This Author published in this journals
All Journal Jurnal Simetris
Makhsun Makhsun
STMIK Eresha Tangerang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS VALIDITAS DAN RELIABILITAS PENGGUNAAN AUTO SCANER BARCODE PADA INNER BOX MENGGUNAKAN SOFTWARE STATISTICAL PROGRAMMING SOCIAL SCIENCE (SPSS) (STUDI KASUS: PT. DUTA NICHIRINDO PRATAMA) Ade Sumaedi; Makhsun Makhsun; Achmad Hindasyah
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 12, No 1 (2021): JURNAL SIMETRIS VOLUME 12 NO 1 TAHUN 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/simet.v12i1.5223

Abstract

Inner boxmerupakan salah satu child partyang digunakan untuk proses packaging product di PT. Duta Nichirindo Pratama yang memproduksi bermacam-macamfilter sepertifilterudara,filterbahan bakar, filter oli dan cabin filter. Inner box yang dilengkapi dengan barcode bertujuan untuk mempermudah perusahaan dan konsumen dalam mendeteksi jumlah produk, nomor produk dan jenis produk yang dikemas pada inner box agar tidak terjadi kesalahan dalam penggunaannya. Dalam hal ini PT. Duta Nichirindo Pratama merancang suatu sistem untuk pengecekan barcode padainner boxsecara otomatis yang berbasis komputasi sepertiVisual Basic.Net , Arduino dan diagram Unified Modeling Language (UML). Sistemperancangan ini dimulai Juni 2019 pada line assembling, dari hasil perbaikan pengecekan barcode secara otomasis yang sudah berjalan maka perlu adanya penelitian terkait kenyamanan dan ke efektifitasan karyawan dengan mengukur tingkat validitas (nilai r hitung r tabel) dan reabilitas (nila alpha 0,60 ) penggunaan auto scaner barcode pada inner box menggunakan Software Statistical Programming Social Science (SPSS). Dimana hasil pengujian validitas adalah nilai r hitung (0,293 sampai dengan 0,829) lebih besar dari r table (0,2542) dan hasil pengujian reliability adalah nilai Cronbach’s Alpha (nila alpha) yaitu 0,763 sampai dengan 0,856 lebih besar dari 0,60, jadi implementasi pengecekan barcode secara otomatis dinyatakan efektif (valid).