Penelitian dimaksudkan untuk mendeskripsikan pelaksanaan model pembelajaran problem solving untuk meningkatkan prestasi siswa dalam pembelajaran matematika dalam menghadapi kurikulum 2013. Subyek penelitiannya terdiri dari 26 siswa kelas VII H SMP Negeri 1 Punung Kabupaten Pacitan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Dari siklus ke siklus menggunakan model pembelajaran problem solving dengan senantiasa meningkatkan kualitas pelaksanaan belajar kelompok. Dari hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa sedikit peningkatan prestasi belajar matematika di kelas VII H. Hal ini dapat dilihat dari ketuntasan belajar yang baru mencapai 73,08% belum mencapai 75%. Dari keterlaksanaan pembelajaran rata-rata ketercapaian sebesar 72,79%, demikian juga aktivitas siswa sebesar 72,46%. Dengan fakta tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa pembelajaran sebelum model pembelajaran problem solving belum meningkatkan prestasi belajar Matematika. Setelah dilakukan model pembelajaran problem solving bahwa ada peningkatan prestasi belajar Matematika di kelas VII H. Hal ini dapat dilihat dari persentase siswa yang tuntas mencapai 92,31% lebih dari 75%. Keterlaksanaan pembelajaran rata-rata ketercapaian sebesar 92,14%. Demikian juga aktivitas siswa yang 90%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran problem solving dapat meningkatkan prestasi belajar Matematika dan aktivitas belajar Matematika di kelas VII H SMPN 1 Punung tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : Prestasi Belajar Matematika, Pendekatan Problem Solving