIT GRHA PERMATA IBU Diyah Safitri; Eka Rokhmiati; Nur Eni Lestari
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oksigenasi merupakan kebutuhan mendasar bagi manusia, karena ia menopang metabolisme sel dan mendukung fungsi serta vitalitas banyak organ dan sel di dalam tubuh. Gangguan pernafasan mengacu pada kondisi yang mempengaruhi saluran pernafasan, berpotensi membahayakan nyawa seseorang dengan menghambat kemampuan paru-paru dalam menyuplai oksigen yang cukup ke tubuh. Tujuan mengetahui pengaruh fisioterapi dada dalam posisi prone terhadap saturasi oksigen pada anak dengan infeksi saluran pernafasan di Rumah Sakit Grha Permata Ibu. Jenis penelitian ini adalah Pre Experimental design. Bentuk desain yang digunakan oleh peneliti yaitu One Group Pretest Posttest Design. Cara pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi dengan alat pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi dan pulse oximetry. Hasil uji Wilcoxon kelompok perlakuan pada nilai saturasi oksigen didapatkan nilai p-value 0,000 yang menunjukan hasil bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberi pelakuan. Dapat disimpulkan terdapat pengaruh fisioterapi dada dalam posisi prone terhadap saturasi oksigen pada anak dengan infeksi saluran pernafasan di RS Grha Permata Ibu.