Penelitian ini secara umum memiliki tujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan metode pemecahan masalah dalam pembelajaran dapat menıngkatkan prestasi belajar matematıka pada sıswa kelas XI Akuntansi-3 di SMK Negeri 2 Pacitan. Analisis data yang digunakan adalah suatu proses analisis data dimulai dengan menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber, yaitu dari wawan cara, hasil observasi, hasil catatan lapangan, angket, dokumentasi pribadi, dokumen resmi, gambar, foto dan lain-lain. Metode Pemecahan Masalah adalah cara penyajian bahan pelajaran yang dengan menjadikan masalah sebagai titik tolak pembahasan untuk dianalisis dan disintesis dalam usaha mencari pemecahan/jawaban oleh siswa. Dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari metode pemecahan masalah banyak di gunakan guru bersama dengan penggunaan metode lainnya. Dengan metode ini guru tidak memberikan informasi dulu tetapi informasi diperoleh siswa setelah memecahkan masalahnya. Pembelajaran pemecahan masalah berangkat dari masalah yang harus dipecahkan melalui praktikum atau pengamatan. Adapun hasil dari penelitian tindakan kelas adalah pada masing-masing siklus I dan Siklus II hasil pencapaian hasil belajar pada pada siklus I yaitu sebanyak 14 siswa atau 46,67% meningkat menjadi 24 siswa atau 80% pada siklus II, dengan demikian pembelajaran dengan penerapan metode pemecahan masalah dapat meningkatkan hasil/prestasi belajar matematika pada materi persamaan kuadrat. Kata Kunci : peningkatan, prestasi belajar, metode pembelajaran.