Konsep pendidikan Tut Wuri Handayani yang dikemukakan oleh Ki Hajar Dewantara telah dilaksanakan dengan baik pada Madrasah Tsanawiyah Tarbiyah Islamiyah dan telah sesuai dengan perspektif pendidikan agama Islam dimana guru mampu menjadi pendorong dan pemberi motivasi yang baik bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya. Bentuk penerapan konsep Tut Wuri Handayani yang telah dilakukan bahwa guru sebagai pendidik yang terus-menerus menuntun, menopang, menunjukkan dan memberdayakan arah yang benar bagi hidup dan karya anak-anak didiknya. Jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi lapangan (field research) dengan melakukan observasi di lokasi penelitian. Metode Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Teknik analisis data dengan cara trianggulasi data dan sumber. Hasil penelitian diperoleh bahwa tujuan konsep pendidikan Konsep pendidikan Tut Wuri Handayani berbasis Islam membentuk manusia yang memiliki nilai-nilai agama yang baik dan membentuk karakter yang baik dalam diri siswa. Madrasah Tsanawiyah Tarbiyah Islamiyah mampu menerapkan konsep Tut Wuri Handayani dengan baik. pembinaan dan pengajaran aqidah akhlaq yang cukup baik dilakukan dengan memberikan tauladan langsung bagi siswa. Keahlian lainnya yang dimiliki siswa Madrasah Tsanawiyah Tarbiyah Islamiyah adalah kemampuan berpidato yang baik sebagai salah satu keunggulan yang dimiliki Madrasah Tsanawiyah Tarbiyah Islamiyah ini adalah kegiatan pembiaan pidato terkait penerapan ajaran Islam dalam kehidupan. Hal ini menunjukkan bahwa guru mampu mengembangkan bakat anak didik yang tentunya sesuai dengan konsep Tut Wuri handayani dimana guru dituntut mampu menggali potensi diri siswa.