Yanti Widyawati
Sekolah Dasar Negeri Harjasari 2 Kota Bogor

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Metode Tutor Sebaya Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Tentang Penguasaan Komputer Program Microsoft Word, Excel, Dan Power Point Di SD Negeri Harjasari 2 Kota Bogor Yanti Widyawati
EDUKHA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : FKIP Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/edukha.v3i2.8740

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui metode tutor sebaya dapat meningkatkan kompetensi guruĀ  tentangĀ  penguasaan komputer (program microsoft word, excel, dan power point) di SD Negeri Harjasari 2 Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor semester 1 tahun pelajaran 2020/2021. (2) Untuk mendeskripsikan proses peningkatan kompotensi guru tentang penguasaan komputer (program microsoft word, excel, dan power point) sebelum dan sesudah menggunakan metode tutor sebaya di SD Negeri Harjasari 2 Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor semester 1 tahun pelajaran 2020/2021. (3) Untuk menngukur besarnya peningkatan kompetensi guru tentang penguasaan komputer (program microsoft word, excel, dan power point) setelah menggunakan metode tutor sebaya di SD Negeri Harjasari 2 Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor semester 1 tahun pelajaran 2020/2021. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode tutor sebaya dapat menjadi variasi pembinaan yang menyenangkan bagi guru-guru sehingga terbukti meningkatkan kompetensi guru-guru SD Negeri Harjasari 2 Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor. Sebelum menggunakan metode tutor sebaya, kompetensi guru tentang penguasaan komputer (program microsoft word, excel, dan power point) hanya 4 guru (30,77%) yang mampu, 9 guru (69,23%) belum mampu kemudian terjadi peningkatan setelah menggunakan metode tutor sebaya menjadi 8 guru (61,54%) yang mampu, 5 orang (39,46%) belum mampu pada siklus 1 dan 12 guru (92,31%) mampu dan 1 guru (7,69%) pada siklus 2