This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah WUNY
Rifkyanoor Ramadani
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PROSES KREATIF TRANSFORMASI WADIAN DADAS PADA RITUAL PENYEMBUHAN DAYAK MA’ANYAN KE BENTUK KARYA TARI HYANG DADAS Rifkyanoor Ramadani
Jurnal Ilmiah WUNY Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah WUNY
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jwuny.v4i1.46466

Abstract

Dayak merupakan sebuah julukan kolektif yang diberikan oleh orang barat terhadap suku bangsa pribumi yang menghuni pulau Kalimantan (Borneo). Julukan tersebut terbentuk akibat adanya kesamaan tatanan sosial, aturan norma, adat istiadat, hingga pemukiman yang berbentuk rumah panjang. Dayak Ma’anyan merupakan salah satu sub suku Dayak ot danum tertua yang persebarannya di wilayah tengah dan selatan pulau kalimantan. Sama dengan suku bangsa lainnya, Dayak Ma’anyan juga mempunyai tatanan hidup bermasyarakat, kaidah norma adat, serta kebiasaan mereka sendiri yang sudah terikat dari zaman nenek moyang mereka. Masyarakat suku Dayak Ma’anyan tergolong sebagai masyarakat tradisi lisan, yang mana tradisi lisan pada masyarakat ini menjadi poros utama serta center dalam berkehidupan sosial. Upacara Ritus Balian Dadas merupakan sebuah ritual penyembuhan yang menjadi kebiasaan serta adat yang berkembang di lingkup Dayak Ma’anyan. Sebuah upacara yang mengkaitkan hubungan alam sadar dan alam ghaib menjadikan Ritual Balian Dadas sebagai salah satu cara untuk penyembuhan orang yang sedang sakit.Metode yang dilakukan pada penilitian ini ialah deskriptif kualitatif. Sebuah penelitian yang bersifat naturalistik untuk menangkat fenomena yang terjadi di lingkup sosial bermasyakat. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini ialah peneliti sendiri. adapun sumber data pada penelitian ini ialah seorang kereografer karya tari hyang dadas, dan beberapa penari karya tari sersebut untuk melihat berbagai perspektif yang dapat ditarik simpulannya. Teknik yang digunakan pada penilitian ini ialah observasi, wawancara, serta dokumentasi.Seiring perubahan zaman ritual Balian Dadas dikembang menjadi sebuah karya seni pertunjukan sebagai salah satu bagian promosi parawisata daerah. Hyang Dadas merupakan salah satu contoh bentuk karya tari bersifat pertunjukan yang bercermin dan berimplementasi pada ritual Balian Dadas. Menggunakan penari laki-laki yang bertranformasi memiliki unsur feminisme dalam penyajian karya tari ini, membuat berbagai pandangan/persfektif berbeda, dan mempunyai eksistensi atau fenomenal bagi masyarakat Kalimantan tengah serta beberapa seniman di Indonesia.  Kata Kunci: Ritual Penyembuhan, Dayak Ma’anyan, Hyang Dadas