zaitun saragih
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH AROMATERAPI JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) UNTUK MENGURANGI MUAL DAN MUNTAH PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAGANnASAHAN KEC. TANJUNG BALAI KAB. ASAHAN TAHUN 2021 zaitun saragih
Excellent Midwifery Journal Vol 5, No 1 (2022): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v5i1.199

Abstract

Kehamilan merupakan kondisi yang fisiologis. Ibu hamil pertama kali akan melewati masa trimester I, yang akan mengalami suatu ketidaknyamanan antara lain miksi sering, pigmentasi kulit, anoreksia, mengidam, konstipasi, dan mual muntah. Mual dan muntah terjadi di dunia dengan angka kejadian di Amerika Serikat 0,5%-2%, di China 0,8%. Sementara itu, angka kejadian mual dan muntah di Indonesia adalah mulai dari 1% sampai 3% dari seluruh kehamilan. Berdasarkan profil Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2015 tingginya angka kejadian mual muntah pada wanita hamil yaitu 50-90% di provinsi Lampung, dari jumlah ibu hamil yang ada yaitu sebanyak 182.815 orang (Dinkes 2015). Tujuan  dilakukan  penelitian  ini  untuk  mengetahui  pengaruh aromaterapi jahe (zingiber officinale) untuk mengurangi mual dan muntah pada ibu hamil. Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan menggunakan rancangan one group pretest posttest, rancangan ini tidak ada kelompok pembanding (kontrol) tetapi paling tidak sudah dilakukan observasi pertama (pretest) yang memungkinkan menguji perubahan-perubahan yang terjadi setelah adanya eksperimen (Notoatmodjo, 2010). Kesadaran responden di Puskesmas Bagan Asahan tentang kehamilan yang aman cukup tinggi dilihat dari umur responden terbanyak berada pada usia yang aman untuk hamil (21-25 tahun) sebesar 56,3%. Rata-rata hiperemesis gravidarum sebelum diberikan aromaterapi jahe pada ibu hamil sebanyak 2,38 kali/hari dengan standar deviasi 0,554 dan setelah diberikan aromaterapi jahe rata-rata hiperemesis gravidarum sebanyak 1,00 kali/hari dengan standar deviasi 0.000. Disarankan kepada responden  dapat mengonsumsi Aromaterapi jahe dalam mengurangi Hiperemesis gravidarum yang dialami dan disarankan kepada pelayanan peningkatan pengetahuan bahwa Aromaterapi jahe sebagai minuman penurun Hiperemesis gravidarum yaitu melalui KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) yang berkesinambungan untuk meningkatkan pengetahuan tentang Hiperemesis gravidarum dan manfaat Aromaterapi jahe dalam mengatasi Hiperemesis Gravidarum Kata kunci : Aromaterapi, ibu hamil, mual muntah