Hoirul Anam
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sifat-Sifat Pemimpin Pendidik dalam Perspektif Al-Qur’an Surah Ali Imran Ayat 159 Hoirul Anam; Supardi
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 4 (2022): Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v8i4.344

Abstract

Penelitian yang dilakukan oleh penulis ini membahas tentang sifat-sifat tentang apa saja yang harus ditulis oleh seorang pemimpin dalam perspektif AL-Qur’an. Hal tersebut dikarenakan seorang pemimpin dalam sebuah organisasi memiliki tanaggung jawab yang tinggi, untuk mensukseskan pada organisasi yang ia pimpin. Sehingga ia memimiliki keperibadian sesuai dengan al-Qur’an yang pernah ada Rasulullah contoh dalam semasa ia hidup, yang telah berhasil dalam mempimpin umatnya, tentu saja keberhasilan tersebut tidak lepas dari kontribusi sifat-sifat serta akhlak yang dia tampilkan kepada para umatnya. Oleh karena itu seorang pemimpin merupakan wajah dalam sebuah organisasi, jika seorang pemimpin tersebut baik, maka organisasi yang ia pimpin juga ikut baik, begitu juga dengan sebalaiknya. Maka dari itu seorang pemimpin harus memahami sifat-sifat yang harus dimiliki dalam perspektif al-Qur’an. Artikel ini ditulis untuk menguraikan pada sifat-sifat seorang pemimpin dalam perspektif al-Qur'an yang terdapat dalam surat Ali-Imran ayat 159. Dimana dalam surat tersebut dijlaskan bahwa seorang pemimpin harus memiliki empat sifat yang meliputi pada Lemah lembut, pemaaf dan berdoa, Memiliki kemauan yang kuat, Musyawarah, Tawakkal.
Study of Educational Theory from Ibn Khaldun's Perspective Hoirul Anam; Ahmad Arifi; Nasiruddin
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v6i4.900

Abstract

Ibnu Khaldun is a figure who has made many contributions to the world of education. However, as time went by, the ideas he put forward were widely ignored by today's scientific circles, even though in fact many western educational figures quoted his paradigm. Like Adam Smith, Max Weber, and Arnold Y Toynbee and others. The aim of the research carried out by this author was nothing more than to find out about Ibn Khaldun's paradigm which could be used as a theory. The research method used by the author uses literature/research library research. The data used in this research is divided into two parts. First, primary data, which consists of the Muqaddimah of Ibn Khaldun. Second, secondary data, consisting of books, books, journals, which are related to the research studied by the author. The results of this research show that Ibn Khaldun's paradigm which can be used as a theory has four points. Firstly, Malakah is a characteristic that is ingrained and rooted, which can be produced by repeated learning. Second, generalization, namely the learning that is carried out, is recommended for students to be taught things that are general and simple, especially things related to things that are the basis for the discussion they are studying. The third tadaurrj is that learning is considered effective. If learning is done gradually. Fourth, continuity, namely learning that is interrupted over a long period of time in entering one material into another, can cause the knowledge that is being studied to be incomplete and easy to forget.