Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Urgensitas Metode Dakwah Dalam Membimbing Moral Anak Usia Dini Faisal M. Yusuf
An-Nasyr Vol 9 No 2 (2022): An-Nasyr
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jn.v9i2.459

Abstract

Dalam penelitian ini penulis mengunakan metode diskriptif yaitu suatu metode yang memaparkan secara jelas megenai Metode Dakwah yang digunakan guru dalam membimbing moral anak usia dini tersebut dan bersifat kualitatif, yaitu suatu pendekatan yang memusatkan perhatian pada makna dari gejala-gejala sosial dan psikologis untuk memperoleh gambaran mengenai pola kualitas dakwah yang diterapkan, agar dapat masuk dalam katagori tertentu. Data dalam penelitian ini bersumber dari wawancara dengan subjek observasi dan dokumentasi dari Urgensitas Metode Dakwah Dalam Membimbing Moral Anak, serta data-data kepustakaan dan dari hasil penelaah buku-buku, jurnal ilmiah yang mendukung penelitian ini. Adapun faktor penghambat yaitu karakteristik anak didik dan pola asuh orang tua yang berbeda-beda serta cara mengajar guru yang berbeda-beda meskipun mempunyai tujuan yang sama.
Pentingnya Program Pendidikan Dayah di kalangan Masyarakat Era Modern Faisal M. Yusuf
Journal of Islamic Education and Law Vol. 1 No. 3 (2025): Journal of Islamic Education and Law
Publisher : Yayasan Nanggroe Aceh Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66155/prgq7h93

Abstract

Keberadaan dayah sebagai lembaga pendidikan, baik yang masih menganut sistem pendidikan tradisional maupun yang modern, memiliki pengaruh besar dalam kehidupan masyarakat Aceh dan Indonesia. Dari waktu ke waktu dayah semakin tumbuh dan berkembang baik kualiti maupun kuantitinya. Tidak sedikit dari masyarakat yang masih menaruh perhatian besar terhadap dayah sebagai pendidikan alternatif. Pendidikan dayah terus mengalami perkembangan, sebab modelnya senantiasa selaras dengan jiwa, semangat, dan kepribadian bangsa Indonesia yang mayoritas beragama Islam. secara umum, pendidikan dayah bertujuan membina warga negara agar berkepribadian muslim sesuai dengan ajaran-ajaran Islam dan menanamkan rasa keagamaan pada semua segi kehidupan serta mampu menjadikan diri sebagai orang yang berguna bagi agama, masyarakat dan negara, juga dapat mengabdikan diri dihadapan Allah sehingga tetap relevan dengan tujuan penciptaan manusia itu sendiri. Pendidikan dayah memiliki karakteristik yang berbeda dengan pendidikan lain pada umumnya. Demikian juga halnya dengan kurikulum, ia memiliki kurikulum tersendiri dengan model pembelajarannya dalam bentuk talaqqi dan bersanad. Pendidikan dayah saat ini telah memiliki perubahan yang jauh berbanding dengan masa sebelumnya, diantaranya mulai menerapkan perpaduan pendidikan tradisional dengan madrasah baik pada tingkat menengah maupun Aliyah bahkan telah membuka perguruan tinggi Islam.