Imam Sukwatus Suja'i
Universitas Bhinneka PGRI

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH LITERASI EKONOMI DAN KONTROL DIRI TERHADAP PERILAKU PEMBELIAN IMPULSIF MAHASISWA (STUDI KASUS PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS BHINNEKA PGRI) Sri Rahayu; Imam Sukwatus Suja'i
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 16 No 2 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v16i2.34026

Abstract

Perkembangan zaman mendorong semakin pesatnya teknologi. Jangkauan internet yang luas memudahkan manusia dalam melakukan kegiatan ekonomi melalui situs belanja online. Hal tersebut akan mendorong manusia untuk melakukan pembelian impulsif terutama di kalangan mahasiswa. Berkaitan dengan hal tersebut, maka literasi ekonomi serta kontrol diri dibutuhkan untuk menekan perilaku pembelian impulsif. Dengan memiliki literasi ekonomi serta kontrol diri yang baik, mahasiswa diharapkan terluput dari perilaku pembelian impulsif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah literasi ekonomi serta kontrol diri memiliki pengaruh pada perilaku pembelian impulsif mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Bhinneka PGRI. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif korelasi. Populasi yang digunakan pada penelitian ini ialah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi, sedangkan jumlah sampel yang digunakan ebanyak 183 mahasiswa yang diambil menggunakan teknik sampling Proportionate Stratified Random Sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yakni memakai kuesioner. Penelitian ini memakai teknik analisis data berupa analisis regresi linier berganda. Hasil uji t menunjukkan bahwa secara parsial literasi ekonomi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pembelian impulsif dengan nilai thitung > ttabel (6,632 > 1,973), secara parsial kontrol diri memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pembelian impulsif dengan nilai thitung > ttabel (2,077 < 1,973). Hasil uji F menunjukkan hasil bahwa literasi ekonomi dan kontrol diri memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pembelian impulsif dengan nilai Fhitung > Ftabel (35,767 > 3,05). Nilai Adjusted R2 sebesar 0,276 yang memiliki arti bahwa variabel literasi ekonomi dan kontrol diri memberikan sumbangan efektif terhadap variabel pembelian impulsif sebesar 27,6%, dan sisanya sebesar 72,4% dipengaruhi variabel lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini.
PENGARUH HARGA DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN (Studi pada Toko Retail (DH Mart) Pondok Modern Darul Hikmah Putri Tawangsari Tulungagung) Adib Minanur Rokhim; Imam Sukwatus Suja'i
Jurnal Edueco Vol. 5 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Prodi Pendidikan Ekonomi Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/edueco.v5i2.127

Abstract

Kegiatan dunia usaha seperti bisnis retail sudah menjadi suatu perhatian yang menarik dalam kehidupan masyarakat. Model usaha tersebut dapat dilihat dari banyaknya jenis usaha retail. Salah satu toko retail tumbuh dan berkembang di Tulungagung adalah toko retail DH Mart. Agar mampu bertahan di tengah persaingan DH Mart menerapkan strategi manajemen untuk menarik konsumen dan memenuhi kepuasan konsumen, salah satunya tuntutan konsumen terhadap harga, produk dan layanan yang berkualitas. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga dan kualitas layanan terhadap tingkat kepuasan konsumen di DH Mart yang merupakan Toko Retail Pondok Moderen Darul Hikmah Putri Tawangsari Tulungagung. Sampel yang digunakan sebanyak 136 responden. Alat analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan regresi linear berganda menggunakan bantuan aplikasi SPSS versi 21. Hasil penelitian ini menujukkan harga secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kepuasan konsumen Toko Retail (DH Mart), selanjutnya kualitas layanan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kepuasan konsumen Toko Retail (DH Mart), dan secara bersama-sama harga dan kualitas layanan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kepuasan konsumen Toko Retail (DH Mart). Untuk penelian selanjutnya dapat menggunakan variabel yang berbeda seperti kualitas produk, display toko, atmosfir toko, dan lokasi toko.
FENOMENOLOGI PERAN WORD of MOUTH (WOM) DALAM MEMBENTUK LOYALITAS PELANGGAN UD TANI KARYA SUMBERGEMPOL Muhammad Fahrur Ainuri; Imam Sukwatus Suja'i; Nailariza Umami
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.12452

Abstract

Word of Mouth (WOM) is a highly credible form of marketing communication because it is based on consumers’ direct experiences. In the agricultural business context, recommendations exchanged among farmers often serve as a primary consideration in purchasing decisions and play a significant role in fostering customer loyalty toward product providers. This study aims to explore the role of Word of Mouth in shaping customer loyalty at UD Tani Karya, Sumbergempol, Tulungagung. The research employed a qualitative approach with a phenomenological method to understand customers’ subjective experiences in receiving, sharing, and interpreting information obtained through interpersonal communication. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation involving customers, business owners, and employees. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles and Huberman, which consists of data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that Word of Mouth plays a crucial role in building customer trust through the exchange of real experiences among farmers. This trust gradually develops into confidence in product and service quality, encouraging repeat purchases, positive recommendations, and resistance to competitors’ offers. Customer loyalty is not merely driven by product quality but is also influenced by social relationships, positive experiences, and the credibility of information circulating within the farming community. These findings highlight that Word of Mouth serves as a strategic factor in maintaining customer loyalty within community-based agricultural businesses. ABSTRAK Word of Mouth (WOM) merupakan salah satu bentuk komunikasi pemasaran yang memiliki tingkat kredibilitas tinggi karena bersumber dari pengalaman langsung konsumen. Dalam konteks usaha pertanian, rekomendasi antarpetani sering kali menjadi dasar utama dalam menentukan keputusan pembelian dan membangun loyalitas terhadap penyedia produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Word of Mouth dalam membentuk loyalitas pelanggan pada UD Tani Karya Sumbergempol, Tulungagung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif pelanggan dalam menerima, menyebarkan, dan memaknai informasi yang diperoleh melalui komunikasi dari mulut ke mulut. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pelanggan, pemilik usaha, serta karyawan yang terlibat dalam aktivitas usaha. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WOM berperan penting dalam membentuk kepercayaan pelanggan melalui pengalaman nyata yang dibagikan oleh sesama petani. Kepercayaan tersebut berkembang menjadi keyakinan terhadap kualitas produk dan layanan sehingga mendorong pembelian ulang, rekomendasi kepada orang lain, serta ketahanan pelanggan terhadap tawaran pesaing. Loyalitas pelanggan tidak hanya terbentuk karena kualitas produk, tetapi juga dipengaruhi oleh kedekatan sosial, pengalaman positif, dan kredibilitas informasi yang beredar dalam komunitas petani. Temuan ini menegaskan bahwa WOM menjadi faktor strategis dalam mempertahankan loyalitas pelanggan pada usaha sektor pertanian berbasis komunitas.